Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Soal Corona, Rooswandi Salem Utamakan Keselamatan Masyarakat

- Apahabar.com Selasa, 17 Maret 2020 - 16:06 WIB

Soal Corona, Rooswandi Salem Utamakan Keselamatan Masyarakat

Sekda Tanbu Rooswandi Salem. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Bumi Bersujud.

Tak bermaksud berlebihan dalam menyikapi kasus Corona itu, langkah yang dilakukan pemerintah daerah merupakan tindakan antisipatif untuk mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Dalam kebijakan antisipasi Covid-19, kita bukan lebay dan bukan pula paranoid, tetapi keselamatan masyarakat paling utama,” ujar Sekda Tanah Bumbu, Rooswandi Salem, kepada apahabar.com, Senin (16/3).

Di antara langkah antisipatif tersebut antara lain Pemkab Tanah Bumbu membuat kebijakan meliburkan sekolah bagi siswa TK, SD, dan SMP sederajat selama 14 hari ke depan, terhitung dari 18 hingga 31 Maret 2020.

Kemudian, membatalkan acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu ke-17 serta rangkaian event budaya Mappanre Ri Tasie. Event tahunan itu rencananya digelar mulai 1 April hingga 19 April 2020 di Desa Kampung Baru, Kecamatan Kusan Hilir.

Pemkab Tanah Bumbu melalui seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga turut menyepakati untuk tidak melakukan rapat kedinasan seperti yang dilakukan pada hari biasa. Alternatifnya, rapat dilakukan melalui sistem daring atau online.

Absensi sidik jari ditiadakan untuk sementara. Itu dilakukan sebagai upaya menghindari kontak yang dilakukan pegawai secara langsung. Namun, absensi secara manual tetap dilakukan dengan pengawasan ketat.

“Dalam antisipasi Covid-19, kebijakan itu merupakan langkah strategis yang kita ambil untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut,” kata Rooswandi.

Rooswandi mengingatkan masyarakat untuk tidak merasa takut dengan keberadaan virus tersebut. Meski demikian, semua harus tetap diantisipasi dengan melakukan tindakan yang sesuai SOP.

“Kita tidak perlu takut dengan virus ini, tapi kita harus tetap antisipasi, karena satu saja yang menyebarkan ke daerah kita, maka akan berpotensi menyebarkan pada yang lainnya. Seperti di Singapura dan beberapa negara lain sudah menetapkan ‘lockdown’ artinya ini bukan hal main-main,” pungkasnya.

Reporter : Syahriadi
Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Guru Hasanuddin Pimpin Salat Iduladha di Masjid Al Karomah Martapura
Banjir

Kalsel

Wabup Tala Tinjau Korban Banjir, TNI/Polri Sigap Bangun Dapur Umum
apahabar.com

Kalsel

Siaga, Hari Ini Kalsel Diguyur Hujan Lagi
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspadai Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Pagi-Pagi, Puluhan Orang Tua Siswa Geruduk DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Ekstream di Awal Tahun, Picu Kenaikan Bahan Dapur di Martapura
apahabar.com

Kalsel

Divonis Seumur Hidup, Apa Kabar Harta Rp 2 M Habibi?
apahabar.com

Kalsel

Peserta Tender Pertanyakan Syarat Baru pada Lelang Proyek di Dinas PUPR Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com