Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Soal Video Bullying Siswi SMA, Kementerian PPPA Lakukan Koordinasi Penanganan Daerah

- Apahabar.com Selasa, 10 Maret 2020 - 13:34 WIB

Soal Video Bullying Siswi SMA, Kementerian PPPA Lakukan Koordinasi Penanganan Daerah

Menteri PPPA, Bintang Puspayoga. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengatakan sudah mencermati dan geram dengan video viral tentang perundungan atau bullying terhadap pelajar perempuan yang sangat meresahkan masyarakat.

Kejadian tersebut diduga terjadi di salah satu institusi pendidikan di Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara.

“Saya merasa prihatin dan geram terhadap video tersebut yang kami anggap sebagai bentuk kekerasan dan perundungan terhadap siswi. Terlebih lagi kasus ini terjadi di institusi pendidikan dan dilakukan secara sadar kemudian direkam dan disebarluaskan hingga viral,” tegas Bintang dalam rilis Kementerian PPPA yang diterima apahabar.com, Selasa (10/03).

Untuk menindaklanjuti video tersebut, Menteri Bintang mengatakan telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak.

“Saat ini Kemen PPPA telah melakukan koordinasi dengan Dinas PPPA Kabupaten Bolaang Mongondow, Tim Cyber Crime Bareskrim Polri, Reskrim, dan pihak sekolah. Pagi ini, pihak Polres Bolaang Mongondow Kasat Reskrim akan mendatangi tempat kejadian perkara di salah satu institusi pendidikan di sana. Hasil perkembangan kasus ini juga akan dilaporkan,” lanjut Bintang.

Bintang akan memastikan kasus ini dapat segera ditangani dengan memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak dan mengimbau agar masyarakat tidak menyebarluaskan video tersebut.

“Saya akan memastikan penanganan dapat segera dilakukan dengan memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak. Saya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan video yang menampilan identitas korban sesuai pasal 64i Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” tandasnya.

Bintang juga mengapresiasi masyarakat yang sudah melaporkan kejadian tersebut di media sosial Kemen PPPA.

Bintang juga mengimbau agar masyarakat tidak segan untuk melaporkan langsung segala bentuk kekerasan terhadap anak kepada Kemen PPPA melalui pengaduan masyarakat Kemen PPPA ke nomor HP 082125751234 dan akun sosial media Kemen PPPA.

Baca Juga: Satu dari 17 Anak di Kaltim Alami Kekerasan Seksual

Baca Juga: Jokowi: Fenomena Kekerasan Anak Bak Gunung Es

Baca Juga: Tekan Lonjakan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Sayed Jafar Launching RLKC

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

VIDEO: Jadi Gembel Andika Kangen Band Ditangkap, Kasat Pol PP Angkat Bicara
apahabar.com

Nasional

Tornado Terjang Amerika Serikat, 14 Orang Tewas
Wabah Covid-19 Global Lampaui China

Nasional

Wabah Covid-19 Global Lampaui China
apahabar.com

Nasional

Jubir Pemerintah: Selama Belum Ada Vaksin, Kita Adaptasi Norma Baru
Parodi

Nasional

Berstatus Pelajar, Motif Pelaku Parodi Indonesia Raya Balas Dendam
apahabar.com

Nasional

Umrah Disetop, 2.393 Jemaah Indonesia Gigit Jari
apahabar.com

Nasional

Peringati Hari Anti Korupsi, KPK Minta Pemkot Bekasi Transparan
apahabar.com

Nasional

NU Rekomendasikan Bisnis MLM Haram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com