Risiko Terburuk Wabah Covid-19, Kabupaten Banjar Siap Lockdown Disuruh di Rumah, Remaja di Banjarmasin Timur Malah Pesta Miras Tembus Seribu ODP, Kalsel Siapkan Karantina Khusus Dinyatakan Sehat, Balita PDP Covid-19 di Banjarmasin Dipulangkan Klaster Bogor, Pasien ke-6 Positif Covid-19 di Kalteng




Home Kalsel

Jumat, 27 Maret 2020 - 14:56 WIB

Stok dan Harga Bapok di Banjarmasin Dipastikan Stabil hingga Ramadan

rifad - Apahabar.com

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Banjarmasin melakukan kunjungan ke pasar tradisional di Banjarmasin untuk memastikan harga barang pokok tetap stabil. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Banjarmasin melakukan kunjungan ke pasar tradisional di Banjarmasin untuk memastikan harga barang pokok tetap stabil. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Di tengah tanggap darurat Covid-19, stok dan harga bahan pokok (Bapok) di Banjarmasin dipastikan stabil. Bahkan diprediksi hingga Ramadan nanti.

Setelah Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Banjarmasin melakukan pantauan harga ke Pasar Antasari dan Pasar Lima, Jumat (27/3) pagi.

Dari pantauan, rombongan berkeliling mulai dari los penjual ikan basah, ayam potong, daging serta penjual sembilan bahan pokok (Sembako).

Di sela kegiatan, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, ketersediaan sembako menurutnya akan stabil hingga memasuki bulan Ramadhan.

Terkecuali kata Ibnu, harga gula. “Hanya gula yang harganya masih Rp20-21 ribu. Barang yang lain stabil,” ujarnya.

Kendati stok dan harga bahan pokok stabil, penurunan justru terjadi pada pembeli.

Baca juga :  Jokowi Beri Insentif untuk Tenaga Medis yang Menangani Covid-19

Hal tersebut pun diakui oleh beberapa pedagang, salah satunya Ani.

Ani yang biasanya dapat menjual bawang hingga 10 Kilogram (Kg) perhari, sekarang hanya mampu menjual 5 Kg perharinya.

“Harga hari ini turun, hanya pembelinya yang berkurang,” keluhnya.

Selain Ani, hal serupa juga diakui Umroh, salah satu pedagang daging.

Meski harga stabil, diakuinya penurunan drastis terjadi pada pembeli.

“Sebelumnya dalam sehari bisa menjual 2-3 ekor daging sapi malah kurang dagingnya. Sekarang hanya bisa menjual satu ekor daging sapi saja, itu juga tidak habis. Saat ini harga daging sapi seharga Rp120 ribu,” katanya.

Baca juga :  Cegah Corona, Rumah Zakat Kalsel Semprot Disinfektan di Masjid Hasanuddin Madjedi

Lantas dengan stabilnya harga bahan pokok di pasaran, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Rachmat Hendrawan meminta masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan.

“Kasihan masyarakat lain, kalau terbukti menimbun akan kita tindak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, agar pedagang dan masyarakat tidak khawatir datang ke pasar, pihaknya sudah melakukan penyemprotan disinfektan di pasar-pasar Kota Seribu Sungai.

“Pasar-pasar di Banjarmasin sudah terdisinfektan dengan baik,” tuturnya.

Selain mereka, yang ikut pantauan harga di pasar Banjarmasin Wakapolresta AKBP Sabana Atmojo, Komandan Kodim 1007/Banjarmasin Kol Inf Anggara Sitompul, dan perwakilan dari PN Banjarmasin.

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

500 Paket Sembako Murah di Tanjung Pagar Diserbu Pembeli
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Calon Bintara Polri Jalani Tes Kesehatan
Usai Makan Ayam Habang, Puluhan Warga Keracunan di Aluh-Aluh

Kalsel

Usai Makan Ayam Masak Habang, Puluhan Warga Keracunan di Aluh-Aluh
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Banjar Gelar Festival Pangan Lokal di Harjad Kabupaten
apahabar.com

Kalsel

Hendak Tawuran, Polisi Amankan Pemuda Bersajam di Lingkar Dalam
apahabar.com

Kalsel

Tanpa Penasehat Hukum, Hakim Vonis Pencuri Kabel 1 Tahun Penjara
apahabar.com

Kalsel

LPG 3 Kg Mahal, DPRD Kalsel Terus Soroti Kinerja Satgas Pangan

Kalsel

VIDEO: Breaking News!! Heboh, Warga Berangas Timur Tenggelam