Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Strategi Banjarmasin Tekan Kelangkaan Bawang dan Gula Pasir

- Apahabar.com Sabtu, 21 Maret 2020 - 17:07 WIB

Strategi Banjarmasin Tekan Kelangkaan Bawang dan Gula Pasir

Ilustrasi gula pasir. Foto-Bisnis.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Banjarmasin masih berstatus siaga darurat Virus Corona (Covid-19).

Kondisi demikian rupanya ikut berdampak kepada stok dan harga bahan baku sejumlah komoditas. Khususnya bawang putih dan gula putih. Sementara di luar kedua komoditas tersebut terpantau aman.

Tapi tenang. Menanggapi kelangkaan itu Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina memastikan distribusi stok tambahan bakal segera datang.

Dijadwalkan tambahan pasokan itu tiba Senin (23/3) depan. Kedatangan gula pasir sebanyak 25 kontainer atau mencapai 500 ton. Cadangan untuk sepekan ke depan.

“Kita harus mengantisipasi lebih dini agar jangan sampai mengalami kelangkaan pangan,” ujar Ibnu.

Disadarinya isu Corona bisa berakibat pada penimbunan maupun penumpukan stok pangan

Kelangkaan gula pasir lanjut Ibnu karena dari daerah produsen menutup keran distribusi. Guna menjaga stok daerah.

Namun sudah ada solusi lain. Gubernur diminta untuk membuka keran gula rafinasi agar mengalir dari daerah lain.

“Kalau ini disetujui maka akan aman untuk ke depannya,” katanya.

Sementara terkait kelangkaan bawang putih, memang 90 persen berasal dari impor. Sedangkan yang lokal hanya 10 persen saja.

“Kita tunggu saja kebijakan secara nasional, mudah-mudahan kebijakan keran impor ini bisa dibuka oleh Pak Menteri sehingga masyarakat benar-benar merasa aman,” pungkasnya

Ibnu merasa inflasi akibat isu Corona sudah saatnya dikendalikan. Apalagi Bank Indonesia juga sudah mewanti-wanti agar inflasi jangan sampai lepas dari kendali.

“Pasokan aman imbauan untuk tidak menimbun juga terus disosialisasikan, distribusi jalur darat, laut maupun udara juga aman, KSOP juga sudah menjamin itu,” terangnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

THR Cair, Ramai-Ramai Tebus Gadaian di Banjarbaru
apahabar.com

Ekbis

WhatsApp Bukan Aplikasi Pesan Terbaik, Ini 5 Alasannya
apahabar.com

Ekbis

Rabu Pagi, Rupiah Masih Melemah 6 Poin
Rupiah

Ekbis

Neraca Perdagangan November Surplus, Rupiah Tetap Ditutup Melemah
apahabar.com

Ekbis

Cak Imin Lobi Kroasia untuk Bantu 16 Juta Buruh Kelapa Sawit Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Kantongi Rp23 T Dari Lelang Surat Utang Negara
apahabar.com

Ekbis

Travel Wi-Fi Sudah 13 Ribu Kali ‘Keliling Bumi’
Per Hari Ini, Harga Pertamax di Kalsel Jadi Rp 9.200

Ekbis

Per Hari Ini, Harga Pertamax di Kalsel Jadi Rp 9.200
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com