Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

Survei CPCS: Elektabilitas PDIP Tertinggi

- Apahabar.com Rabu, 11 Maret 2020 - 18:40 WIB

Survei CPCS: Elektabilitas PDIP Tertinggi

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Foto-Gesuri.id/Alvin Cahya Pratama

apahabar.com, JAKARTA – Survei yang dilakukan oleh Center for Political Communication Studies (CPCS) menyebutkan PDI Perjuangan meraih elektabilitas tertinggi sebesar 31,7 persen dibandingkan partai-partai lainnya.

“Tidak bisa dipungkiri, kemenangan Jokowi dalam dua periode berkontribusi pada tingginya elektabilitas PDIP,” kata Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta SK dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu (11/03).

Baca Juga: Survei CPCS: Prabowo-Puan Kandidat Kuat

Menurut dia, elektabilitas PDI Perjuangan itu mendekati perolehan suara fenomenal pada Pemilu Legislatif 1999.

Survei CPCS: Elektabilitas PDIP Tertinggi

Hasil survei yang dilakukan oleh Center for Political Communication Studies (CPCS). Foto-Antara/HO-Dok CPCS

Sebagai partai penguasa, kata dia, PDIP menguasai sumber daya dan terkait erat dengan kebijakan-kebijakan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin saat ini.

“Jika dibuat clustering, PDIP menempati posisi papan atas bersama Gerindra (14,5 persen) dan Golkar (8,9 persen),” katanya.

Menurut Okta, ketiga partai politik ini mendominasi percaturan politik dan menjadi penentu kebijakan di legislatif maupun eksekutif, dengan PDIP sebagai inti dari segitiga kekuatan dominan tersebut.

Pada posisi papan tengah, PKS unggul dengan elektabilitas 6,7 persen, disusul PKB 5,9 persen, Demokrat 4,6 persen, dan PPP 3,1 persen.

“Bisa dikatakan bahwa PKS menjadi partai Islam paling unggul, jika dilihat meningkatnya partisipasi dari Pileg 2014 ke 2019 tampaknya PKS berhasil merebut suara golput dari pemilih Islam,” kata Okta.

Sisanya posisi papan bawah didominasi partai-partai dari kalangan nasionalis. NasDem memimpin dengan elektabilitas 2,9 persen, tetapi turun jauh dari perolehan suara pada Pileg 2019.

“PSI mampu merebut segmen pemilih nasionalis yang selama ini golput, dengan kenaikan elektabilitas menjadi 2,8 persen,” kata Okta.

Berikutnya PAN dengan elektabilitas 1,6 persen, Hanura 0,9 persen, Perindo 0,7 persen, Berkarya 0,6 persen, Partai Garuda 0,4 persen, PBB 0,3 persen, dan terakhir PKPI 0,1 persen.

“Selain PAN, partai-partai tersebut pada Pileg 2019 lalu gagal mengirim wakil ke Senayan, dan diperkirakan akan kembali menjadi partai gurem,” ujarnya.

Survei CPCS dilakukan pada 20-29 Februari 2020, dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Metode survei dilakukan secara acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.(Ant)

Baca Juga: DPD Kalteng Dukung AHY Jadi Ketua Umum Demokrat

Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Politik

Ratusan Surat Suara Pilwali Banjarmasin Dicetak, KPU Tunggu Pendistribusian
apahabar.com

Politik

Iskandar-Irwansyah Terima Surat Dukungan PSI Maju di Pilwali Banjarbaru
Isu Negosiasi

Politik

Isu Negosiasi di Pilgub Kalsel, Uhaib: Denny The Real Fighter
Ibnu Sina

Politik

BREAKING NEWS: Ibnu Sina Sapu Bersih Suara di Kandang
apahabar.com

Politik

Kampanye Akbar Jokowi di Kalsel, Bawaslu Ingatkan ASN
Paman Birin

Politik

Paman Birin: Jangan Kada Ingat, 9 Desember Datang ke TPS Ada Foto Kami Nang Balaung
apahabar.com

Politik

Mundur dari Pilwali Banjarbaru, Ovie: Alasan Kemanusiaan
apahabar.com

Politik

Sayed Jafar Bicara Pendamping di Pilkada Kotabaru: Yang Sah Ya Ibu Bupati
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com