UPDATE Laka Maut Tewaskan Ibu-Bayi di Bati-Bati Tanah Laut, Berakhir Damai Pengamanan Berlapis Kawal Rekapitulasi PSU Kalsel Tingkat Provinsi Kapolri Bidik Puluhan IUP Diduga Bodong di Kalsel, Dinas ESDM No Comment Breaking News! Gunung Bugis di Kaltim Membara Lagi Jelang MotoGP Jerman 2021, Momen Marc Marquez Meramaikan Barisan Depan

Survei CPCS: Elektabilitas PDIP Tertinggi

- Apahabar.com Rabu, 11 Maret 2020 - 18:40 WIB

Survei CPCS: Elektabilitas PDIP Tertinggi

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Foto-Gesuri.id/Alvin Cahya Pratama

apahabar.com, JAKARTA – Survei yang dilakukan oleh Center for Political Communication Studies (CPCS) menyebutkan PDI Perjuangan meraih elektabilitas tertinggi sebesar 31,7 persen dibandingkan partai-partai lainnya.

“Tidak bisa dipungkiri, kemenangan Jokowi dalam dua periode berkontribusi pada tingginya elektabilitas PDIP,” kata Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta SK dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu (11/03).

Baca Juga: Survei CPCS: Prabowo-Puan Kandidat Kuat

Menurut dia, elektabilitas PDI Perjuangan itu mendekati perolehan suara fenomenal pada Pemilu Legislatif 1999.

Survei CPCS: Elektabilitas PDIP Tertinggi

Hasil survei yang dilakukan oleh Center for Political Communication Studies (CPCS). Foto-Antara/HO-Dok CPCS

Sebagai partai penguasa, kata dia, PDIP menguasai sumber daya dan terkait erat dengan kebijakan-kebijakan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin saat ini.

“Jika dibuat clustering, PDIP menempati posisi papan atas bersama Gerindra (14,5 persen) dan Golkar (8,9 persen),” katanya.

Menurut Okta, ketiga partai politik ini mendominasi percaturan politik dan menjadi penentu kebijakan di legislatif maupun eksekutif, dengan PDIP sebagai inti dari segitiga kekuatan dominan tersebut.

Pada posisi papan tengah, PKS unggul dengan elektabilitas 6,7 persen, disusul PKB 5,9 persen, Demokrat 4,6 persen, dan PPP 3,1 persen.

“Bisa dikatakan bahwa PKS menjadi partai Islam paling unggul, jika dilihat meningkatnya partisipasi dari Pileg 2014 ke 2019 tampaknya PKS berhasil merebut suara golput dari pemilih Islam,” kata Okta.

Sisanya posisi papan bawah didominasi partai-partai dari kalangan nasionalis. NasDem memimpin dengan elektabilitas 2,9 persen, tetapi turun jauh dari perolehan suara pada Pileg 2019.

“PSI mampu merebut segmen pemilih nasionalis yang selama ini golput, dengan kenaikan elektabilitas menjadi 2,8 persen,” kata Okta.

Berikutnya PAN dengan elektabilitas 1,6 persen, Hanura 0,9 persen, Perindo 0,7 persen, Berkarya 0,6 persen, Partai Garuda 0,4 persen, PBB 0,3 persen, dan terakhir PKPI 0,1 persen.

“Selain PAN, partai-partai tersebut pada Pileg 2019 lalu gagal mengirim wakil ke Senayan, dan diperkirakan akan kembali menjadi partai gurem,” ujarnya.

Survei CPCS dilakukan pada 20-29 Februari 2020, dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Metode survei dilakukan secara acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.(Ant)

Baca Juga: DPD Kalteng Dukung AHY Jadi Ketua Umum Demokrat

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Suhu Politik Kotabaru Menghangat, Bakal Calon Independen Makin Berani

Politik

Suhu Politik Kotabaru Menghangat, Bakal Calon Independen Makin Berani
apahabar.com

Politik

Pernah Dukung Prabowo, Ini Alasan Putra Mbah Moen Pindah ke Jokowi
apahabar.com

Politik

Mantap di Pilwali Banjarmasin, Anang-Firdaus Setor Puluhan Ribu KTP

Politik

Sari Kaget Didatangi Cawali Banjarmasin Hj Ananda
apahabar.com

Politik

Seluruh Caleg, dan Kader Prabowo-Sandi Kalsel Diminta Tetap Solid
apahabar.com

Politik

Breaking News: Bacalon Wali Kota Banjarbaru Resmi Mengundurkan Diri
apahabar.com

Politik

Pendaftaran Bapaslon di KPU Banjarmasin, Simpatisan Tak Bisa Asal Masuk
apahabar.com

Politik

Paslon ANIS Diserang Black Campaign, Sabirin: Ini Bentuk Preman Politik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com