Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Survei CPCS: Prabowo-Puan Kandidat Kuat

- Apahabar.com Rabu, 11 Maret 2020 - 18:22 WIB

Survei CPCS: Prabowo-Puan Kandidat Kuat

Hasil survei Center for Political Communication Studies (CPCS) tentang elektabilitas capres-cawapres. Foto-Antara/HO-Dok CPCS

apahabar.com, JAKARTA – Survei yang dilakukan oleh Center for Political Communication Studies (CPCS) menyebutkan, Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto masih berpeluang kembali maju pada Pemilu 2024 karena memiliki elektabilitas tertinggi, yakni 22,7 persen.

“Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membayangi (13,8 persen), disusul mantan wakilnya di DKI sekaligus cawapres Prabowo, Sandiaga Uno (12,1 persen),” kata Direktur Eksekutif CPCS, Tri Okta SK dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu (11/3).

Baca Juga: DPD Kalteng Dukung AHY Jadi Ketua Umum Demokrat

Dalam focus group discussion yang digelar sebelumnya untuk menjaring aspirasi pemilih milenial, dipasangkan sejumlah nama yang berpeluang untuk dimajukan dalam Pilpres 2024.

Dari hasil survei kepada masyarakat, pasangan Prabowo-Puan unggul dengan elektabilitas 32,1 persen, tetapi ditempel ketat oleh Anies-Sandi (29,8 persen) atau hanya terpaut sekira 2 persen.

“Paket Prabowo-Puan diperkirakan menjadi kandidat kuat yang bakal diusung koalisi PDIP-Gerindra,” kata Okta.

Meskipun demikian, langkah tersebut juga mendapat tantangan dengan menguatnya elektabilitas baik Anies maupun Sandi. Jika dipasangkan, kekuatan Anies-Sandi mampu mengganjal elektabilitas Prabowo-Puan.

Selanjutnya, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (8,5 persen), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (5,8 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (4,1 persen), Ketua DPR Puan Maharani (3,6 persen), Walikota Surabaya Tri Rismaharini (2,9 persen), dan Menko Polhukam Mahfud (1,6 persen).

Lalu ada mantan calon gubernur DKI dan komandan Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (1,4 persen), Menko Perekonomian sekaligus ketua umum Golkar Airlangga Hartarto (1,2 persen), dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (1,1 persen). Selebihnya nama-nama yang ada meraih elektabilitas di bawah 1 persen.

Namun Erick Thohir bila dipasangkan dengan AHY hanya 10,3 persen, Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil (7,3 persen), dan terakhir Airlangga Hartarto-Khofifah (3,7 persen).

“Selain Prabowo, di antara menteri Jokowi yang paling bersinar adalah Erick Thohir, terlihat dari tingginya elektabilitas capres maupun ketika dipasangkan,” tutur Okta.

Survei CPCS dilakukan pada 20-29 Februari 2020, dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Metode survei dilakukan secara acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.(Ant)

Baca Juga: Karier Mengilap Zulkifli AR, Jagoan PDIP di Pilkada Kotabaru

Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Terbukti Terobos ‘Kandang Banteng’, Sekdaprov Kalsel Memilih Bungkam
apahabar.com

Politik

Boyong Para Habib, Abdillah Menuju Pilkada HST 2020
apahabar.com

Politik

Demokrat: Kami Tetap Bersama 02 Sampai Nanti 22 Mei
apahabar.com

Politik

Hj Ananda Pertanyakan Soal Ini, Ibnu Sina Tak Mau Menjawab
apahabar.com

Politik

Ustadz Mushaffa Zakir Kunjungi Korban Kebakaran di Gang Surya Banjarmasin Barat
apahabar.com

Politik

Debat Pilwali Banjarmasin 2020: Haris Makkie Duluan, Ananda Kalah Cepat
apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarbaru: Eks Sekda Siap Maju, Ovie Malu-Malu
apahabar.com

Politik

Perjuangan WNI di Belanda Demi Nyoblos 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com