Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Tak Ada Alat Uji Corona di Kalsel, DPR RI Perjuangkan Anggaran di Pusat

- Apahabar.com Selasa, 17 Maret 2020 - 16:26 WIB

Tak Ada Alat Uji Corona di Kalsel, DPR RI Perjuangkan Anggaran di Pusat

Ilustrasi.Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Kendati Corona telah ditetapkan Presiden sebagai bencana nasional non alam, namun instrumen kesehatan untuk mencegah dan mengetahui sebaran virus COVID-19 ini masih sangat terbatas.

“Kendati pemerintah telah menunjuk ratusan rumah sakit yang menjadi rujukan pasien yang diindikasikan terdampak atau terpapar Covid-19 di setiap daerah, namun alat uji untuk mengetahui seseorang terdeteksi virus ini baru ada di DKI Jakarta, Jabar dan Jatim,” ucap Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan, Rifqinizamy Karsayuda melalui siaran pers yang diterima¬†apahabar.com.

Rifqi menganggap hal ini membuat daerah-daerah yang tak ada alat uji Covid-19 seperti tak memiliki pedoman dan data.

Ia berharap, pemerintah melalui Kemenkes RI dapat segera mendistribusikan alat uji corona ke seluruh wilayah nusantara, termasuk Kalsel.

“Selain itu, pemerintah daerah dan DPRD mesti pro aktif berkoordinasi dengan menyiapkan anggaran untuk alat uji dan langkah lainnya,” bebernya.

Meskipun, RSUD Ulin ditunjuk sebagai salah satu rumah sakit rujukan pasien corona, namun rumah sakit itu sampai sekarang tidak memiliki alat uji Covid-19.

“Sehingga keberadaannya sebagai rumah sakit rujukan tak maksimal. Oleh karena itu, Kalsel harus waspada,” tegas Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu.

Ia mengakui, saat ini sedang berkoordinasi dengan rekan-rekan di DPR RI untuk mendorong pemerintah agar lebih fokus pada penanganan Covid-19.

“Kami sedang mendiskusikan sejauh mana APBN 2020. Kami segera revisi dan dananya difokuskan pada pemberantasan Covid-19,” ungkap Rifqi.

“Kita ingin seluruh orang yang mengalami flu, batuk dan demam bisa diperiksa dan diuji secara medik. Negara harus menyediakan sarana itu. Di Amerika, pemerintah setempat menyiapkan dana Rp700 Triliun untuk ini. Di Indonesia Kementerian Keuangan baru menyiapkan Rp1 Triliun,” pungkasnya.

Reporter : Muhammad Robby
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pemkab HST Persiapkan Studi Kelayakan Pembangunan Bandara
apahabar.com

Kalsel

Sehari Sebelum Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Susi Tanggapi Soal Ekspor Benur
apahabar.com

Kalsel

Terus Antisipasi Penyebaran Covid-19, Polsek Lokpaikat Imbau Warga di Keramaian
Nostalgia

Kalsel

Kunjungi Pasar Martapura, Andin Nostalgia Masa Lalu
Demi Cegah Covid-19, Masa Berlaku SIM Diperpanjang

Kalsel

Demi Cegah Covid-19, Masa Berlaku SIM Diperpanjang
apahabar.com

Kalsel

Pasar Blauran Terendam Banjir, Pedagang Tidak Bisa Berjualan
apahabar.com

Kalsel

Aksi Damai Bela Ulama di DPRD Kalsel, Kemana Wakil Rakyat?
Jadi Tersangka Pencabulan, Nasib Gusti Makmur di Ujung Tanduk

Kalsel

Jadi Tersangka Pencabulan, Nasib Gusti Makmur di Ujung Tanduk
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com