Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Tanpa Jumatan, Ratusan Jemaah Tetap Jejali Masjid Al-Jihad

- Apahabar.com Jumat, 27 Maret 2020 - 15:31 WIB

Tanpa Jumatan, Ratusan Jemaah Tetap Jejali Masjid Al-Jihad

Meski tak ada Salat Jumat tak menyurutkan niat para jemaah untuk mengikuti salat berjemaah di Masjid Al-Jihad Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Ratusan jemaah tetap menjejali Masjid Al-Jihad Banjarmasin.

Sekalipun Salat Jumat di sana ditiadakan sebagai imbas darurat Covid-19, Jumat (27/3) siang.

Pantauan apahabar.com, salat siang tadi tak diiringi dua kali adzan. Pun dengan khotbah layaknya Jumatan. Di sana mereka menggantinya dengan Salat Zuhur berjemaah.

Meski begitu Salat Zuhur itu tampak khusyuk diikuti ratusan jemaah masjid di Jalan Cempaka Besar, Banjarmasin Tengah itu.

Menurut salah satu jemaah, H Ardiansyah, seluruh jemaah di sana memang sudah diberi tahu sejak awal.

Bahkan imbauan tak menyelenggarakan Salat Jumat pun dipasang di sejumlah layar yang ada di dalam mesjid.

Beruntungnya para jemaah juga disebut sudah terbiasa untuk melakukan shalat berjamaah.

“Sebetulnya imbauannya sudah jelas, kita tidak bisa menyalahkan pihak mesjid, ini murni dari kehendak individu masyarakat yang sudah terbiasa melaksanakan salat berjemaah,” ujarnya.

Diakuinya, meski ada rasa kekuatian terkait penyebaran Virus Corona (Covid-19), dirinya menyerahkan segalanya kepada Allah SWT.

“Saya yakin kita akan dipelihara oleh Allah SWT dan di masjid ini pun kita berdoa agar virus ini cepat bisa diatasi” ucapnya.

Namun di samping kekuatiran itu kata dia para jemaah yang lain tetap berikhtiar atau berdoa agar penyebaran virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh itu bisa mereda.

“Kita tetap beriktar di masjid juga kita jaga jarak, yang biasa bersalaman, tadi tidak, kemudian masjid juga telah menyediakan hand sanitizer dan sabun agar jemaah selalu mencuci tangan,” jelasnya.

Pun dengan Erwin. Ia telah mendapat imbauan dari pihak masjid terkait peniadaan Salat Jumat sejak awal.

Kedatangannya ke masjid untuk salat berjemaah menurutnya adalah dorongan dari pribadi masing-masing.

“Kami tidak nyaman rasanya kalau tidak salat berjemaah,” akunya.

Walau ada rasa kuatir, ia yakin dirinya dan jemaah yang lain juga telah berusaha untuk melakukan pembatasan sosial atau social distancing.

“Kuatir pasti ada, tapi kita juga tetap menjaga kebersihan dengan selalu cuci tangan, sudah disediakan juga oleh pihak mesjid,” tuturnya.

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kabar Covid-19 Banjarmasin: Positif 32, ODP Jadi 527 Orang
apahabar.com

Kalsel

Skema Pembangunan Gedung Pemerintah Layanan Publik Terpadu di Tala, Dianggarkan Rp407 M
apahabar.com

Kalsel

Rizky Febian Bakal Hibur Warga Banjarmasin Malam Ini
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Soroti Ribuan Narapidana Belum Masuk Daftar Pemilih Tetap di Pilgub Kalsel
apahabar.com

Kalsel

BMKG Prakirakan Siang hingga Sore Hari Sebagian Kalsel Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

Tabungan Calon Jemaah di Bank Kalsel Mencapai Rp18 Miliar
apahabar.com

Kalsel

Kodim 1010/Rantau Terus Lestarikan Budaya Daerah
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Koperasi, Bupati Banjar: Pengurus Harus Jujur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com