Risiko Terburuk Wabah Covid-19, Kabupaten Banjar Siap Lockdown Disuruh di Rumah, Remaja di Banjarmasin Timur Malah Pesta Miras Tembus Seribu ODP, Kalsel Siapkan Karantina Khusus Dinyatakan Sehat, Balita PDP Covid-19 di Banjarmasin Dipulangkan Klaster Bogor, Pasien ke-6 Positif Covid-19 di Kalteng




Home Kalsel

Jumat, 27 Maret 2020 - 15:31 WIB

Tanpa Jumatan, Ratusan Jemaah Tetap Jejali Masjid Al-Jihad

rifad - Apahabar.com

Meski tak ada Salat Jumat tak menyurutkan niat para jemaah untuk mengikuti salat berjemaah di Masjid Al-Jihad Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

Meski tak ada Salat Jumat tak menyurutkan niat para jemaah untuk mengikuti salat berjemaah di Masjid Al-Jihad Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Ratusan jemaah tetap menjejali Masjid Al-Jihad Banjarmasin.

Sekalipun Salat Jumat di sana ditiadakan sebagai imbas darurat Covid-19, Jumat (27/3) siang.

Pantauan apahabar.com, salat siang tadi tak diiringi dua kali adzan. Pun dengan khotbah layaknya Jumatan. Di sana mereka menggantinya dengan Salat Zuhur berjemaah.

Meski begitu Salat Zuhur itu tampak khusyuk diikuti ratusan jemaah masjid di Jalan Cempaka Besar, Banjarmasin Tengah itu.

Menurut salah satu jemaah, H Ardiansyah, seluruh jemaah di sana memang sudah diberi tahu sejak awal.

Bahkan imbauan tak menyelenggarakan Salat Jumat pun dipasang di sejumlah layar yang ada di dalam mesjid.

Beruntungnya para jemaah juga disebut sudah terbiasa untuk melakukan shalat berjamaah.

Baca juga :  Gunakan Klotok, Ajak Warga Bantaran Sungai di Banjarmasin Cegah Corona

“Sebetulnya imbauannya sudah jelas, kita tidak bisa menyalahkan pihak mesjid, ini murni dari kehendak individu masyarakat yang sudah terbiasa melaksanakan salat berjemaah,” ujarnya.

Diakuinya, meski ada rasa kekuatian terkait penyebaran Virus Corona (Covid-19), dirinya menyerahkan segalanya kepada Allah SWT.

“Saya yakin kita akan dipelihara oleh Allah SWT dan di masjid ini pun kita berdoa agar virus ini cepat bisa diatasi” ucapnya.

Namun di samping kekuatiran itu kata dia para jemaah yang lain tetap berikhtiar atau berdoa agar penyebaran virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh itu bisa mereda.

“Kita tetap beriktar di masjid juga kita jaga jarak, yang biasa bersalaman, tadi tidak, kemudian masjid juga telah menyediakan hand sanitizer dan sabun agar jemaah selalu mencuci tangan,” jelasnya.

Baca juga :  169 Warga Tapin Masuk Daftar Observasi Covid-19

Pun dengan Erwin. Ia telah mendapat imbauan dari pihak masjid terkait peniadaan Salat Jumat sejak awal.

Kedatangannya ke masjid untuk salat berjemaah menurutnya adalah dorongan dari pribadi masing-masing.

“Kami tidak nyaman rasanya kalau tidak salat berjemaah,” akunya.

Walau ada rasa kuatir, ia yakin dirinya dan jemaah yang lain juga telah berusaha untuk melakukan pembatasan sosial atau social distancing.

“Kuatir pasti ada, tapi kita juga tetap menjaga kebersihan dengan selalu cuci tangan, sudah disediakan juga oleh pihak mesjid,” tuturnya.

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dapat Mobil Hibah, Banjar Siap Salurkan 4 Ton Ikan Segar
apahabar.com

Kalsel

Ketersediaan Hewan Kurban di Kabupaten Banjar Terpenuhi, 3 Persen Dinyatakan Cacingan
apahabar.com

Kalsel

PDAM Gratiskan Air Bersih, Catat Nomor Kontak yang Dihubungi
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Resmikan Masjid Al Yaqin Bersama Guru Zuhdi
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Expo Ajang Memperkenalkan Wisata dan Budaya Banjar
apahabar.com

Kalsel

Rumah Nenek Sebatang Kara Selesai Dibedah, Kapolres Tapin Serahkan Kunci

Kalsel

Apes, Rumah Mat Dei Dibobol Maling Saat Kebakaran di Jalan Veteran
apahabar.com

Kalsel

Warga Bersyukur Jembatan Sungai Loban Mulai Diperbaiki