3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Tenaga Medis Tangani Corona Wafat, Presiden Sampaikan Dukacita

- Apahabar.com Senin, 23 Maret 2020 - 17:29 WIB

Tenaga Medis Tangani Corona Wafat, Presiden Sampaikan Dukacita

Presiden RI Joko Widodo. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya sejumlah dokter, perawat, dan tenaga medis yang menangani pasien positif virus Corona atau Covid-19. Presiden pun mengapresiasi perjuangan dan dedikasi mereka.

“Saya ingin menyampaikan ucapan dukacita yang mendalam, belasungkawa yang dalam atas berpulangnya dokter, perawat, dan tenaga medis yang telah berpulang ke haribaan Allah SWT. Mereka telah berdedikasi dan berjuang sekuat tenaga dalam rangka menangani virus korona ini,” kata Presiden dalam keterangan pers di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3).

“Atas nama pemerintah, negara, dan rakyat, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras beliau-beliau, atas perjuangan beliau-beliau, dalam rangka mendedikasikan dalam penanganan Covid-19,” imbuhnya.

Dalam rilis yang terima apahabar.com, Presiden juga mengatakan bahwa pemerintah akan segera mengalokasikan insentif bagi para tenaga medis yang berjuang di tengah pandemi Corona ini. Hal tersebut telah dikoordinasikan dan ditetapkan oleh Menteri Keuangan.

“Kemarin kita telah rapat dan telah diputuskan, telah dihitung oleh Menteri Keuangan, bahwa akan diberikan insentif bulanan kepada tenaga medis,” jelasnya.

Adapun besaran insentif yang akan diterima oleh para tenaga medis yaitu untuk dokter spesialis sebesar Rp 15 juta, dokter umum dan dokter gigi sebesar Rp 10 juta, bidan dan perawat sebesar Rp 7,5 juta, dan tenaga medis lainnya sebesar Rp 5 juta.

Selain insentif bulanan, pemerintah juga akan memberikan santunan bagi tenaga medis yang wafat di daerah tanggap darurat.

“Kemudian juga akan diberikan santunan kematian sebesar Rp 300 juta dan ini hanya berlaku untuk daerah yang telah menyatakan tanggap darurat,” tandasnya.

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Inilah Foto Resmi Jokowi – Ma’ruf Amin di Surat Suara
apahabar.com

Nasional

Sandi: Saatnya Kita Punya Bank Syariah Terbesar di Asean
apahabar.com

Nasional

Jokowi Hitung Mundur Jalan Sehat: Lima, Empat, Tiga, Satu
apahabar.com

Nasional

Seekor Badak Sumatera di Kalimantan Selamat dari Jebakan
apahabar.com

Nasional

Walhi Minta Pemerintah Lindungi Orang Utan dari Perburuan
apahabar.com

Nasional

Polisi Duga Mutilasi di Sulteng Dilakukan Kelompok Teroris
apahabar.com

Nasional

I2 Ungkap 10 Pilkada yang Ramai Disorot Media Online
apahabar.com

Nasional

Menag Fachrul Razi Jadi Menteri Ketiga Kabinet Jokowi Positif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com