Tenang.. Kombes Subchan Jamin Stok Oksigen Kalsel Aman! Resmi, Jokowi Perpanjang PPKM Level IV hingga 2 Agustus Pakar ULM: Pelacakan Covid-19 di Banjarmasin Mendekati Nol! STOK Oksigen di RS Ulin Banjarmasin Tinggal Hitungan Jam, Cek Faktanya Kucurkan Miliaran Rupiah, PPKM Level IV Banjarmasin Tanpa Jam Malam

Tenaga Medis Tangani Corona Wafat, Presiden Sampaikan Dukacita

- Apahabar.com     Senin, 23 Maret 2020 - 17:29 WITA

Tenaga Medis Tangani Corona Wafat, Presiden Sampaikan Dukacita

Presiden RI Joko Widodo. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya sejumlah dokter, perawat, dan tenaga medis yang menangani pasien positif virus Corona atau Covid-19. Presiden pun mengapresiasi perjuangan dan dedikasi mereka.

“Saya ingin menyampaikan ucapan dukacita yang mendalam, belasungkawa yang dalam atas berpulangnya dokter, perawat, dan tenaga medis yang telah berpulang ke haribaan Allah SWT. Mereka telah berdedikasi dan berjuang sekuat tenaga dalam rangka menangani virus korona ini,” kata Presiden dalam keterangan pers di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3).

“Atas nama pemerintah, negara, dan rakyat, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras beliau-beliau, atas perjuangan beliau-beliau, dalam rangka mendedikasikan dalam penanganan Covid-19,” imbuhnya.

Dalam rilis yang terima apahabar.com, Presiden juga mengatakan bahwa pemerintah akan segera mengalokasikan insentif bagi para tenaga medis yang berjuang di tengah pandemi Corona ini. Hal tersebut telah dikoordinasikan dan ditetapkan oleh Menteri Keuangan.

“Kemarin kita telah rapat dan telah diputuskan, telah dihitung oleh Menteri Keuangan, bahwa akan diberikan insentif bulanan kepada tenaga medis,” jelasnya.

Adapun besaran insentif yang akan diterima oleh para tenaga medis yaitu untuk dokter spesialis sebesar Rp 15 juta, dokter umum dan dokter gigi sebesar Rp 10 juta, bidan dan perawat sebesar Rp 7,5 juta, dan tenaga medis lainnya sebesar Rp 5 juta.

Selain insentif bulanan, pemerintah juga akan memberikan santunan bagi tenaga medis yang wafat di daerah tanggap darurat.

“Kemudian juga akan diberikan santunan kematian sebesar Rp 300 juta dan ini hanya berlaku untuk daerah yang telah menyatakan tanggap darurat,” tandasnya.

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ketika Dendam Berujung Mutilasi di Sungai Tabuk
apahabar.com

Nasional

Demo Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini, Istana Dijaga Ketat
KPK Telisik Penemuan Ponsel di Sel Tahanan Eks Menpora

Nasional

KPK Telisik Penemuan Ponsel di Sel Tahanan Eks Menpora
apahabar.com

Nasional

Dikira Diare, Wakil Gubernur Kalbar Ternyata Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

KPU Siapkan Rekapitulasi Elektronik, Menkominfo Johnny G: Kualitas Internet Indonesia Sudah Mampu
FPI

Nasional

Tak Terdaftar di Kemendagri, Berikut Penjelasan Sekertaris Bantuan Hukum FPI
apahabar.com

Nasional

Gunung Merapi ‘Batuk’, Luncurkan Guguran Lava ke Arah Hulu Kali Gandol
Kapolri

Nasional

Hore! Kapolri Izinkan Acara Musik, Budaya, Olahraga hingga MICE, Tapi…
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com