Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Terungkap, Pembunuhan Menantu di Tamban Dipicu Cekcok Rumah Tangga

- Apahabar.com Jumat, 6 Maret 2020 - 18:32 WIB

Terungkap, Pembunuhan Menantu di Tamban Dipicu Cekcok Rumah Tangga

Lokasi tempat pelaku menguburkan jasad sang menantu di areal persawahan Handil Derawa. Foto: Humas Polres Batola for apahabar.com

apahabar.com, MARABAHAN – Motif di balik pembunuhan menantu oleh mertua di Tamban, perlahan terkuak. Semuanya diawali cekcok rumah tangga sang anak.

ST (50) diduga menjadi aktor utama di balik penemuan kuburan yang berisi jasad Hairudin (32) di Handil Derawa Desa Jelapat Baru, Kecamatan Tamban, Kamis (5/3) sore.

Hairudin yang notabene menantu pelaku diketahui telah dikuburkan di tengah persawahan sejak Senin (2/3).

Ironisnya istri korban yang notabene putri pelaku, RB (25), bersama istri kedua pelaku, GI (43), sempat membantu penguburan.

Jauh sebelum peristiwa tersebut, emosi ST meledak setelah RB menceritakan percekcokan dengan korban beberapa hari sebelumnya.

Pun pasca-pertengkaran, RB memilih meninggalkan korban dan menginap di rumah pelaku. Terlebih ketika sedang bertengkar, korban disebut sempat mengancam membunuh RB.

Setelah mendapatkan aduan dari sang anak, pelaku langsung berusaha mencari korban. Pelaku juga tampak khawatir, seandainya benar sang anak dibunuh korban.

Cukup lama pelaku mencari, sampai akhirnya mertua dan menantu ini bertemu di tengah jalan. Selanjutnya pelaku menghabisi korban menggunakan sebatang kayu.

Mengetahui sang menantu telah tewas, ST membawa jasad korban ke areal persawahan yang tidak jauh tempat kejadian. Namun sebelum mengubur, ST menghubungi RB dan GI agar membantu.

“Pelaku dikenakan tindak pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud Pasal 338 KUHP dengan hukuman penjara selama-lamanya 15 tahun,” jelas Kapolres Barito Kuala, AKBP Bagus Suseno, melalui Kasat Reskrim AKP Edi Yulianto kepada apahabar.com.

Sebelum Dikubur, Korban Pembunuhan di Tamban Sempat Direkayasa Hilang

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Meriahnya Hari Tari Dunia di Taman Budaya Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kronologi Lengkap Warga Banjarbaru Diduga Tenggelam di Waduk Riam Kanan
apahabar.com

Kalsel

Upayakan Pencegahan, Polsek Banjarbaru Barat Pasang Data Up Date Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Inilah Nanang dan Galuh Balangan 2019
apahabar.com

Kalsel

Pengemudi Mobil Bawa Ratusan Miras Masih Misteri
apahabar.com

Kalsel

Hari Bakti ke-74, Jokowi Apresiasi Pembangunan Infrastruktur di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pedagang Setuju Relokasi Di Mitra Plaza
apahabar.com

Kalsel

Dewan Kalsel Gelar Rapat Teleconference, Ada yang Ngaku Kagok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com