Terduga Penyusup Diamankan, Kapolda Kalsel Angkat Bicara Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan NASA Tunjuk Nokia untuk Bangun Jaringan Seluler di Bulan, 2024 Kirim Manusia Bermukim di Sana Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf, Pelajar di Banjarmasin Kepergok Bawa Miras

Tubruk Truk, Bapak-Anak dari Samarinda Meregang Nyawa

- Apahabar.com Minggu, 1 Maret 2020 - 00:30 WIB

Tubruk Truk, Bapak-Anak dari Samarinda Meregang Nyawa

Kecelakaan di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, merenggut korban jiwa bapak dan anak, Sabtu sore. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Kecelakaan di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, merenggut korban jiwa.

Arif Fahmi (41), dan anaknya Ratu Balkis yang baru berusia 9 bulan meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Jalan Trans Kalimantan kilometer 75 Kecamatan, Sabtu (29/2) sekitar pukul 15.00 itu.

Dari laporan polisi, sang nenek Nor Irana (51) dan ibu si bayi yang bernama Ahyana Aulia (27) lolos dari maut. Kendati demikian keduanya mengalami luka parah.

Keempat korban adalah satu keluarga dari Samarinda, Kalimantan Timur.

Daihatsu Sigra bernopol B 2537 SZC, mobil yang mereka tumpangi bertabrakan dengan sebuah dum truk KH 8545 AV, yang dikemudikan Muhamad Sidiq (45).

Kejadian berawal saat dum truk dari arah Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menuju Palangka Raya. Dari arah berlawanan, tiba-tiba mobil mereka menyalip dua mobil yang ada di depannya dengan mengambil jalur truk.

Pengemudi Sigra Arif Fahmi disebut tidak dapat mengendalikan kecepatannya. Benturan keras dengan truk tersebut tak terelakkan terjadi.

Mobil mereka pun mengalami ringsek hebat di bagian depan. Sementara truk itu hanya rusak di bagian depan kanan.

Sementara itu Ketua Nasdem Kota Palangka Raya Rusdi menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua anggota keluarga tersebut.

Dalam postingan di Facebook miliknya Rusdi menulis: “Innalillahi wainnailaihi roji’un…menetes air mata ini ketika menerima informasi dari kawan kalau bapak dan bayi yang kecelakaan tadi siang telah meninggal dunia.”

“Waktu kami bersama masyarakat mengevakuasi mereka dari mobil yang kecelakaan, Kami masih mendengar hembusan napas mereka meskipun terengah-engah,” sambung Rusdi dalam postingannya.

Baca Juga: Rawan Kecelakaan, Bundaran Rumpiang Segera Pindah Tempat

Baca Juga: Kecelakaan Horor di Lingkar Utara, Pria Misterius Tewas dengan Kepala Pecah

Reporter: Ahc23
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Dinkes Kalteng Buka Layanan Call Center Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Kapuas Fokuskan Penanganan Stunting di 68 Desa dan 7 Kelurahan
apahabar.com

Kalteng

Gunung Timang Kini Punya Cagar Budaya Rumah Singa Ngenuh
apahabar.com

Kalteng

Kunker ke Kalteng, Presiden Jokowi Didampingi Menhan Prabowo
apahabar.com

Kalteng

Kejaksaan Negeri Barito Utara Salurkan 100 Paket Sembako pada Warga
apahabar.com

Kalteng

Polwan Polres Kapuas Sambangi Warga
apahabar.com

Kalteng

Dari Balik Jeruji, Napi di Palangka Raya Retas Akun Anggota TNI untuk Menipu
apahabar.com

Kalteng

Kepincut Hutan, Raja dan Ratu Belanda ke Kalteng Maret
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com