Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

Turnamen Bola Voli Federasi Cup di Kotabaru, Jadi Ajang Pertarungan Bergengsi

- Apahabar.com Minggu, 1 Maret 2020 - 17:05 WIB

Turnamen Bola Voli Federasi Cup di Kotabaru, Jadi Ajang Pertarungan Bergengsi

Tim bola voli yang telah berhasil masuk di babak delapan besar yakni, Sangkoh Estate, Rantau Estate, Selabak Estate, Bulking ASD, Matalok Estate, Sungai Cengal Estate, Agiva Putera, serta Pambar Squad Putera. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Federasi Serikat Pekerja Minamas Area Sungai Durian, Kotabaru kembali menggelar ajang bergengsi Turnamen Bola Voli Federasi Cup ke-6 tahun 2020.

Even tahunan yang dihelat di Sangkoh Estate itu sebagai salah satu rangkaian menyambut dan memeriahkan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kotabaru tahun ini.

Turnamen dipastikan berlangsung cukup meriah. Karena puluhan tim voli lokal maupun luar daerah ikut serta. Mereka berlomba-lomba adu kuat untuk menjadi yang terbaik.

Menariknya lagi, momen itu semakin semarak saat para tim berani keluar modal untuk mendatangkan pemain handal berskala nasional, demi memenangi pertandingan.

Ketua Federasi Area Sungai Durian, Rabbiansyah mengatakan turnamen bola voli sedang berlangsung sejak dibuka tanggal 16 Februari 2020 lalu.

“Hingga saat ini pertandingan masih berlangsung meriah. Seperti tahun-tahun sebelumnya, di sana juga banyak pemain berkelas nasional sengaja didatangkan untuk membela tim agar menjadi juara,” ujar Rabby kepada apahabar.com, Minggu (1/3) siang.

Rabby bilang, para pemain nasional biasanya didatangkan tim saat babak penyisihan. Pemain itu dijadikan amunisi, agar tim mereka tetap bertahan hingga melaju final dan juara.

“Biasanya, kalau sudah waktunya para tim rela patungan dana jutaan untuk menyewa pemain handal dari luar kalimantan, hingga ke pulau Jawa,” ujar Rabbiansyah, yang juga sebagai anggota DPRD Kotabaru itu.

Disebutkannya, untuk hadiah nampakya bukan menjadi incaran para tim saat berhasil menjadi juara. Akan tetapi, menjaga nama baik kebun dan serikat menjadi hal yang lebih penting bagi para tim.

“Kalau dilihat hadiahnya itu tidak seberapa. Paling besar uangnya hanya Rp5 juta. Tapi, satu tim rela keluar uang sampai Rp15 juta untuk sewa pemain satu kali main. Nah, kalau sampai ke babak final kan 7 kali main. Jadi, satu tim bisa sampai keluar uang Rp105 juta,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemkot Banjarbaru Jaring Atlet Berkarakter Lewat Turnamen Voli Gareli Cup 2020

Baca Juga: Apahabar.com Futsal Turnamen Resmi Dibuka, Hermansyah: Junjung Tinggi Sportifitas

Reporter: Masduki
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Dikalahkan Wolves, Sarri Khawatirkan Performa Chelsea
apahabar.com

Sport

Apahabar.com Futsal Turnamen Resmi Dibuka, Hermansyah: Junjung Tinggi Sportifitas
apahabar.com

Sport

Gol Erikson ke Gawang Inter, Buka Peluang Spurs ke 16 Besar
apahabar.com

Sport

Tanpa Seleksi, Barito Putera Pinang Cassio De Jesus
apahabar.com

Sport

Pasca Dihajar Persipura, Barito Putera Dibantu Psikolog
apahabar.com

Sport

Klasemen Sementara Serie A Usai Ronaldo Selamatkan Juve dari Kekalahan

Sport

Isu Kepindahan Hansamu, Seperti Jacksen Dulu Akhirnya ke Persebaya
apahabar.com

Sport

Batal Beli Neymar, Barca Terancam Tanpa Messi di Awal La Liga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com