Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup!

Undang Semua Investor, Batola Hapus 3 Perizinan Sekaligus

- Apahabar.com Senin, 2 Maret 2020 - 16:17 WIB

Undang Semua Investor, Batola Hapus 3 Perizinan Sekaligus

Perusahaan perkebunan sawit masih menduduki peringkat teratas investor yang menyasar Barito Kuala. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Meski masih bisa dihitung jari, sejumlah pengusaha disebut mulai tertarik untuk berinvestasi di Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Ketertarikan tersebut rupanya juga disebabkan pemangkasan birokrasi, seiring penghapusan sejumlah perizinan.

Sesuai Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 503/6491/SJ Tahun 2019, pemerintah menghapus Izin Gangguan (HO), Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) atau Surat Izin Tempat Usaha (SITU).

“Selain melalui Surat Edaran, Presiden juga sudah menegaskan pemangkasan birokrasi dalam Rakor Investasi di akhir Februari 2020,” papar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batola, M Aberar, Senin (2/3).

Nantinya, kebijakan tersebut langsung bisa diterapkan di Batola, karena tidak terdapat peraturan daerah yang terkait HO maupun SKDU.

Sebagai aturan pengganti, pengusaha harus mengantongi rekomendasi lingkungan hidup seperti persetujuan kiri kanan dan analisis dampak lingkungan.

“Diharapkan juga terjadi peningkatan kemudahan berusaha di Batola, karena baru lima perusahaan yang mengajukan permohonan untuk investasi sepanjang 2019,” jelas Aberar.

Sebenarnya, kata dia, peluang masuk investor ke Batola cukup banyak. Salah satunya pemanfaatan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito untuk docking kapal.

Untuk target 2020, DPMPTSP Batola berusaha menarik sebanyak-banyaknya investor lokal dan nasional.

Situasi ini juga berhubungan dengan potensi penurunan investasi nasional akibat penyebaran corona. Sebelumnya cukup banyak investor dari China yang menjajaki pasar Indonesia.

“Terkait potensi penurunan itu, Presiden menegaskan pemerintah daerah membantu investor lokal. Jangan sampai dipersulit atau langsung ditolak,” tandas Aberar.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Dari Sendal Jepit, Anak Muda Ini Ciptakan Peluang Bisnis
apahabar.com

Ekbis

Ekspor Perkayuan: Direct Call Diyakini Pacu Tranformasi Ekonomi Daerah
apahabar.com

Ekbis

Stok Beras hingga Akhir Tahun Diprediksikan Capai 4,7 Juta Ton
apahabar.com

Ekbis

Yang Menarik di Pasar Muamalah, Transaksi dengan Dinar dan Dirham
apahabar.com

Ekbis

AirAsia Indonesia Hentikan Seluruh Layanan Penerbangan Per 1 April 2020
apahabar.com

Ekbis

Kebijakan Minyak Goreng Curah Ancam Produsen UMKM
apahabar.com

Ekbis

Usaha Cuci Motor-Mobil Menggiurkan, Ini yang Perlu Pertimbangan
apahabar.com

Ekbis

Pasca-Lebaran, Gejolak Harga Gas 3 Kg di Banjarmasin Masih Terjadi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com