Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Untuk Sementara, Travel Diminta Tak Buka Pendaftaran Umrah

- Apahabar.com Senin, 9 Maret 2020 - 13:17 WIB

Untuk Sementara, Travel Diminta Tak Buka Pendaftaran Umrah

Ilustrasi Kakbah. Foto-news1.news

apahabar.com, JAKARTA – Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) diminta untuk tidak membuka pendaftaran umrah selama Pemerintah Arab Saudi belum mencabut penangguhan sementara ibadah itu.

Sudah 12 hari sejak 27 Februari Pemerintah Saudi menghentikan sementara umrah karena wabah virus corona.

“Untuk umrah memang kami sempat menyampaikan dan mengimbau kepada seluruh penyelenggara untuk tidak dulu menerima pendaftaran umrah,” kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim saat memberikan arahan pada kepada jemaah manasik umrah PT Patuna Mekar Jaya, seperti dikutip dari ihram.republika.co.id, Senin (09/03).

Karena kata Arfi, bagaimana PPIU mau menerima pendaftaran umrah, sementara Pemerintah Arab Saudi belum memberikan kepastian kapan umrah dibuka kembali. Untuk itu PPIU diminta menjalankan imbauan Kemenag untuk tidak menerima pendaftaran umrah.

“Bagaimana mau menerima pendaftaran umrah dalam kondisi begini karena tidak ada kepastian tanggalnya,” katanya.

Arfi mengatakan, sesuai ketentuan semua PPIU yang menerima pendaftaran umrah harus sudah memiliki kepastian, terutama untuk tiketnya. Misalnya, kata Arfi, ketika PPIU menentukan 1 April atau 1 Mei itu harus sudah ada pembayaran untuk booking tiket ke maskapai.

Untuk itu, dalam kondisi seperti sekarang ini di mana Kerjaan Arab Saudi belum memberikan kepastian kapan umrah akan dibuka, maka Kemenag mengimbau kepada seluruh penyelenggara untuk tidak menerima pendaftaran umrah.

“Karena apa? Karena pertama belum ada kepastian. Kedua ketika nanti akan dibuka tentu yang diprioritaskan yang sudah mendaftar yang kemudian harus diprioritaskan yang harus diutamakan. Maka dari itu jangan menerima dulu pendaftaran,” katanya.

Arfi memastikan, jika Pemerintah Arab Saudi belum menyampaikan kapan pastinya umroh akan dibuka kembali, sementara PPIU masih membuka pendaftaran umrah maka PPIU telah menjual janji yang dilarang dalam Agama Islam.

“Kalau ada yang menerima pendaftaran itu menjual janji itu dilarang di dalam agama,” katanya.(Rep)

Baca Juga: Polisi Muda Sukabumi yang Imami Tahanan di Sel Dipanggil Kapolri

Baca Juga: Masjidil Haram Dibuka, Tapi Bukan untuk Jemaah Umrah

Baca Juga: Cegah Paparan Corona, Kakbah dan Hijir Ismail Dipagari Seng

Baca Juga: Khotbah Jumat Masjid Nabawi Sampaikan Kebersihan Cegah Corona

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Paman Birin Hadiahi Masjid Jami Karpet Berharga Fantastis
apahabar.com

Habar

Umrah di Masa Pandemi, Pembatasan Usia Dinilai Tidak Relevan
apahabar.com

Habar

Jelang Terima Jemaah Haji, Makkah-Madinah Bersolek
apahabar.com

Habar

Kiai Ma’ruf Ziarah ke Kelampayan, Warga: Semoga Hajat Beliau Terkabul  
apahabar.com

Habar

Demi Kelancaran Haul Sekumpul ke 15, Kepala Desa Tungkaran; Warga Satu Kampung Disiagakan
apahabar.com

Habar

Pesan Ustaz Arifin Ilham di Facebook, Disambut Duka Pecintanya
apahabar.com

Habar

Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Jami; Setiap Jemaah Baca Satu Juz Alquran
apahabar.com

Habar

Jelang Hari Raya di Tengah Pandemi, MUI Beberkan Cara Salat Idul Fitri di Rumah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com