Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Update Corona di Kalsel: 123 ODP, RS Alternatif Disiapkan

- Apahabar.com Sabtu, 21 Maret 2020 - 11:12 WIB

Update Corona di Kalsel: 123 ODP, RS Alternatif Disiapkan

Rapar Koordinasi penanganan Covid-19 di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Jumat (20/3) sore. Tampak Jubir Gugus Tugas, Muhammad Muslim (dua kanan).Foto- apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Jumlah warga masuk dalam pengawasan Corona (ODP Covid-19) di Kalimantan Selatan terus bertambah. Totalnya menjadi 123 jiwa.

Pemerintah Provinsi Kalsel pun menyiapkan beberapa rumah sakit (RS) rujukan alternatif apabila peningkatan OPD itu terus terjadi.

“RS Anshari Saleh Banjarmasin dan RS Idaman Banjarbaru. Selain RS Ulin Banjarmasin, dan RS Boejasin Pelaihari Kabupaten Tanah Laut (Tala),” ujar Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, saat rakor penanganan di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Jumat (20/3) sore.

“Namun, ulun (saya) tetap menginstruksikan agar semua RS di kabupaten/kota di Kalsel harus siap. Untuk melayani kasus Covid-19 ini,” sambung Paman Birin, sapaan akrabnya.

Karenanya, Pemprov Kalsel berjanji untuk memfasilitasi RS alternatif rujukan itu agar dapat memberikan pelayanan maksimal.

“Kami akan berusaha melengkapi kebutuhan RS. Untuk menunjang maksimalnya pelayanan RS,” pungkasnya.

Dari laporan Gugus Tugas, 3 daerah dengan jumlah ODP terbanyak ada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) (49 orang), Banjarbaru (34), Tabalong (11), Banjarmasin (10), Kabupaten Banjar (6), Kabupaten Tanah Laut (1), Kabupaten Tanah Bumbu (5), Kabupaten Kotabaru (5), dan Kabupaten Tapin (2).

“Sehingga hingga per 20 Maret ada total 123 ODP, ratusan ODP ini ialah mereka yang baru datang dari daerah terdampak Covid-19,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim usai rakor tersebut.

Untuk diketahui Kalsel berstatus Siaga Darurat Covid-19 dengan catatan pasien positif nihil, pasien dalam pengawasan (PDP) 5 orang, ODP (123), sementara pasien dalam karantina nihil. Namun ada pula satu PDP meninggal dunia, seorang ASN Banjarmasin di RSUD Ulin, Rabu (18/3).

Muslim memastikan laboratorium pemeriksaan Covid-19 wilayah Kalsel berada di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendali Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru.

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sabu Senilai Rp35 Juta Dimusnahkan Kejari Batola
apahabar.com

Kalsel

Petugas Mulai Keteteran Amankan Titik Api di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Dorr !! Komplotan Gembong Narkoba Digulung di Alalak Utara

Kalsel

Jukir Positif Corona, Pasar Sentral Antasari Dikecualikan
apahabar.com

Kalsel

HUT ke-19 Sanggar Musik Antasari UIN Banjarmasin

Kalsel

Update Covid-19 Tapin: Ada Penambahan ODP Reaktif
apahabar.com

Kalsel

Siapkan Rp 60 Juta untuk Sewa Ruko Tak Jauh dari Lokasi Kebakaran
apahabar.com

Kalsel

Penimbunan Solar Batola, Hiswana Migas Sangkal Tudingan Keterlibatan Pihak SPBU
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com