ga('send', 'pageview');
Mantan Anggota DPRD Tanbu Mahyudin alias Udin Kocak Tutup Usia Gejolak Harga Elpiji, Polisi Bongkar Aksi Curang 2 Pangkalan di Banjarmasin Menyelisik Ritual Pemakaman Adat Dayak Meratus: Hamburkan Beras Kuning Agar Keburukan Tak Menyertai Peserta Ritual Sederet Alasan Dua Konfederasi Buruh Dukung Sahbirin-Muhidin di Pilkada Kalsel 2020 Wawali Banjarbaru Dilaporkan ke Bawaslu, Simak Hasil Kajian Gakkumdu

Update Corona di Kalsel: Jumlah ODP Naik 2 Kali Lipat Per 21 Maret

- Apahabar.com Sabtu, 21 Maret 2020 - 13:58 WIB

Update Corona di Kalsel: Jumlah ODP Naik 2 Kali Lipat Per 21 Maret

Jumlah orang dalam pengawasan terkait COVID-19 di Kalsel terus bertambah seiring kedatangan rombongan dari luar daerah. Foto ilustrasi: Tempo

apahabar.com, BANJARMASIN – Jumlah warga dalam pengawasan (ODP) Corona (Covid-19) di Kalimantan Selatan bertambah lagi. Jika kemarin masih 123 ODP, Sabtu (21/3) ini sudah menjadi 285 ODP.

Sekalipun meningkat lebih dua kali lipat, tidak ada penambahan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di dua rumah sakit rujukan Kalsel. Yakni RSUD Ulin Banjarmasin, dan RS Boejasin Pelaihari.

“Pasien dalam pengawasan tetap lima,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Pengendalian Covid-19 Kalsel, Muhammad Muslim, Sabtu (21/3) siang.

Update dilakukan Gugus Tugas setiap pukul 09.00. Muslim menduga penambahan itu lantaran banyaknya orang yang memasuki wilayah Kalsel.

Baca juga :  Gejolak Harga Elpiji, Polisi Bongkar Aksi Curang 2 Pangkalan di Banjarmasin

“Kemarin kan banyak yang datang rombongan itu. Rombongan itu dari beberapa tempat,” kata Muslim.

Mereka yang masuk dalam pengawasan itu umumnya orang yang datang dari daerah-daerah yang sudah dinyatakan terinfeksi.

Walau demikian, Dinkes masih menunggu arahan dari pemerintah pusat untuk menaikkan status Kalsel menjadi tanggap darurat. Pasalnya, hingga hari ini belum ditemukan satupun warga Kalsel positif Virus SARS-Cov-2 itu.

Diwartakan sebelumnya, per Jumat (20/3) kemarin, 123 warga di Kalsel ditetapkan sebagai ODP.

Baca juga :  Wawali Banjarbaru Dilaporkan ke Bawaslu, Simak Hasil Kajian Gakkumdu

Rinciannya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (49 orang), Banjarbaru (34), Tabalong (11), Banjarmasin (10), Kabupaten Banjar (6), Kabupaten Tanah Laut (1), Kabupaten Tanah Bumbu (5), Kabupaten Kotabaru (5), dan Kabupaten Tapin (2).

apahabar.com

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

 

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

VIDEO: Berdalih Siap Melamar Pemerkosa Anak Ditangkap di Alalak
apahabar.com

Kalsel

Dialog Pemindahan Ibu Kota di Kalsel: Siap-Siap Serbuan Pendatang Baru
apahabar.com

Kalsel

Remaja Pendiam Ditemukan Tewas Gantung Diri
apahabar.com

Kalsel

Jalin Kemitraan, Kapolres HSU Pimpin Gowes ke Kampung Tangguh Banua
apahabar.com

Kalsel

Habar Haji 2019; Ketua IDI Kalsel Laporkan ‘Kondisi’ Terkini di Tanah Haram
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Hektare Sawah di Tapin Terancam Gagal Panen
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Hujan, BMKG: Waspadai Petir dan Angin Kencang
apahabar.com

Kalsel

Tangkapan Jumbo Polsek Banjarmasin Tengah, Sabu hingga Ekstasi ‘Hello Kity’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com