ga('send', 'pageview');
Jokowi Pidato Perdana di Sidang Umum PBB, BTS Jadi Pembicara Khusus VIDEO: Pengurus PDIP Resmi Laporkan Pemilik Akun FB Geger Mayat di Batara HST, Polisi Beber Identitas Korban Siang Bolong, Kabupaten HST Geger Mayat Lagi Sungai Bilu Banjarmasin Heboh! Anak Hilang Diduga Disembunyikan Makhluk Halus

Update Covid-19: ODP di HST Menurun, Cek Datanya!

- Apahabar.com Sabtu, 28 Maret 2020 - 17:54 WIB

Update Covid-19: ODP di HST Menurun, Cek Datanya!

Infografis Covid-19. Foto-Diskominfo HST

apahabar.com, BARABAI – Orang dalam pengawasan (ODP) Virus Corona atau Covid 19 di Hulu Sungai Tengah (HST) menurun. Di hari sebelumnya ODP mencapai 129 dan 10 orang dinyatakan selesai pengawasannya.

Keterangan resmi Gugus tugas penangan Virus Corona atau Covid 19 yang dirilis per 28 Maret pukul 15.58 melalui Dinkes HST, ODP sebanyak 125 dan yang dinyatakan selesai pengawasannya sebanyak 17 orang.

Menurunnya ODP bisa dilihat pada rincian yang dirilis Dinkes HST per 28 Maret siang tadi. Di Barabai, sebelumnya ODP mencapai 51 kini menjadi 46 dan 10  orang telah dinyatakan selesai pengawasannya.

Angka itu disusul Pandawan dengan jumlah ODP sebanyak 23 dan yang telah dinyatakan selesai pengawasannya 4 orang. Kemudian di BAS sebanyak 18 orang.

Berikutnya di LAS dengan jumlah 15 ODP dan dinyatakan selesai pengawasannya sebanyak 3 orang.

Sementara di Haruyan ada 3 ODP disusul LAU, Hantakan dan Batara ada 3 ODP. Angka ODP di Batara itu sudah dikurangi 2 ODP yang dinyatakan selesai pengawasannya.

Baca juga :  Mapaba Akbar di Kampus IAID Martapura Tanpa Izin GTPP Banjar, Simak Kata Dandim

Angka terendah ada di BAT yakni 1 ODP. Sementara Limpasu dan Batubenawa, masing-masing ada 2 ODP.

Sebelumnya, Pantauan apahabar.com hari ini, Sabtu (28/03) pukul 10.00, dari rilis gugus tugas Covid-19 Kalsel, HST mempunyai 1 pasien dalam pengawasan (PDP).

Dikonfirmasi, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes HST, Salahuddin menyebut ada keselahan input dari Tim di Kalsel terkait PDP Covid-19 itu.

“Sudah kami klarifikasi ke Dinkes di Kalsel bahwa tak ada PDP di HST,” kata Salahuddin melaui Whatsapp, Sabtu (28/03).

Selanjutnya, pukul 16.00 hari ini, Tim Covid-19 di Kalsel telah merilis data terbaru Covid-19. Dari data yang dirilis itu PDP di HST dinyatakan tidak ada.

Perlu diketahui, seperti tercantum dalam Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, ada beberapa istilah terkait wabah ini. Diantaranya ODP dan PDP.

Baca juga :  Saban Hari, Polres Kapuas Disiplinkan Warga Gunakan Masker

ODP atau Orang Dalam Pemantauan berstatus belum menunjukan gejala sakit, namun telah memiliki riwayat kontak dengan orang maupun datang dari daerah yang diduga positif Covid-19.

Sementara PDP atau Pasien Dalam Pengawasan merupakan yakni, orang yang menunjukkan gejala-gejala Covid-19, seperti demam, batuk, sesak napas, dan sakit tenggorokan.

Orang yang berstatus PDP ini telah melalui proses observasi medis dan sebelumya dinyatakan ODP. Setidaknya dia pernah tinggal atau berkunjung di daerah terjangkit atau orang yang diketahui sebagai penularan virus Corona.

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Aprianoor

CATATAN REDAKSI: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jika Dihapus, Honorer Batola Ingin Prioritas Saat Pengangkatan PPPK
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Harga Seragam Dinas Anggota DPRD Kalsel, Angkanya Fantastis!
apahabar.com

Kalsel

3 Kabupaten Ini Diwaspadai Hujan Berpetir Siang ini
apahabar.com

Kalsel

Diamuk Covid-19, Kuda Lumping di Batola Curhat: Sulitnya Cari ‘Makan’
apahabar.com

Kalsel

Langgar Protokol Covid-19 di Banjarmasin, Siap-Siap Kena Sanksi
apahabar.com

Kalsel

Pelajar Ikut Demo Bakal Kena Sanksi
apahabar.com

Kalsel

Meski Bernilai, Anyaman Purun Tikus Kurang Dilirik Generasi Milenial
apahabar.com

Kalsel

Kerukunan Umat Beragama di Wonorejo Dijadikan Desa Percontohan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com