Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Ketika Pejabat Pemkot Banjarmasin Rame-Rame Balikan Duit Korupsi KONI SMP Swasta di Banjarmasin Belajar Tatap Muka, Berikut Daftar Lengkapnya

UPZ BANK Kalsel Bantu Biaya Pengobatan Penderita Hydrocephalus

- Apahabar.com Minggu, 29 Maret 2020 - 14:40 WIB

UPZ BANK Kalsel Bantu Biaya Pengobatan Penderita Hydrocephalus

UPZ Bank Kalsel menyerahkan bantuan untuk pengobatan Kayla. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel kembali menyalurkan dana bantuan kepada warga kurang mampu.

Kali ini bantuan diberikan kepada Kayla Nadhifa Al-Maira yang berusia 1,3 tahun. Kayla merupakan penderita Hydrocephalus (penumpukan cairan di rongga otak) akibat Spina Bifida Occulta (cacat lahir) yang terjadi akibat terganggunya pembentukan tabung saraf selama bayi berada di dalam kandungan.

Kayla juga menderita Congenital Talipes Equniovarus/Ctev (kaki bengkok) serta gangguan syaraf pada mata sejak lahir.

Kayla sudah menjalani operasi Hydrocephalus sebanyak dua kali di RSUD Ulin Banjarmasin. Namun, sampai saat ini kondisinya masih kritis.

Penyakit Congenital Talipes Equniovarus/Ctev dan gangguan syaraf pada mata belum dapat dilakukan operasi karena ketiadaan alat di RSUD Ulin Banjarmasin.

Berdasarkan hasil rujukan dari RSUD Ulin Banjarmasin, Kayla harus menjalani pengobatan di RSCM Jakarta dan RSM Cicendo Bandung.

Pengobatan tersebut membutuhkan biaya besar, antara Rp 40 sampai Rp 50 juta. Jumlah tersebut belum termasuk biaya tiket keberangkatan dan biaya hidup selama di Jakarta dan Bandung.

Kayla merupakan anak dari pasangan suami istri Syafrudin dan Alin Marlina warga Jl. Putri Junjung Buih, Kelurahan Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan Kabupaten Barito Kuala.

Syafrudin memiliki tanggungan empat anak dan tidak memiliki pekerjaan tetap. Untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari, Syafrudin hanya mengandalkan pekerjaan sebagai sopir dengan penghasilan tidak menentu.

Melihat kondisi tersebut, dan untuk memenuhi kebutuhan biaya pengobatan serta biaya keberangkatan serta kebutuhan lainnya, UPZ Bank Kalsel membantu proses biaya pengobatan Kayla.

Pemberian bantuan biaya berobat sebesar Rp 10 juta diserahkan Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin didampingi Direktur Operasional Bank Kalsel, Ahmad Fatrya Putra dan Direktur Kepatuhan Bank Kalsel, IGK. Prasetya.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh orang tua Kayla Nadhifa Al-Maira di Kantor Pusat Bank Kalsel Jl. Lambung Mangkurat Banjarmasin, pada 11 Maret lalu.

“Semoga melalui bantuan ini Kayla Nadhifa Al-Maira dapat sehat seperti anak-anak lainnya,” kata Agus.

Sahabat Kalsellenials pun bisa berpartisipasi menyalurkan infak dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel. Rekening Infak dan Sedekah :
Bank Kalsel Syariah: 901001002565 A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Bank Kalsel

Pulihkan Ekonomi Masa Pandemi, Bank Kalsel Siap Salurkan Dana PEN
apahabar.com

Bank Kalsel

Gandeng FWE, Bank Kalsel Ajak Wartawan Jadi Pengusaha
apahabar.com

Bank Kalsel

Dorong Komunitas, Bank Kalsel Siapkan Program Modal Barakah
apahabar.com

Bank Kalsel

Bank Kalsel Perkuat Bidang IT Melalui Digitalisasi Laporan
apahabar.com

Bank Kalsel

Bank Kalsel Serahkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Duafa
apahabar.com

Bank Kalsel

Komitmen Bank Kalsel Sejahterakan Para Petani Melalui Bantuan Permodalan
apahabar.com

Bank Kalsel

Apresiasi Nasabah, Bank Kalsel Cabang HSS Bagi-Bagi Motor Kepada Dua ASN
apahabar.com

Bank Kalsel

Usai Sapa Petani di Batola dan Tala, Bank Kalsel Kembali Gelar Gathering di Tabalong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com