Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir Banjir, Ancaman Kelaparan Mengintai Warga Pejambuan Sungai Tabuk Bertambah 9.994, Positif Covid-19 Indonesia Dekati 1 Juta Kasus

Urgent, Tim Medis di Kabupaten Banjar Kekurangan APD

- Apahabar.com Sabtu, 28 Maret 2020 - 21:42 WIB

Urgent, Tim Medis di Kabupaten Banjar Kekurangan APD

Konferensi pers online Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Banjar di Command Center, Martapura, Sabtu (28/3). Foto-istimewa.

apahabar.com, MARTAPURA – Penanganan Corona Virus Diesase (Covid-19) di Kabupaten Banjar dihadapkan dengan kendala minimnya alat pelindung diri (APD) untuk tim medis di RSUD Ratu Zalecha dan sejumlah puskesmas.

Hal itu diungkapkan langsung Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Banjar, H Mokhamad Hilman, saat konferensi pers online di Command Center, Martapura, Sabtu (28/3).

HM Hilman yang juga Sekda Banjar didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banjar dr Diaduddin, dan Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Banjar HM Aidil Basith itu bilang tim medis yang merupakan garda terdepan mengatasi Covid-19 sangat memerlukan APD tersebut.

Memang ada bantuan APD dari Kemenhan RI sebanyak 2 ribu picis, namun Hilman mengaku tidak tahu apakah akan dibagikan ke daerah atau tidak.

“Harapannya tenaga kesehatan kita dapat dibekali APD yang cukup, untuk bisa menghadapi dan melakukan penanganan terhadap masyarakat kita, seiring penetapan status tanggap darurat ini dan kemungkinan adanya penyebaran Covid-19 di wilayah kita,” tuturnya.

“Kita mengharapkan agar kita sama-sama berjuang untuk pencegahan Covid-19 ini,” sambung Hilman.

Saat ini, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 bertambah 9 orang dari 202 menjadi 111 orang.

Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 tetap 2 orang. Syukurnya positif Covid-19 tetap nihil.

Kadinkes Banjar dr Diauddin menjelaskan 2 PDP tersebut satu orang dinyatakan dinyatakan negatif Covid-19. Namun begitu dalam waktu tak lama akan ada tambahan 1 orang PDP.

“Untuk PDP ini tadi malam satu orang dinyatakan negatif dan telah dikeluarkan dari ruang isolasi, namun bertambah lagi satu, jadi hari ini tetap 2 orang yang PDP,” ujar Dokter Dia, sapaan akrabnya.

Reporter: Hendra Lianor
Editor: Fariz Fadhillah

CATATAN REDAKSI: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Geliat Prostitusi Online di Banjarmasin (Bagian 2), Short Time Cuma 200 Ribu
apahabar.com

Kalsel

Pakai Helm Full Face, Warga Tamban Adu Argumen dengan Tim Gabungan Prokes Covid-19 Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Uluran Tangan AKBP Afri Darmawan, Menjadi Senyum Bahagia Kaum Duafa di Amuntai HSU
apahabar.com

Kalsel

HKN 2019 di HST, 6 Puskesmas Terima Sertifikat Akreditasi6
apahabar.com

Kalsel

Pipa PDAM Bandarmasih Kembali Bocor, Dua Wilayah Terdampak
apahabar.com

Kalsel

Belum Ada Keluarga Klaim Mayat Misterius di Sungai Martapura
apahabar.com

Kalsel

Tak Tersentuh Internet, Sekolah di Kusan Hilir Sukses Gelar UNBK
apahabar.com

Kalsel

Juara MTQ Nasional ke-51 Tingkat Kota Wakili Banjarmasin ke Ajang Provinsi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com