Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu… Ratusan Anggota Polda Kalsel Naik Pangkat, Irjen Rikwanto Beri Wanti-wanti

Vatikan Umumkan Hasil Tes Medis Paus Fransiskus

- Apahabar.com     Minggu, 29 Maret 2020 - 13:00 WITA

Vatikan Umumkan Hasil Tes Medis Paus Fransiskus

Warga dengan masker pelindung berjalan di St. Peter's Square saat Paus Fransiskus melakukan doa Angelus yang dilakukan setiap minggu melalui video, akibat kekhawatiran virus korona baru, di Vatikan, Minggu (8/3) lalu. Foto-antara.

apahabar.com, ROMA – Vatikan mengumumkan hasil tes medis Paus Fransiskus (83) serta ajudan-ajudan terdekatnya, terkait krisis Corona Virus Disease (Covid-19) di wilayah Italia, Sabtu (28/3) waktu setempat.

Ini merupakan pengumuman resmi pertama mengenai status kesehatan pimpinan Gereja Katolik tersebut sejak krisis di Italia, kurang lebih mulai lima pekan lalu.

Juru bicara Matteo Bruni, mengungkapkan sebanyak 170 orang menjalani tes di seluruh Vatikan, dengan enam orang dinyatakan positif COVID-19, termasuk satu orang warga Santa Marta, gedung tempat tinggal yang juga ditempati oleh Paus.

Lantas bagaimana dengan Puas sendiri?

“Saya bisa mengonfirmasi bahwa Bapa Suci maupun ajudan dekat tidak termasuk dari mereka (yang terpapar tersebut),” kata Bruni.

Lebih lanjut disebutkan bahwa Paus berada dalam kondisi sehat, namun ada bagian paru-parunya yang diangkat karena suatu penyakit ketika dia muda.

Sejak corona merebak, Paus membatalkan kehadirannya di publik, dan memilih melangsungkan pertemuan rutin melalui televisi atau video internet.

Namun ia masih menerima sekitar lima orang pejabat Vatikan setiap hari.

Sementara itu, satu orang warga Santa Marta yang terpapar corona adalah pegawai Sekretariat Negara, dan saat ini tengah mendapat perawatan di rumah sakit di Roma.

Santa Marta sendiri berbentuk semacam gedung hotel yang mempunyai 130 ruangan kamar dengan pegawai sebanyak 30 orang.
Gedung itu digunakan sebagai rumah singgah bagi para pastor yang melayani Gereja.

Disinfeksi sudah dilakukan pada gedung yang selama beberapa pekan terakhir tidak lagi menerima tamu tersebut.

Satu orang lainnya yang terjangkit virus itu disebut sempat melakukan kontak dengan Paus, namun dia tidak tinggal di wilayah Gereja.(ant)

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Rais Aam PBNU Kunjungi Kalsel, Tinjau Kesiapan Muktamar NU?
apahabar.com

Nasional

BIN Kini di Bawah Presiden Langsung, Simak Penjelasan Mahfud

Nasional

Lindungi Konsumen, Kemenperin Rumuskan Masker Kain Ber-SNI
Ketua KPK

Nasional

Ketua KPK Akui Sudah Peringatkan Mensos untuk Tidak Korupsi
apahabar.com

Nasional

Edhy Prabowo Jadi Tersangka, Istana Tunjuk Luhut Jadi Menteri KKP Ad Interim
apahabar.com

Nasional

700 Santri Cirebon Seleksi Magang ke Jepang
apahabar.com

Nasional

Pernah Gagal, Pemerintah Pusat Mau Bangun Pabrik Gula di Kalsel
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Bertekad Bawa Indonesia Jadi Negara Besar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com