Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan

Wapres Minta Dai Redakan Kepanikan Virus Corona

- Apahabar.com Senin, 9 Maret 2020 - 14:57 WIB

Wapres Minta Dai Redakan Kepanikan Virus Corona

Wakil Presiden Ma'ruf Amin membuka Rakornas Ikatan Dai Indonesia (Ikadi), di Istana Wapres Jakarta, Senin (09/03). Foto-Antara/Fransiska Ninditya

apahabar.com, JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta para pendakwah untuk meredakan kepanikan serta mengajak masyarakat untuk menerapkan kebiasaan hidup sehat agar terhindar dari penyebaran wabah akibat virus corona baru atau Covid-19.

“Negara ini sekarang menghadapi tantangan, salah satunya adalah Corona, barangkali dai-dai supaya bisa menenangkan masyarakat supaya tidak panik,” kata Ma’ruf Amin, saat membuka Rakornas Ikatan Dai Indonesia (Ikadi), di Istana Wapres, Jakarta, Senin (09/03).

Wapres mengatakan pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipatif dan penanganan terhadap penyebaran virus yang merebak sejak akhir 2019 dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

“Pemerintah sudah berjuang dengan mencegah masuknya orang-orang yang diduga, misalnya, dicurigai membawa pengaruh Corona; tapi juga pemerintah menyiapkan penanganan kalau misalnya ada yang terpapar,” ujar Wapres Ma’ruf.

Lewat penyiaran ajaran agama Islam, Wapres Ma’ruf berharap para dai menyampaikan imbauan-imbauan dari pemerintah kepada masyarakat untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Dampak Virus Corona, Harga Batu Bara Naik 0,19 Dolar AS per Ton

“Masyarakat harus diberitahu untuk menghindari kontak-kontak. Juga kalau di masjid dikhawatirkan ketika sujud, jadi disuruh bawa sajadah sendiri supaya tidak terkena bekas orang lain. Ya, kita ber-ikhtiar saja lah, hati-hati,” imbau Wapres.

Hingga Minggu (08/03), pemerintah menyatakan ada empat warga negara Indonesia (WNI) positif terkena Covid-19 dan sedang menjalani perawatan isolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso.

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan Kasus 1 dan Kasus 2 semakin membaik dan terus dipantau kondisi kesehatannya melalui tes laboratorium. Sementara Kasus 3 dan Kasus 4 sudah tidak demam, namun masih menderita batuk dan influenza.

“Mudah-mudahan dengan perawatan bagus, tidak terlalu lama lagi juga akan menjadi sembuh dan bisa kita pulangkan,” ujar Yurianto.(Ant)

Baca Juga: Terdampak Corona dan Isu Resesi, Rupiah Melemah Lagi

Baca Juga: Khawatir Corona, Arab Saudi Menunda Perjalanan ke-9 Negara

Baca Juga: Tempat Tinggal Masuk Zona Merah Corona, Begini Nasib Valentino Rossi

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Dinas Kesehatan Kalsel 082157718672 atau ke nomor 082157718673.

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polda Kalsel Berduka: Terima Kasih Brigadir Pol Arie.!! Jasamu Dikenang
Menteri Baru

Nasional

Istana Pastikan Hari Ini Jokowi Akan Kenalkan Calon Menteri Baru, Siapa Saja?
apahabar.com

Nasional

Mahfud MD Menilai Persoalan RUU KPK Hanya pada Prosedurnya
Wedding

Nasional

Virtual Wedding di RSD Wisma Atlet, Mempelai Wanita di Karantina, Sang Pria di KUA
Lakalantas

Nasional

Penyebab Lakalantas Menewaskan Ibu Muda di Jakarta Terkuak, Dipantik Cekcok Polisi Versus Pegawai Bank
apahabar.com

Nasional

Kasus Jhon Kei, Ditjen PAS Tunggu Hasil Koordinasi Bapas dan Kepolisian
apahabar.com

Nasional

Aliansi Relawan Jokowi Harapkan Rekonsiliasi Usai Pemilu
apahabar.com

Nasional

BMKG: Pola Tsunami Banten Mirip dengan Palu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com