Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Warga Banjarmasin Suspect Virus Corona Bertambah Dua

- Apahabar.com Selasa, 17 Maret 2020 - 19:38 WIB

Warga Banjarmasin Suspect Virus Corona Bertambah Dua

Dua warga Banjarmasin masuk dalam pengawasan terkait penyebaran virus Corona setelah berkunjung ke daerah terjangkit virus menular itu. Foto- Mohd Rasfan/AFP

apahabar.com, BANJARMASIN – Warga Banjarmasin masuk dalam pengawasan virus Corona atau Covid-19 dipastikan bertambah.

Dari sebelumnya sebanyak 32 orang kini menjadi 34 pasien suspect virus menular itu. Meski begitu, masyarakat diminta tak perlu panik berlebihan.

Sebab, 22 di antara 34 warga tadi telah dinyatakan sehat oleh Dinas Kesehatan Banjarmasin.

“Kami menambah dua orang itu dalam pemantauan tentu para ASN yang pulang dari luar daerah sesuai dengan imbauan pak wali kota tadi untuk melaporkan ke Dinkes atau Puskesmas terdekat untuk kita lakukan pemantauan,” tandas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi kepada apahabar.com, Selasa (17/3).

Update itu diterima setelah Dinas Kesehatan Banjarmasin melakukan pemantauan dari 15 Januari hingga 13 Maret.

Mereka dipantau pasca-berkunjung sebagai turis ke daerah atau negara yang sudah dinyatakan terjangkit virus yang menyerang saluran pernapasan itu.

“Kalau ada tanda-tanda yang mengindikasi terinfeksi virus Corona maka akan ditingkatkan statusnya menjadi pasien dalam pengawasan,” ujarnya.

Demikian, Machli menyampaikan bahwa hal tersebut masih dalam pemantauan Dinkes selaku penanggung jawab pencegahan virus Corona.

Machli menambahkan pemantauan yang dilakukan, antara lain ‘contact tracking’ atau riwayat kontak fisik, maupun lokasi kunjungan.

Hingga saat ini, 22 orang sudah dinyatakan sehat, tidak terjangkit positif Covid-19 sekalipun masih ada 12 lain yang masih dalam pengawasan.

Pemkot berharap siapapun yang datang dari daerah yang terinfeksi corona harus mengarantina diri. Karantina dimaksud guna mengurangi potensi penyebaran virus asal Wuhan, China itu.

Harapan itu berkaca dengan kasus penambahan dua pasien suspect Corona. Pasalnya, berkat langkah kooperatif dua warga itu, Dinkes lebih mudah mengambil langkah pencegahan.

“Kita melakukan pemantauan ke rumah langsung. Belum ada tanda-tanda ke arah sana, tetapi kita tak mengabaikan kondisi seperti itu, bisa saja kondisi tubuh staminanya masih kuat gejala belum muncul. Karena pemantauan dilakukan 14 hari,” imbuh Machli.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jauhi Angka Kematian, Pasien Sembuh Covid-19 di Kalsel Terus Bertambah
apahabar.com

Kalsel

Ini Upaya Adaro Menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi
apahabar.com

Kalsel

Program BBTQ Bantu Warga Sungai Miai Lebih Dalam Memahami Al-Qur’an
apahabar.com

Kalsel

Selain Tugas TMMD, Personel Kodim 1022 Tanah Bumbu Juga Bantu Prosesi Pemakaman Warga yang Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Peduli Covid-19, PT Taspen Bagikan Sembako Gratis
apahabar.com

Kalsel

Demi Hindari Risiko Covid-19, Mahasiwa Asal Kaltim Ini Pilih Berlebaran di Perantauan
apahabar.com

Kalsel

Soal Jalan ke RSUD H Boejasin, PT Perintis Embe Sudah Lama Penuhi Permintaan Pemkab Tala
apahabar.com

Kalsel

Ngamuk, Preman di Tabalong Mendadak Ciut Lihat Polisi Datang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com