Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

Ada Bansos Diselewengkan, Lapor Satgas Saber Pungli

- Apahabar.com Rabu, 22 April 2020 - 06:30 WIB

Ada Bansos Diselewengkan, Lapor Satgas Saber Pungli

Ilustrasi bantuan sosial. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah telah membentuk Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) untuk memastikan pembagian bantuan sosial (Bansos) tepat di tangan penerima manfaat akibat pandemi Covid-19.

“Bila ada penyelewengan, masyarakat dipersilakan mengadu ke Satgas Saber Pungli untuk ditindaklanjuti dan pelakunya ditindak,” ujar Mahfud berdasarkan pernyataan yang diterima usai rapat Saber Pungli secara virtual yang digelar di Jakarta, Selasa (21/4).

Masyarakat, kata Mahfud, dapat melaporkan pungutan liar yang terjadi di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah itu melalui telepon, email, SMS, atau juga bisa datang sendiri ke Posko Pusat Satgas Saber Pungli di Gedung Kemenkopolhukam dan Unit Pemberantasan Pungutan Liar di seluruh daerah Indonesia.

Adapun Rapat Saber Pungli itu digelar untuk menyelaraskan tugas Satgas Saber Pungli 2020 Pusat dan Daerah, di tengah pandemi Covid-19.

Menkopolhukam selaku pengendali dan penanggungjawab Satgas memimpin rapat yang dihadiri Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli Komisaris Jenderal Polisi Moechgiyarto.

Hadir pula kelompok ahli dan kelompok kerja Satgas Saber Pungli.

Mahfud ingin memastikan program bantuan pemerintah untuk mengatasi penularan Covid-19 berjalan sesuai sistem dan tidak diselewengkan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Satgas Saber Moechgiyarto mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti arahan Menkopolhukam dalam rapat virtual tersebut.

Moechgiyarto yang juga Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri akan menyempurnakan struktur organisasi Satgas di pusat dan di daerah untuk mengefektifkan tugas dan fungsi Satgas.

Pada kesempatan yang sama, hadir pula Wakil Ketua Satgas Tumpak Haposan Simanjuntak yang juga Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri.

Tumpak menyatakan unsur Kemendagri siap menindak dan telah banyak mencegah pungli yang terjadi di pusat maupun di daerah.

Dari Kelompok Ahli Satgas, Prof. Rhenald Kasali, Ph.D mengingatkan satgas agar menyusun prioritas pemberantasan pungutan liar.

Prioritas itu disusun sedemikian rupa agar selaras dengan kepentingan masyarakat, sehingga pada gilirannya nanti, masyarakat mendukung penuh apa yang dilakukan Satgas.

Sementara itu, Kelompok Ahli Satgas dari Universitas Indonesia, Imam B. Prasodjo dari Universitas Indonesia menyarankan agar Satgas Saber Pungli harus hadir pada saat pendistribusian bantuan sosial dari pemerintah Republik Indonesia tersebut.

“Kehadiran Satgas dapat menjadi pengungkit yang memberikan efek jera pada pelaku pungli,” kata Imam.

Kepala Sekretariat Satgas Saber Pungli, Brigadir Jenderal Polisi Unggul Sedyantoro menyatakan siap memberikan dukungan sarana, prasarana, dan administrasi pelaksanaan tugas pengawalan dan pengawasan penyaluran bantuan sosial. “Kami siap,” katanya tegas.(ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Bertemu Presiden FIFA, Jokowi: Kami Siapkan 10 Stadion untuk Piala Dunia U-20
apahabar.com

Nasional

Gempa Tektonik Dapat Picu Peningkatan Aktivitas Vulkanisme
apahabar.com

Nasional

Saat Ramadan, Jokowi Ingin Stok Pangan Cukup
apahabar.com

Nasional

Berkah Haul Guru Sekumpul, Pertalite pun Digratiskan

Nasional

5 Syarat Pengajuan dan Cara Cek Banpres UMKM Rp 2,4 Juta Lewat eform BRI: Klik eform.bri.co.id/fpum
apahabar.com

Nasional

Diguncang Gempa, Ratusan Rumah Rusak di Solok Terus Bertambah
apahabar.com

Nasional

Sosok PA Putri Parawisata Asal Kaltim yang Terjerat Prostitusi Online
apahabar.com

Nasional

Jumlah Korban Akibat Pesawat Jatuh ‘Meningkat Drastis’ pada 2018
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com