Pak Wali… Pengungsi Banjir di Banjarmasin Mulai Sakit-sakitan, Poskes Over Diduga Sakit Hati, Pria Gantung Diri di Batulicin Sering Cekcok dengan Istri Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Banjir dan Ancaman Tim Paman Birin, “Sudah Jatuh Warga Tertimpa Tangga” PMI Balikpapan Tak Terima Bantuan Pakaian Bekas untuk Korban Banjir Kalsel

Akibat Pasien Tidak Jujur, 46 Dokter Terinfeksi Covid-19 di Semarang

- Apahabar.com Jumat, 17 April 2020 - 12:50 WIB

Akibat Pasien Tidak Jujur, 46 Dokter Terinfeksi Covid-19 di Semarang

Dokter merawat pasien Covid-19 sebagai foto ilustrasi. Foto-detik.com

apahabar.com, SEMARANG – Memilukan. Diduga akibat pasien tidak jujur, 46 dokter terinfeksi Covid-19.

Peristiwa itu dilaporkan JawaPos terjadi di RSUP dr Kariadi (RSDK) Semarang.

Ada pun 46 dokter tersebut terdiri atas 4 dokter spesialis, 6 dokter residen interna, 5 dokter residen obgyn, dan 15 dokter residen bedah.

Sementara lainnya, 13 orang dokter residen THT (telinga, hidung, dan tenggorokan), 1 dokter residen mata, serta sejumlah dokter residen kulit.

”Mohon doanya, kami berjumlah 46 dokter dari RSUP dr Kariadi Semarang dinyatakan swab positif Covid-19 (OTG/orang tanpa gejala),” tutur dokter spesialis bedah saraf RSUP Prof dr Zainal Muttaqin SpBS melalui pesan grup Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Undip dikutip dari Jawapos.com, Jumat (17/4).

”Ada empat spesialis, termasuk saya, saat ini menjalani isolasi mandiri di fasilitas pemprov di Hotel Kesambi Hijau, Candi Baru, Semarang, sampai nanti swab-nya negatif,” tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengonfirmasi 46 tenaga medis itu sudah menjalani isolasi mandiri.

Mereka dikarantina di hotel milik Pemprov Jateng, Semarang, khusus tempat isolasi tenaga medis yang terpapar Covid-19.

”Mereka semua sudah menjalani isolasi di tempat itu. Kami akan dukung penuh para pejuang kemanusiaan ini untuk bisa kembali sehat dan dapat melaksanakan tugasnya,” kata Ganjar, Kamis (16/4).

Bagi Ganjar, kabar tenaga kesehatan tertular Covid-19 sangat memilukan. Bagaimana tidak, para tenaga medis yang sedang berjuang melawan persebaran virus SARS-CoV-2 justru menjadi korban.

”Mereka sudah berjuang luar biasa dan saat dilakukan tes, mereka dinyatakan positif. Kami akan terus support penuh selama masa isolasi,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Tengah dr Sarwoko Utomo MMR mengatakan, berdasar informasi yang diterima, dokter dan tenaga medis tersebut terpapar Covid-19 gara-gara ada pasien yang tidak terbuka saat menjalani pemeriksaan.

Disebutkan, pasien tersebut terpapar korona setelah melakukan perjalanan dari Jakarta.

”Sehingga yang kena adalah dokter dan tenaga medis yang memberikan pelayanan. Infonya karena ketidakterbukaan pasien sehingga membuat tenaga medis kena imbasnya,” terang Sarwoko.

Ketidakjujuran pasien menjadi kendala dalam memutus rantai penularan Covid-19.

Bagaimanapun, dokter mendiagnosis penyakit sesuai dengan yang disampaikan pasien. ”Kalau tidak jujur, bisa salah diagnosis dan bisa menularkan pada orang lain,” ujarnya.

RSUP dr Kariadi Semarang menjadi salah satu tempat rujukan perawatan dan isolasi pasien penderita Covid-19.

“Kalau dokter bisa jadi [tertular] dari pasien yang tidak jujur. Dia sakit setelah pergi dari sejumlah tempat tapi supaya tidak dicurigai, pasien itu bohong mengatakan tidak bepergian. Kalau Rumah Sakit Kariadi sangat rentan karena jadi rujukan rawat inap dan isolasi pasien Covid,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam dikutip dari cnnindonesia.com.

Sampai saat ini belum ada keterangan dan penjelasan resmi dari pihak Rumah Sakit Kariadi Semarang terkait kasus ini.

Rencananya, pihak rumah sakit akan menjelaskan hal tersebut pada hari ini jam 13.00 WIB.(jp/cni)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Respon Kalsel Pembangunan Ibu Kota Tak Rambah Hutan Lindung
apahabar.com

Nasional

Polisi Tangkap Dua Spesialis Penjual Cula Badak langka
apahabar.com

Nasional

Ombudsman RI Terima 1.054 Laporan Meminta Perbaikan Seleksi CPNS
apahabar.com

Nasional

Ketua Umum Apkasi Bangga Nasionalisme Warga Banyuwangi
apahabar.com

Nasional

Jokowi Perintahkan Penghentian Tambang Emas Ilegal di Lebak
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Kepulangan Buruh Migran dan ABK Diawasi Ketat
apahabar.com

Nasional

Viral, Macan Kumbang Mati Diduga Ditembak Warga
apahabar.com

Nasional

Mengenal Garuda Indonesia yang Bawa Harley dan Brompton  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com