Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Alasan Pemkot Banjarmasin Sulit Terapkan Karantina Wilayah

- Apahabar.com Kamis, 9 April 2020 - 20:36 WIB

Alasan Pemkot Banjarmasin Sulit Terapkan Karantina Wilayah

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina (2 dari kiri) menyerahkan masker kepada Wakil Ketua DPRD HM Yamin untuk seluruh anggota dewan usai menggelar rapat bersama. Foto-apahabar.com/ Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Di hadapan anggota DPRD Banjarmasin, Wali Kota Ibnu Sina mengungkapkan sulitnya menerapkan kebijakan karantina wilayah.

Orang nomor satu di Banjarmasin ini menjelaskan, selain kebijakan tersebut adalah kewenangan pemerintah pusat, ia pun mengaku anggaran yang disiapkan juga begitu besar.

“Kalau kita berpatokan dengan data dari Dinas Sosial di mana jumlah warga miskin baru kita ada 61.000 jiwa, maka akan sangat membutuhkan anggaran besar menanggung semua itu. Entah dari mana dananya kita miliki,” ungkap Ibnu Sina usai rapat bersama anggota dewan, belum lama tadi.

Ibnu Sina mengungkapkan seandainya satu jiwa dibekali sebesar Rp20.000 saja, lalu dikalikan 60.000, maka dibutukan dana Rp1,2 miliar per hari.

Jika diberlakukan hingga satu bulan lamanya, maka akan menyerap anggaran begitu besar.

Sehingga kebijakan karantina wilayah harus benar-benar dimatangkan.

“Kami sudah minta dibuatkan surat resminya ke Gubernur dan Kemenkes karena mekanismenya seperti itu terkait usulan tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menyampaikan antisipasi kita juga tentang kebutuhan dana masyarakat jika PSBB diberlakukan. Terutama warga miskin kota dulu,” jelasnya.

Sementara Ibnu Sina mengaku stok untuk kebutuhan pangan Kota Banjarmasin dinilai cukup jika memang karantina wilayah bisa diambil.

“Cuma kita tetap harus membeli. Menambah stok kita,” terangnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, HM Yamin menyebut, kebijakan karantina wilayah harus siap dengan memperhatikan anggaran.

“Kita akan menghitung cukup tidak untuk memenuhi kebutuhan warga. Kita juga harus mensimulasikan anggaran jika melakukan Lockdown selama tiga bulan,” tutur Politisi Gerindra ini.

Yamin menegaskan, seandainya Kota Banjarmasin mampu mencukupi kebutuhan warga, maka tentu akan diambil kebijakan karantina wilayah itu.

“Jika nanti pemerintah pusat ternyata mengambil kebijakan karantina wilayah maka kita akan manut dan mengikuti. Namun pemerintah juga pasti menyiapkan semua untuk keperluan warganya,” pungkasnya.

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kabar Covid-19 dari Tanbu, Positif Kembali Bertambah
apahabar.com

Kalsel

Sah, Belasan ASN Pemprov Kalsel Sandang Majelis Sabuk Hitam
apahabar.com

Kalsel

Sempat Diguyur Hujan, Udara Marabahan Tetap Bau Asap
apahabar.com

Kalsel

Di Sela Pendidikan, Kompol Eko Bagikan Masker untuk Pemulung dan Pembecak di Surabaya
apahabar.com

Kalsel

Resmi, Demokrat Umumkan Pendamping Petahana Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Musisi Lokal Banjar Tampil Memukau di Duta Mall
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Banjarmasin Lelang 5 Jabatan Setingkat Kadis, Cek Daftarnya
apahabar.com

Kalsel

One Stop Entertainment Ala Hotel Golden Tulip Galaxy Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com