Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Aparat Tembak Mati KKB Eksekutor Pekerja Freeport

- Apahabar.com Rabu, 15 April 2020 - 21:16 WIB

Aparat Tembak Mati KKB Eksekutor Pekerja Freeport

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw (tengah) bersama Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab (kanan) dan Kabinda Papua Brigjen TNI Abdul Haris Napoleon (kiri). Foto-Antara/Evarianus Supar

apahabar.com, TIMIKA – Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw memastikan salah seorang anggota separatis yang ditembak mati oleh aparat gabungan TNI-Polri adalah eksekutor utama pembunuh pekerja PT Freeport Indonesia asal Selandia Baru, Graeme Thomas Wall, pada 30 Maret lalu. Pelaku ditembak di salah satu kamp Jalan Trans Nabire, Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Mimika, Kamis (9/04).

“Dari hasil upaya penegakkan hukum yang kami lakukan, Saudara TK yang merupakan eksekutor terhadap Saudara Graeme Thomas Wall akhirnya bisa juga dilumpuhkan oleh aparat satuan tugas kita,” kata Irjen Waterpauw di Timika, Rabu (15/04).

Kapolda menegaskan, jajarannya dibantu TNI terus melakukan upaya-upaya penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang selalu membuat teror dan aksi kekerasan di sejumlah wilayah Papua, termasuk di Mimika. Upaya penegakan hukum juga diberlakukan kepada pihak-pihak yang selama ini mendukung aktivitas KKB.

Salah seorang yang ditangkap aparat saat penyergapan KKB di Jalan Trans Nabire, Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Mimika, pada Kamis (9/4) itu adalah Ivan Sambom yang sehari-hari bekerja sebagai petugas pengamanan internal (sekuriti) kantor OB 1 PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana. Kapolda mengatakan, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, yang bersangkutan diketahui memiliki hubungan dengan KKB.

“Dia mendapatkan berbagai data, kemudian data tersebut dilempar ke saudaranya yang berada di Vanuatu. Lalu, dari Vanuatu data itu dikirim lagi ke seorang perempuan yang berada di Australia,” kata Irjen Waterpauw secara terang benderang.

Dari sejumlah tindakan penegakan hukum terhadap KKB yang dilakukan di wilayah Mimika, aparat juga berhasil mengamankan beberapa pucuk senjata api beserta amunisinya. Beberapa pucuk senpi tersebut diketahui merupakan hasil jarahan atau rampasan dari aparat keamanan di beberapa wilayah pedalaman Papua.

“Senjata-senjata itu sudah bisa diambil kembali oleh kami. Kami akan terus melanjutkan upaya-upaya untuk menghentikan gerakan dari kelompok bersenjata ini,” kata Irjen Waterpauw menegaskan.

Sehubungan dengan itu, TNI dan Polri akan membatasi bahkan menghentikan warga yang akan keluar-masuk area PTFI. Hal ini terutama, menurut dia, jika warga yang hendak keluar-masuk itu diduga memasok bahan makanan kepada KKB atau menjadi pemberi petunjuk kepada kelompok bersenjata tersebut.

Saat penyergapan terhadap kamp persembunyian KKB di Jalan Trans Nabire, Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Mimika, pada Kamis (9/04) dini hari, aparat menembak mati dua anggota KKB. Salah satunya berinisial TK.

Melihat dua rekannya tewas dan seorang lainnya diamankan aparat, beberapa anggota KKB melarikan diri masuk ke dalam hutan belantara dengan membawa empat pucuk senjata api.

Beberapa barang bukti penting yang ditemukan di lokasi kejadian adalah sebuah airsoft gun merek Glock, sebuah senjata rakitan, 10 selongsong peluru, 20 unit telepon genggam, dua unit radio tangan, tiga bendera bercorak bintang kejora, tiga bilah kampak, tiga busur panah, 90 anak panah, tujuh senapan angin, dan 11 potongan bagian senapan angin.

Berselang sehari kemudian, aparat kembali menembak mati satu anggota KKB saat terjadi kontak tembak di Gunung Botak, dekat Kampung Opitawak, Distrik Tembagapura, Jumat (10/4).

Tidak hanya itu, aparat juga mengamankan satu pucuk senjata api jenis SS1, satu buah magasin, beserta 17 butir amunisi.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Aparat Pengadilan Jaksel Sudah Diperingatkan Sebelum OTT
apahabar.com

Nasional

Empat Wisatawan hilang di Pantai Pandan Kuning
apahabar.com

Nasional

Sidang Perdana, Ortu Korban Pencabulan Limpasu HST Tak Dikabari?
apahabar.com

Nasional

Maju Independen, Zulfikar Siregar Siap Lakukan Terobosan Bagi Kota Medan
apahabar.com

Nasional

Perayaan Imlek Nasional, Presiden: Ayo Kerja Lebih Keras
apahabar.com

Nasional

Diduga Lompat dari Lantai 3 Kos, 2 Wanita Makassar Dites Urine
apahabar.com

Nasional

Komnas HAM Survei Kepatuhan Warga Ibadah Ramadan di Rumah
apahabar.com

Nasional

Penularan Corona Masih Berlangsung, Kemenkes Telusuri Kasus ‘Positif’ di Masyarakat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com