2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

AS dan Eropa Longgarkan Lockdown, IHSG Diprediksi Menguat

- Apahabar.com Selasa, 28 April 2020 - 11:01 WIB

AS dan Eropa Longgarkan Lockdown, IHSG Diprediksi Menguat

Ilustrasi - Karyawan berjalan di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (28/04) diprediksi menguat seiring dengan rencana pelonggaran karantina wilayah (lockdown) di Amerika Serikat dan Eropa.

Pada pukul 09.33 WIB, IHSG dibuka menguat 5,13 poin atau 0,11 persen ke posisi 4.518,27. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,53 poin atau 0,08 persen menjadi 670,29.

“Dengan pasar AS yang ditutup positif, kami proyeksi IHSG dapat melanjutkan penguatan,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan yang dikutip Antara di Jakarta, Selasa.

Semalam bursa AS ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 1,51 persen, S&P menguat 1,45 persen, dan Nasdaq naik 1,11 persen.

Karantina wilayah di beberapa negara bagian AS akan dilonggarkan. Gubernur New York mengatakan karantina wilayah akan dibuka bertahap setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS melaporkan jumlah pasien rawat inap sudah mulai menurun.

Demikian juga Gubernur Ohio mengatakan sektor ritel dan jasa bisa kembali beroperasi mulai 12 Mei mendatang.

Sedangkan dari Benua Eropa, Jerman berencana membuka karantina wilayah secara bertahap mulai 11 Mei 2020.

Kasus Covid-19 di seluruh dunia kini telah melewati 3 juta kasus dengan jumlah meninggal melebihi 210 ribu jiwa dan 890 ribu orang telah sembuh.

Di Indonesia, saat ini telah dikonfirmasi kasus positif pasien terkena Covid-19 sebanyak 9.096 kasus, dengan jumlah meninggal 765 jiwa dan sembuh 1.151 orang.

Dari pasar komoditas, kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate (WTI) periode Juni 2020 pagi ini diperdagangkan turun 5,48 persen pada 12,08 dolar AS per barel.

Harga minyak Brent ikut melemah 2,5 persen ke level 19,49 dolar AS per barel. Sedangkan harga emas turun 0,24 persen ke level 1.709,94 per troy ons.

Dari Asia, perdagangan bursa kawasan kemarin ditutup menguat. IHSG ditutup naik 0,38 persen ke level 4,513.1 ditengah jual bersih asing yang mencapai Rp531 miliar di pasar reguler.

Investor asing telah keluar dari IHSG dengan mencatatkan jual bersih sejak awal tahun sebesar Rp21,6 triliun di pasar reguler.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 122,1 poin atau 0,62 persen ke 19.661,1, indeks Hang Seng menguat 39 poin atau 0,16 persen ke 24.319,1, dan indeks Straits Times melemah 8,69 poin atau 0,34 persen ke 2.540,71.(Ant)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Menkeu: Keputusan MA Pengaruhi Keberlanjutan BPJS Kesehatan
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat Seiring Kemajuan Kesepakatan Dagang AS-Tiongkok
apahabar.com

Ekbis

Bursa Kawasan Turun, IHSG Awal Pekan Diperkirakan Melemah
apahabar.com

Ekbis

Putar Otak di Tengah Pandemi, Moela Coffe Banjarmasin Buat Sejumlah Terobosan
apahabar.com

Ekbis

Tiga Program BI Dorong Penguatan Ekonomi Syariah
apahabar.com

Ekbis

Eks Bos Bank Dunia Siap Investasi Bidang Infrastruktur di Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Virus Corona Sebab Utama Harga Batu Bara Anjlok
apahabar.com

Ekbis

Dibuka Lebih Rendah, Saham Aussie Kembali Bergejolak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com