Pemeran Video Syur Sesama Jenis Banjarmasin Bisa Dipidana? Tok! MK Tolak Permohonan Pemohon, Ibu Kota Provinsi Kalsel Sah di Banjarbaru 8 Merek Otomotif Bakal Tampil di GIIAS Medan 2022, Bawa Atmosfer Masa Depan Mulai Pulih dari Situasi Pandemi Covid-19, Jumlah Penumpang Pesawat Mengalami Kenaikan Tok! AKBP AB dan Aipda IR Langgar Disiplin Polri

AS dan Eropa Longgarkan Lockdown, IHSG Diprediksi Menguat

- Apahabar.com     Selasa, 28 April 2020 - 11:01 WITA

AS dan Eropa Longgarkan Lockdown, IHSG Diprediksi Menguat

Ilustrasi - Karyawan berjalan di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (28/04) diprediksi menguat seiring dengan rencana pelonggaran karantina wilayah (lockdown) di Amerika Serikat dan Eropa.

Pada pukul 09.33 WIB, IHSG dibuka menguat 5,13 poin atau 0,11 persen ke posisi 4.518,27. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,53 poin atau 0,08 persen menjadi 670,29.

“Dengan pasar AS yang ditutup positif, kami proyeksi IHSG dapat melanjutkan penguatan,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan yang dikutip Antara di Jakarta, Selasa.

Semalam bursa AS ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 1,51 persen, S&P menguat 1,45 persen, dan Nasdaq naik 1,11 persen.

Karantina wilayah di beberapa negara bagian AS akan dilonggarkan. Gubernur New York mengatakan karantina wilayah akan dibuka bertahap setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS melaporkan jumlah pasien rawat inap sudah mulai menurun.

Demikian juga Gubernur Ohio mengatakan sektor ritel dan jasa bisa kembali beroperasi mulai 12 Mei mendatang.

Sedangkan dari Benua Eropa, Jerman berencana membuka karantina wilayah secara bertahap mulai 11 Mei 2020.

Kasus Covid-19 di seluruh dunia kini telah melewati 3 juta kasus dengan jumlah meninggal melebihi 210 ribu jiwa dan 890 ribu orang telah sembuh.

Di Indonesia, saat ini telah dikonfirmasi kasus positif pasien terkena Covid-19 sebanyak 9.096 kasus, dengan jumlah meninggal 765 jiwa dan sembuh 1.151 orang.

Dari pasar komoditas, kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate (WTI) periode Juni 2020 pagi ini diperdagangkan turun 5,48 persen pada 12,08 dolar AS per barel.

Harga minyak Brent ikut melemah 2,5 persen ke level 19,49 dolar AS per barel. Sedangkan harga emas turun 0,24 persen ke level 1.709,94 per troy ons.

Dari Asia, perdagangan bursa kawasan kemarin ditutup menguat. IHSG ditutup naik 0,38 persen ke level 4,513.1 ditengah jual bersih asing yang mencapai Rp531 miliar di pasar reguler.

Investor asing telah keluar dari IHSG dengan mencatatkan jual bersih sejak awal tahun sebesar Rp21,6 triliun di pasar reguler.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 122,1 poin atau 0,62 persen ke 19.661,1, indeks Hang Seng menguat 39 poin atau 0,16 persen ke 24.319,1, dan indeks Straits Times melemah 8,69 poin atau 0,34 persen ke 2.540,71.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Rupiah Menguat

Tak Berkategori

Imbal Hasil Obligasi AS Turun, Rupiah Menguat
apahabar.com

Tak Berkategori

Usai Rapat Pleno di HSU, Digelar Deklarasi Damai
apahabar.com

Tak Berkategori

Rupiah Diprediksi Menguat Seiring Pelonggaran Lockdown Sejumlah Negara
apahabar.com

Tak Berkategori

Suplai Air di Haul Guru Sekumpul, Pemkab Banjar Serahkan 120 Tandon Air
apahabar.com

Tak Berkategori

Dini Hari, Tim SAR Dapat Bisikan Paranormal Terkait Keberadaan Adli !!!
Naik Pitam Disuruh Baca 9 Tuntutan Mahasiswa

Tak Berkategori

Ketua DPRD Kalsel Sempat Naik Pitam Disuruh Baca 9 Tuntutan Mahasiswa
Bonsai Kelapa

Tak Berkategori

Raup Untung di Tengah Pandemi Covid-19, Ridha Budidaya Bonsai Kelapa

Tak Berkategori

Turun 50 Sentimeter, Portal Jembatan Alalak II Dikritik Sopir Angkutan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com