Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam! 2 Saudaranya ‘Dipocong’ Hidup-Hidup, Saksi Kunci Pembunuhan Bocah di Benawa HST Trauma

Aset Berisiko, Rupiah Melemah

- Apahabar.com Kamis, 2 April 2020 - 11:16 WIB

Aset Berisiko, Rupiah Melemah

Warga menukarkan mata uang dolar AS di sebuah gerai money changer, Jakarta, Jumat (28/2/2020). Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah seiring menjauhnya investor dari aset-aset berisiko, Kamis (2/4) pagi.

Pada pukul 09.42 WIB, rupiah bergerak melemah 78 poin atau 0,47 persen menjadi Rp16.528 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.450 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures di Jakarta, Kamis, mengatakan harga aset berisiko terlihat masih negatif pagi ini.

“Pasar masih nyaman untuk keluar dari aset berisiko karena peningkatan penyebaran wabah COVID-19,” ujar Ariston.

Tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun terlihat kembali melemah ke kisaran 0,57 persen mendekati tingkat terendah sepanjang masa yang terjadi pada 9 Maret 2020 di 0,36 persen. Hal tersebut bisa mengindikasikan permintaan terhadap obligasi tinggi sehingga harga naik dan tingkat imbal hasilnya turun.

Sementara itu kasus positif Covid-19 di Amerika Serikat sudah menyentuh angka 200 ribu kasus. Peningkatan juga terjadi di Italia, Inggris, termasuk Indonesia.

“Bila ini terus berlanjut, pasar mengkhawatirkan ekonomi bakal terus tertekan seperti data-data ekonomi yang baru saja dirilis,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp16.300 per dolar AS hingga Rp16.575 per dolar AS. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Setelah Memutuskan Berhijrah, Wanita Ini Berbagi Ilmu Usaha Syariah
apahabar.com

Ekbis

2020, Pemerintah Alokasikan Rp11 Triliun untuk Rumah Subsidi
apahabar.com

Ekbis

Garih Haruan di Marabahan Sedang Stabil
apahabar.com

Ekbis

Nilai Tukar Rupiah Kembali Merosot
apahabar.com

Ekbis

Resmi, OJK Tunjuk KB Kookmin Pegang Saham Pengendali Bukopin
apahabar.com

Ekbis

Defisit Perdagangan RI di 2018 Catatkan Rekor Terburuk
apahabar.com

Ekbis

Beras Lokal Dilirik Negara Tetangga
apahabar.com

Ekbis

Usung Program Branchless Banking, Mandiri Optimis Majukan UMKM Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com