Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 10 Orang, Positif 8 H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel Polda Kaltim Gagalkan Peredaran Sabu 6 Kg di Samarinda dan Balikpapan Banjarmasin Resmi Perpanjang Tanggap Darurat Banjir, Kecamatan Timur Terparah! Resmi! Banjarmasin Berlakukan Pembatasan Transisi Mulai Hari Ini

Atasi Kelangkaan, Pemerintah Segera Alihkan Gula Industri ke Konsumsi

- Apahabar.com Selasa, 21 April 2020 - 16:33 WIB

Atasi Kelangkaan, Pemerintah Segera Alihkan Gula Industri ke Konsumsi

Gula industri atau gula kristal rafinasi. Foto-Antara/Ardika/am

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan untuk mengatasi kelangkaan dan kenaikan harga gula pasir, akan ada pengalihan gula kebutuhan industri ke konsumsi, di samping juga melalui impor.

Dalam konferensi pers virtual usai rapat terbatas di Jakarta, Selasa (21/04), Airlangga mengatakan pemerintah akan segera mengalihkan gula untuk kebutuhan industri ke konsumsi.

Namun, pengalihan ke gula konsumsi itu membutuhkan beberapa proses, termasuk penerbitan izin edarnya.

Sedangkan untuk impor gula, Airlangga menyebutkan akan dilakukan pada awal Mei 2020.

“Terkait gula, ada pengalihan dari gula pabrik makanan-minuman ke pasar domestik, tapi perlu proses dan juga izin edarnya, maka dalam waktu dekat akan masuk ke pasar,” kata dia usai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo terkait upaya antisipasi kebutuhan bahan pokok.

Saat pembukaan rapat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh jajarannya bahwa harga-harga kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan, di antaranya adalah gula.

Bahkan, menurut Jokowi, harga gula saat ini bisa mencapai Rp 19.000 per kilogram. Jokowi meminta kementerian dan lembaga terkait untuk menurunkan harga gula dan kebutuhan pokok lainnya.

“Jangan sampai ada kenaikan harga. Ini yang masih naik beras, naik sedikit. Harga gula tidak bergerak sama sekali justru naik menjadi Rp19 ribu per kilogram. Bawang putih, bawang bombay juga belum turun. Saya tidak tahu apakah dari Kementerian Perdagangan sudah melihat lapangannya bahwa ini belum bergerak,” kata Jokowi.

Menurut Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN), rata-rata harga gula pasir lokal di pasar tradisional mencapai Rp 18.550 per kilogram.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Dipengaruhi Wabah Corona, Rupiah Masih Melemah
apahabar.com

Ekbis

Cerita Tukang Cukur Banjarmasin Keluhkan Protokol Covid-19
apahabar.com

Ekbis

26 Mei, OJK Buka Kembali Kegiatan Pasar Modal
apahabar.com

Ekbis

Tenang, Resesi Indonesia Bisa Tak Separah Negara Lain Asalkan…
apahabar.com

Ekbis

Juwianto Jadi Jutawan Berkat Eceng Gondok
apahabar.com

Ekbis

Perdagangan Sesi Awal, IHSG Bergerak Dua Arah
apahabar.com

Ekbis

Kegiatan Ekonomi Meningkat, IHSG Diprediksi Menguat
apahabar.com

Ekbis

2020, BRI Akan Fokus kepada Pelaku Usaha Super Mikro
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com