Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah

Bangunan Tua Pasar Lama Pelaihari Dirobohkan

- Apahabar.com Rabu, 29 April 2020 - 18:30 WIB

Bangunan Tua Pasar Lama Pelaihari Dirobohkan

Bangunan tua Pasar Lama Pelaihari dirobohkan. Eks pasar warga Tala ini akan dijadikan RTH. Foto-candra/apahabar.com

apahabar.com, PELAIHARI – Bangunan tua pasar Lama Pelaihari akhirnya dirobohkan. Apalagi aktivitas jual beli tak lagi berlangsung di pasar tersebut lantaran ditinggalkan para pedagang.

Perobohan bangunan itu praktis menjadi tontonan warga, lantaran perobohan bangunan, Rabu (29/4) dianggap warga sebagai momen bersejarah.

Salah satu warga Rafik mengatakan, dia melihat langsung proses penghancuran pasar lama ini. Selain mengisi waktu senggang di bulan puasa, ia juga ingin menjadi pelaku sejarah untuk melihat langsung proses penghancuran bangunan.

I0a menyebutkan, keberadaan bangunan berlantai 4 ini sebelumnya digunakan para pedagang, namun lambat laun keberadaan bangunan ini ditinggal para pembeli. Sehingga keberadaan bangunan menjadi sepi. “Bangunan ini sudah sepi dan ditinggal pembeli,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Tala H Syahrian Nurdin mengungkap, ada desakan warga untuk menghancurkan bangunan pasar lama. “Warga sekitar banyak setuju dihancurkan,” katanya.

Pelaksanaan penghancuran ini menelan biaya sekitar Rp 473 juta dari dana APBD, dan waktu pelaksanaan selama 120 hari. Kegiatan ini harus dilakukan, karena sudah melakukan proses kegiatan lelang sebelum adanya keputusan pengurangan anggaran untuk penanganan Covid-19.

Syahrian menambahkan, usai dirobohkan bangunan ini, kemudian lahan tersebut akan digunakan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH). Namun pembangunan yang awalnya dilaksanakan 2020 ditunda hingga 2021, akibat pandemi Covid-19.

Reporter: Ahc14
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Alalak Hanguskan Mahar, Calon Pengantin Kebingungan
apahabar.com

Kalsel

Rp5 Miliar untuk Bangun Incenarator
apahabar.com

Kalsel

Pergantian Tahun, Bundaran Banjarbaru Sepi Kembang Api
apahabar.com

Kalsel

Hadapi Iklan Rokok, Pemko Banjarmasin Tak Berdaya
apahabar.com

Kalsel

Masih Ada Tanda Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

Wawali Berang, Banyak ABG ‘Ngamar’ Saat Valentine di Banjarmasin

Kalsel

Menyelisik Dugaan Ajaran Sesat di Banjarmasin; Melegalkan Seks Sedarah

Kalsel

Kodim 1022/TNB Rapid Tes Perwakilan Wartawan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com