Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Banjarmasin Di-PSBB, Berikut Tempat yang Ditiadakan hingga Diperbolehkan

- Apahabar.com Senin, 20 April 2020 - 15:56 WIB

Banjarmasin Di-PSBB, Berikut Tempat yang Ditiadakan hingga Diperbolehkan

Pemerintah Kota Banjarmasin membatasi kunjungan ke sejumlah ruang publik seiring pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar mulai 24 April mendatang. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Setelah disetujui Menteri Kesehatan (Menkes), Kota Banjarmasin segera memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Protokol PSBB di Banjarmasin rupanya tak jauh beda dari DKI Jakarta, Makassar dan daerah lain yang sudah lebih dulu menerapkan.

Sebagai informasi, tujuan PSBB ini untuk membatasi kegiatan tertentu. Serta pergerakan orang atau barang dalam rangka menekan penyebaran Covid-19

Kegiatan yang dibatasi mencakup sosial dan budaya, perkumpulan politik, olahraga hingga hiburan.

“Kegiatan belajar-mengajar di sekolah, institusi pendidikan dan tempat ibadah dihentikan dan diganti salat dan belajar di rumah,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi, Senin (20/4).

Selama pemberlakuan PSBB, semua transportasi udara, darat dan laut tetap beroperasi. Tapi dengan pembatasan jumlah dan jarak penumpang.

“Pengecualian hanya transportasi barang karena mengangkut kebutuhan pokok warga,” pungkasnya.

Ada beberapa tempat yang masih beroperasi selama pelaksanaan PSBB. Seperti supermarket, minimarket, pasar, toko bahan pangan kebutuhan dasar. Dua pasar induk yang diperbolehkan buka, yakni Pasar Antasari dan Pasar Lima.

Kemudian pembangkit listrik, unit, layanan transmisi dan distribusi. Apotek serta toko peralatan medis.

Toko Bangunan serta toko ternak pertanian. Layanan ekspedisi barang. Rumah Sakit (RS), Puskesmas, media cetak, penyedia layanan internet, penyiaran dan layanan kabel.

Di bawahnya, fasilitas kesehatan umum, elektronik, bank, kantor asuransi, layanan pasar, ATM dan layanan sistem pembayaran distribusi bahan dan SPBU.

Namun untuk bidang kesehatan, masih dapat dilanjutkan seperti biasa. Hanya saja dibatasi jam operasionalnya.

“Pelaksaan PSBB tak bermakna jika warganya tidak mendukung. Jadi diimbau untuk menerapkan aturan itu,” tegasnya.

Selama PSBB, warga tetap menggunakan masker selama beraktifitas di luar rumah.

“Sekaligus melakukan pola hidup sehat dan menjaga kesehatan,” tutur kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin itu.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

CATATAN REDAKSI: Seiring penetapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Banjarmasin, masyarakat diimbau untuk disiplin menjaga jarak, mencuci tangan, berdiam diri di rumah, menggunakan masker jika beraktifitas di luar rumah.

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Banjir Rendam Kalsel, Tabalong Paling Parah
apahabar.com

Kalsel

Produksi Herbal Banua Menyasar Pasar Nasional
apahabar.com

Kalsel

Pilkada Kalsel 2020, Sederet Sanksi Menanti Polisi yang Tak Netral
apahabar.com

Kalsel

Mardani H Maming Bertemu Sejumlah Tokoh Senior Hipmi
apahabar.com

Kalsel

Rekrutmen Calon Panwascam Masuk Tahapan Akhir 
apahabar.com

Kalsel

Gubernur Kalsel Lepas Konvoi Susur Sungai BMPD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

“Jhonlin Ride” Diikuti 6 Ribu Pesepeda, 1.600 Goweser Pilih Jalur Extreme
apahabar.com

Kalsel

Lawan Kejenuhan, Bang Dhin Sosialisasi Protokol Kesehatan Via Mobil Videotron
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com