Di Mubes WAPDA ke-IV, Gubernur Kalsel Ungkap Proyek Siring Ponpes Darussalam Jembatan Ambruk, Warga Pingaran Ilir Terpaksa Menyeberang Pakai Perahu Tali Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap

Banjarmasin Di-PSBB, TNI-Polri Perketat Perbatasan

- Apahabar.com     Senin, 20 April 2020 - 16:22 WITA

Banjarmasin Di-PSBB, TNI-Polri Perketat Perbatasan

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Mencegah makin meluasnya virus Corona (Covid-19), pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diputuskan berlaku di Banjarmasin.

Sebelumnya, permintaan untuk menerapkan PSBB di ibu kota Kalimantan Selatan telah disetujui oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) melalui surat keputusan nomor 0107/MENKES/262/2020 tanggal 19 April 2020.

Demi mendukung penerapan PSBB di Kota Seribu Sungai, Polresta Banjarmasin, Kodim 1007/Banjarmasin dibantu Satpol PP Banjarmasin akan membangun 3 posko pemantauan.

“Kita akan membangun 3 pos di perbatasan kota,” kata Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan saat konferensi pers bersama Tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan (GTP3) Banjarmasin, Senin (20/4) siang.

Pos yang akan didirikan, di antaranya di Jalan Ahmad Yani Km 6 (perbatasan dengan Kabupaten Banjar), Jalan Handil Bhakti (perbatasan dengan kabupaten Barito Kuala) dan Jalan Ahmad Yani Km 2 atau di depan Duta Mall Banjarmasin.

Di pos tersebut nantinya pihaknya akan memberhentikan kendaraan yang lewat secara berkala dan memberikan sosialisasi kepada warga.

“Kendaraan yang lewat atau ingin menuju luar kota secara berkala akan kami berhentikan dan diberikan sosialisasi, diimbau dulu sampai mereka paham bahwa ada penerapan PSBB di Kota Banjarmasin. Jika kegiatan tidak terlalu penting kami imbau lebih baik untuk pulang,” ujar Kapolresta.

“Kecuali jika memang diharuskan untuk kegiatan dinas yang tidak bisa ditinggal maka kita imbau untuk tetap menjaga diri dari potensi penularan virus,” tambahnya.

Selain itu pihaknya juga akan selalu melakukan pemantauan di beberapa wilayah yang menjadi zona merah penyebaran virus.

Apabila ditemukan masyarakat yang tidak patuh hingga beberapa kali, kata Kapolresta, pihaknya akan memberlakukan tindakan persuasif.

“Akan kita lakukan tindakan tegas persuasif, diberikan surat peringatan,” tegasnya.

Sementara itu juru bicara tim GTP3 Banjarmasin, Machli Riyadi memaparkan hal apa saja yang tidak boleh atau dilarang, dibatasi serta diperbolehkan selama PSBB berlaku.

Hal yang dilarang, antara lain mengadakan perkumpulan sosial, budaya, politik, hiburan, maupun belajar-mengajar, serta tempat peribadatan.

“Selama PSBB berlaku diharapkan warga Kota Banjarmasin untuk beribadah di rumah dulu,”

Lalu yang dibatasi lainnya, antara lain semua moda transportasi, kecuali moda transportasi yang mengangkut kebutuhan dasar hidup manusia atau bahan pokok.

Kemudian yang diperbolehkan, yakni supermarket atau minimarket yang menjual kebutuhan pokok penduduk, toko bangunan, toko pertanian, toko yang menjual kebutuhan pangan hewan, distributor bahan bakar minyak dan gas, apotik, layanan kesehatan atau rumah sakit dan puskesmas, kedai kecil yang tidak berpotensi mengunpulkan massa, ojek online, serta jasa ekspedisi dan media cetak, tv atau online.

“PSBB ini tidak akan berpengaruh banyak jika tidak diikuti dengan ketaatan dan kedisipilinan masyarakat itu sendiri untuk menaati semua edaran atau ketentuan yang ditetapkan oleh wali kota,” jelasnya.

Ia juga berharap agar seluruh masyarakat Kota Banjarmasin mematuhi aturan ini. Kemudian pula diwajibkan untuk selalu memakai masker, menjaga kebersihan dan melakukan physical distancing.

PSBB di Kota Banjarmasin sendiri rencananya akan diberlakukan mulai hari Jumat 24 April 2020 hingga 14 hari ke depan.

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Warning Bagi Badan Usaha yang Tak Patuhi Regulasi BPJS Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Feri Alalak Dibuka, Lalu Lintas Kendaraan di Handil Bakti Ramai Lancar
apahabar.com

Kalsel

Pabrik Tahu di Banjarbaru Dikeluhkan Warga
apahabar.com

Kalsel

Pakar ULM: Sinergi Program YESS dan MBKM Bisa Cetak Petani Milenial Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Perbarui Penyimpanan, Sekdaprov Lirik Pengarsipan Digital
apahabar.com

Kalsel

6 Daerah di Kalsel Diwaspadai Hujan Berpetir Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Operasi Yustisi, Polres Tapin Kembali Imbau Warga Gunakan Masker
apahabar.com

Kalsel

Iuran BPJS Kesehatan Masih Mahal, Menunggu Revisi Perpres Baru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com