Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

Buka Pasar Ramadan Dadakan di Banjarmasin, Begini Akibatnya

- Apahabar.com Jumat, 24 April 2020 - 15:54 WIB

Buka Pasar Ramadan Dadakan di Banjarmasin, Begini Akibatnya

Anggota Satpol PP Banjarmasin siap bertugas selama penerapan PSBB di bulan Ramadan ini. Foto-dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin resmi meniadakan pasar Ramadan 1441 Hijriyah tahun ini.

Kebijakan ini sendiri dilakukan dalam rangka menekan dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 di kota seribu sungai.

Lalu, bagaimana dengan pasar dadakan saat Ramadan yang akan dibikin warga?

Plt Kepala Satpol PP Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik menegaskan, sekarang sudah tak ada lagi lahan dialihfungsikan warga untuk menjadi Pasar Ramadan.

Tapi sebelumnya, sepintas terlihat keinginan warga Jalan Pandu, Kecamatan Banjarmasin Timur ingin mengoperasikan Pasar Ramadan di situ.

“Ada ingin buka di sana, tapi sudah kita bongkar,” ujar Ichwan.

Meski begitu, bukan berarti Pemkot melarang masyarakat untuk berdagang. Tapi harus sesuai protap Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah berlaku di Banjarmasin.

“Jika ingin menjual barang dagangan secara sendiri silahkan saja,” tegas Ichwan.

Penerapan PSBB terhitung dari Jumat (24/4) hingga 14 hari kedepan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Langkah tersebut tertuang dalam Peraturan Wali (Perwali) Kota Banjarmasim Nomor 33 Tahun 2020.

Ketika bulan Ramadan tiba salah satu Peraturan Daerah (Perda) otomatis digunakan.

Jadinya, lanjut Ichwan Perda Ramadan dan Perwali pelaksanaan PSBB berjalan beriringan.

Di Perda warung makan wajib beroperasi dan melayani pembeli sekitar pukul 17.00 Wita.

Kemudian salah satu pasal di Perwali PSBB, warung makan hanya boleh membungkus makanan.

Warga tidak diizinkan untuk makan di warung, ketika waktu berbuka puasa.

“Perwali pelaksanaan PSBB ini singkron dengan Perda Ramadan, jadi petugas kita selalu standby terus memonitoring,” tegasnya.

Selama Ramadan, sebanyak 200 lebih petugas Satpol PP Banjarmasin bertugas berkeliling Kecamatan dan Kelurahan Kota Banjarmasin mengawal peraturan tersebut.

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jumat Siang, 5 Daerah di Kalsel BMKG Prakirakan Hujan Disertai Petir

Kalsel

Pagi Buta, Api Ludeskan TK Aisyah dan PAUD Muhammadiyah Banjarmasin
Efek Corona: Giliran Hand Sanitizer Diborong di Banjarbaru, IDI Angkat Bicara

Kalsel

Efek Corona: Giliran Hand Sanitizer Diborong di Banjarbaru, IDI Angkat Bicara
apahabar.com

Kalsel

Tangani Covid-19 di Banjarbaru, Martinus-Jaya Sampaikan Tiga Hal Strategis
apahabar.com

Kalsel

Dear Warga Kotabaru, Mariana Wafat Bukan karena Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Polsek Anjir Terus Upayakan Pendisiplinan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Markas Kodim Banjarmasin Ikut Disemprot Cairan Disinfektan
apahabar.com

Kalsel

Kronologis Lengkap Bus TNI-AD Tabrak Pengendara di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com