Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

Bupati Batola: Lacak Penyebar Hoaks Warga Kabur dari Karantina SKB

- Apahabar.com Kamis, 23 April 2020 - 17:47 WIB

Bupati Batola: Lacak Penyebar Hoaks Warga Kabur dari Karantina SKB

Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, bersama Wakil Bupati, H Rahmadian Noor, meninjau pos penjagaan karantina OTG dan ODP di SKB Batola. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Dalam beberapa jam terakhir, Marabahan diresahkan kabar yang menyebutkan beberapa ODP/OTG sempat ikut salat Jumat di Mesjid Nurul Anwar.

Kabar tersebut beredar melalui grup-grup Whatsapp warga, Rabu (23/04) malam, lalu berlanjut hingga, Kamis (24/04) pagi.

Isi pesan berantai itu cukup meresahkan. Disebutkan bahwa beberapa OTG dan ODP yang dikarantina di SKB Barito Kuala di Jalan AES Nasution Marabahan, kabur melalui halaman belakang.

Masih dari pesan tersebut, ODP/OTG yang dinyatakan reaktif pasca rapid test itu kemudian terlihat mengikuti salat di Mesjid Nurul Anwar Marabahan, Jumat (17/04) siang.

Tidak hanya warga, Bupati Batola Hj Noormiliyani AS, juga resah dengan kabar berantai tersebut, sehingga langsung menyambangi SKB.

“Kabar itu tidak benar, terutama kalau disebut lewat halaman belakang yang dipenuhi tanaman rawa, lalu ikut sembahyang Jumat,” papar Noormiliyani.

“Namun untuk mengantisipasi dan membuat pengamanan lebih maksimal, Dinas PUPR segera menambah pagar,” sambungnya.

Sembari melakukan penguatan lokasi, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batola juga diminta lebih intensif mengkampanyekan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kami sudah bekerja keras, terutama petugas medis di garda terdepan penanganan dan pencegahan Covid-19. Mereka harus dihargai dan juga memiliki keluarga. Kalau masyarakat tak membantu upaya kami, sama saja percuma,” tegas Noormiliyani.

“Intinya tak seorang pun warga yang dikarantina kabur. Kami meminta dilacak penyebar isu itu, karena cukup merugikan. Terlebih penjagaan yang dilakukan TNI, Polri dan Satpol PP sudah ketat,” sambungnya.

Sementara Camat Marabahan, Eko Purnomo Sakti, juga telah mengonfirmasi kepada perawat dan aparat yang berjaga di SKB.

“Mereka memastikan tidak seorang pun warga yang meninggalkan SKB, seperti isi pesan berantai itu. Kami masih melacak penyebar kabar tersebut,” beber Eko.

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Batola

Meski Prioritas, Pelebaran Jalan Gampa Asahi Belum Jelas
apahabar.com

Pemkab Batola

Puluhan Warga Batola Sudah Dijamah Bedah Rumah
apahabar.com

Pemkab Batola

Hindari Kerumunan, Masjid di Marabahan Bagi Daging Door To Door

Pemkab Batola

Bukan Kaleng-kaleng, Simak Alasan Bupati Batola Tampil dalam Rakorteknas Pencegahan Stunting
apahabar.com

Pemkab Batola

Masuk Perpusda Batola, Noormiliyani Dampingi Anak-anak Membaca
apahabar.com

Pemkab Batola

Pura Jagat Natha Widya Natha, Bukti Kerukunan Beragama di Batola
apahabar.com

Pemkab Batola

Antisipasi Ledakan OTG, Kantor Camat Alalak Disulap Jadi Karantina
apahabar.com

Pemkab Batola

Program Masih Kurang Efektif, Batola Urung Raih SAKIP BB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com