Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Catat! Disetujui Menkes, Banjarmasin Berlakukan PSBB 1 Ramadan

- Apahabar.com Senin, 20 April 2020 - 13:08 WIB

Catat! Disetujui Menkes, Banjarmasin Berlakukan PSBB 1 Ramadan

Setelah disetujui Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bakal segera diterapkan di Kota Banjarmasin. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Setelah disetujui Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bakal segera diterapkan di Kota Banjarmasin.

Rencananya, PSBB di Banjarmasin mulai berlaku pada awal bulan Ramadan atau Jumat 24 April mendatang. Empat hari sebelumnya bakal dimanfaatkan dulu untuk simulasi.

“Mudahan mudahan paling lambat pemberlakukan 1 Ramadan. Kurang lebih 4 hari kita akan laksanakan sosialiasasi PSBB kepada masyarakat,” ujar Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, Senin (20/4).

Waktu selama 4 hari itu dimanfaatkan untuk melakukan persiapan pelaksanaan PSBB termasuk mekanisme penyaluran distribusi bantuan bagi warga miskin terdampak PSBB.

Selain itu Pemkot Banjarmasin juga akan berkoordinasi dengan Polresta Banjarmasin dan Kodim 1007/Banjarmasin untuk mendirikan Pos Pengamanan Kota (Pamkota) di tiga lokasi berbeda.

Satu pos induk nantinya terpusat di Balai Kota Banjarmasin. Dua sisanya di perbatasan kota dengan Kabupaten Banjar di Kilometer 6 dan perbatasan dengan Kabupaten Barito Kuala (Batola) di Handil Bakti.

“Di tiap kecamatan juga ada POSPAM dan sekaligus difungsikan untuk dapur umum,” pungkasnya.

Tak main-main, dengan pemberlakuan PSBB, beberapa ruas jalan di Kota Seribu Sungai juga akan ditutup. Ibnu bakal mengeluarkan peraturan wali kota atau perwali terbaru.

Selebihnya, Pemkot Banjarmasin akan mengintensifkan koordinasi dengan Pemprov Kalsel. Karena di tiap daerah seperti Banjarbaru, Batola dan Banjar juga mengajukan PSBB ke Kemenkes.

“Kami memperdayakan lurah, RT/RW untuk pelaksanan PSBB 14 hari ke depan bisa terlihat hasil pengurangan jumlah positif Corona,” tegasnya.

Lebih jauh Pemkot bakal mengadopsi kota lain yang lebih dahulu memberlakukan PSBB. Apakah itu DKI Jakarta atau daerah lainnya, Ibnu tak menyinggung lebih jauh.

“Jadi catatan dan diperbaiki bersama sama untuk memutus mata rantai Covid-19,” tuturnya.

Sebelumnya Banjarmasin dan Kota Tarakan di Kalimantan Utara telah disetujui untuk penerapan PSBB  pandemi corona atau Covid-19.

Hingga saat ini sedikitnya telah ada 17 Provinsi yang mengajukan PSBB untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona lewat Kemenkes.

“Sudah [Tarakan dan Banjarmasin],” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan corona Achmad Yurianto saat dikonfirmasi, Senin (20/4) pagi dilansir CNN Indonesia.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Tes SKB CPNS Kalteng Mulai 1 September, Simak Pesan Kepala BKD

Tak Berkategori

Video Ayu Ting Ting dan Adit Jayusman Terciduk Jalan Berdua, Pakai Gaun Mini dan Berpegangan Erat!

Tak Berkategori

Bioskop XXI Kembali Beroperasi, Nih Penjelasan Lengkap Duta Mall Banjarmasin
Banjir

Tak Berkategori

Puluhan Ribu Rumah di Banjarmasin Terendam, Berikut Data Lengkapnya
apahabar.com

Kalsel

Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel

Tak Berkategori

Di Paris, Pemerintah RI Promosi Jamu, Kopi, hingga Nasi Goreng
Barbuk

Tak Berkategori

Beragam Barbuk Dimusnahkan Kejari Kotabaru, dari Narkoba Hingga Sajam
apahabar.com

Tak Berkategori

Pilgub Kalsel 2020, TPS Khusus di Rutan Tanjung Tabalong, BirinMu Unggul Tipis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com