Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Catat, Hanya ASN Eselon III ke Bawah Terima THR Tahun ini

- Apahabar.com Selasa, 14 April 2020 - 17:52 WIB

Catat, Hanya ASN Eselon III ke Bawah Terima THR Tahun ini

Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto-Instagram

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah memutuskan hanya aparatur sipil negeri (ASN), TNI dan Polri golong eselon III ke bawah berhak menerima Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini.

Hal ini seperti disampaikan Manteri Keuangan Sri Mulyani usai rapat bersama Presiden Joko Widodo, Selasa (14/4).

“THR untuk ASN, TNI, dan Polri akan dibayarkan, untuk ASN TNI Polri seluruhnya, yang posisinya sampai dengan eselon III ke bawah,” ujar Sri Mulyani usai Sidang Kabinet Paripurna dalam video conference, Selasa (14/4).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu pun menjelaskan, THR yang didapat tidak sama seperti tahun sebelumnya.

THR tahun ini hanya berupa gaji pokok plus tunjangan melekat, seperti tunjangan istri/suami dan anak. Namun, tidak termasuk tunjangan kinerja (tukin).

“Jadi seluruh pelaksana dan eselon 3 ke bawah dapat THR dari gaji dan tunjangan melekat,” tegas Sri Mulyani.

Selain itu, bendahara negara itu memastikan, pensiunan ASN akan mendapat THR sesuai dengan tahun sebelumnya.

Lantaran, mereka dinilai merupakan kelompok rentan terpapar virus corona.

“Jadi THR akan dilakukan sesuai dengan siklusnya. Sekarang ini di dalam proses melakukan revisi perpres sesuai dengan instruksi bapak presiden bahwa THR untuk seluruh pejabat negara dan esleon I serta eselon II tidak dibayarkan,” ujar Sri Mulyani.

Dia pun menyebutkan, presiden, wakil presiden, bersama para menteri tidak akan mendapat THR tahun ini. Kebijakan yang sama juga akan berlaku bagi anggota DPR dan DPD.

“Untuk presiden, wapres, menteri, (anggota) DPR DPD, tidak dapat THR dengan keputusan tersebut,” sebut Sri Mulyani.

Saat ini, aturan mengenai pencairan THR masih diproses dan menunggu ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.

Beleid tersebut nantinya akan berupa Peraturan Presiden (Perpres).

“THR akan dilakukan sesuai siklusnya, sekarang proses revisi Perpres sesuai instruksi Presiden,” tandasnya.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah melakukan beberapa pertimbangan terkait pembayaran gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pertimbangan itu dilakukan dikarenakan beban keuangan negara saat ini begitu besar akibat pandemik virus corona (covid-19).

Di sisi lain, penerimaan negara juga diproyeksi bakal mengalami kontraksi akibat kegiatan ekonomi yang mengalami penurunan di tengah pandemik.

Oleh karenanya, pihaknya tengah membahas secara serius apakah kemungkinan pembayaran keduanya dapat ditunda atau dengan opsi lain.(kps/lip)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

BLT Pekerja Gelombang II Cair Akhir Oktober
apahabar.com

Nasional

KPK Tangkap 6 Orang, Termasuk Bupati Cianjur dan Kepala Dinas
apahabar.com

Nasional

PLN Ajak Masyarakat Beralih ke Kompor Listrik, Katanya Hemat Rp 50.000 per Bulan
apahabar.com

Nasional

2 Pria Banjarmasin Sembunyikan Ribuan Gram Sabu di Karung Bulog
apahabar.com

Nasional

Mantan Anggota DPRD Banjar Dipanggil KPK
apahabar.com

Nasional

Hong Kong Laporkan Kematian Pertama Akibat Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Jual Keperawanan Rp19 Miliar untuk Hidup Layak
apahabar.com

Nasional

Polisi Tembak Mati Seorang Pengedar Narkoba
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com