MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

Cegah Sebaran Corona, Ratusan Tahanan di Banjarmasin Dirumahkan

- Apahabar.com Senin, 6 April 2020 - 15:37 WIB

Cegah Sebaran Corona, Ratusan Tahanan di Banjarmasin Dirumahkan

Ratusan narapidana Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Teluk Dalam Banjarmasin dibebaskan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Teluk Dalam Banjarmasin kembali membebaskan puluhan narapidana, Senin (6/4) siang.

“Hari ini ada 41 orang yang dibebaskan,” kata Kepala Lapas Kelas II A Teluk Dalam Banjarmasin, Imam Setya kepada awak media.

Dibebaskannya mereka melalui program hak asimilasi dan integritas yang diatur dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor M.HH-19.PK/01.04.04 Tahun 2020. Pembebasan tersebut bertujuan mengurangi kepadatan di dalam Lapas, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Adapun jumlah tahanan yang dipulangkan dari hari pertama, Rabu (1/4) hingga Senin (6/4), berjumlah 281 orang.

“Setiap hari jumlahnya fluktuatif, hari pertama 15 orang, hari kedua 77 orang, hari ketiga 84 orang, hari keempat 64 orang dan hari ini 41 orang,” imbuhnya.

Pembebasan tahanan ini, kata Imam, akan terus dilakukan sesuai peraturan dari Kemenkumham, yakni hingga besok, Selasa (7/4).

“Besok, kita masih akan menyisir, siapa-siapa saja tahanan yang bisa memenuhi syarat untuk dibebaskan,” terangnya.

Syarat dibebaskannya sendiri ialah, para narapidana yang masa hukumannya di bawah 5 tahun dan telah menjalani setengah masa tahanan.

Kemudian pula, para tahanan yang telah menjalani 2/3 masa hukuman pada akhir Desember 2020.

Selain itu, tidak berlaku bagi narapidana yang masuk dalam kategori pidana PP 99 Tahun 2012, di antaranya kasus terorisme, narkoba yang masa hukumannya lebih 5 tahun, ilegal logging, korupsi dan kejahatan seksual anak.

Pun, kata Imam, dari surat edaran Ditjen Permasyarakat Kemenkumham RI, pihaknya juga diperintahkan untuk membebaskan para narapidana dengan masa tahanan pendek.

“Misalnya yang masa tahanannya cuma 6 bulan dan sudah menjalani separonya, kita juga akan pulangkan,” jelasnya.

Kendati demikian, Imam menjelaskan bahwa para narapidana ini tetap diwajibkan untuk melapor serta melakukan isolasi diri dalam rumah hingga masa tahanannya usai atau diberikan hak pembebasan bersyarat.

“Nanti ada dari pihak Balai Permasyarakatan (Bapas) yang mengawasi,” ujarnya.

Jika terbukti melanggar, Imam menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan untuk kembali menjebloskan mereka ke dalam sel tahanan.

Terakhir, Imam mengatakan bahwa dalam program ini tidak ada sepeser pun biaya yang dipungut.

“Saya biasanya menanyakan kepada mereka yang bebas, apakah anggota saya melakukan pungli, mereka serentak menjawab tidak ada. Kalau ketahuan akan saya tindak tegas,” tandasnya.

Reporter: Riyad Dhafi R
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sat Lantas Polres HSU Laksanakan Commander Wish Pagi Hari
apahabar.com

Kalsel

Waspada Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Kalsel Sudah 7.281 Kasus, Masyarakat Harus Lebih Waspada
apahabar.com

Kalsel

Gegara Pembeli Nyalakan Rokok, Kios Penjual Bensin di Kelayan A Terbakar
apahabar.com

Kalsel

PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19
apahabar.com

Kalsel

WBP Lapas Kelas IIA Banjarmasin Kebagian Daging Kurban
apahabar.com

Kalsel

Dandim 1022/Tanah Bumbu Kerahkan Personel Bantu Warga Pasang Kubah Musala
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Kelayan A, Jemaah Salat Magrib Kocar-kacir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com