Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Cerita Nenek 80 Tahun yang Kaget Dagangannya Diborong Bang Cuncung

- Apahabar.com Sabtu, 18 April 2020 - 16:46 WIB

Cerita Nenek 80 Tahun yang Kaget Dagangannya Diborong Bang Cuncung

Mbah Gimah saat dihentikan Syafruddin H Maming, didampingi Syarifudin, dan Ketua DPC PDIP, Zulkifli AR. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Semangat Mbah Gimah yang berusia 80 tahun untuk bertahan hidup bisa jadi mengalahkan mereka yang berusia jauh lebih muda.

Pada usia senjanya, Mbah Gimah yang hidup sebatang kara harus pontang-panting mendorong gerobak setiap hari untuk menjajakan sayuran dan jajanan lainnya.

Mengenakan sandal jepit dan topi daun yang melindungi kepalanya dari terik matahari, Mbah Gimah terlihat tegar. Berdagang adalah satu-satunya pekerjaan yang lakukan demi membayar uang kontrakan dan untuk makan sehari-hari.

Padahal, seandainya dagangannya habis terjual, ia hanya mendapat keuntungan Rp 50 ribu per hari. Namun, kondisi itu tak membuat semangatnya padam.

Hari ini, keberuntungan berpihak pada Mbah Gimah. Saat pagi menjelang siang, langkah Mbah Gimah terhenti. Dari jarak yang tak begitu jauh, ada seseorang yang memanggil dirinya.

“Mbah, sini! Mampir dulu,” kata seorang pria yang ternyata adalah anggota DPR RI, Syafruddin H. Maming. Di sebelahnya, juga ada Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin dan Ketua DPC PDIP, Zulkifli AR.

Syafruddin yang akrab disapa Bang Cuncung pun menghampiri Mbah Gimah. “Mbah jualan apa? Boleh kah saya beli semua jualannya?

Mbah Gimah menjawab, “Iya, boleh. Tapi, jangan sama gerobaknya, ya. Saya nanti nggak bisa jualan lagi.”

Tak berpikir panjang, Cuncung lalu mengeluarkan beberapa lembar uang berwarna merah dan membeli semua jualan Mbah Gimah.

“Ini, Mbah. Saya beli semua, ya. Terus jualannya ini nanti sampean bagikan ke tukang becak. Habis ini sampean pulang saja langsung ke rumah, istirahat,” ujar Bang Cuncung, sembari memegang pundak Mbah Gimah.

Mendapat rezeki tiba-tiba jelas membuat
Mbah Gimah terkejut. Ia tidak menyangka ada orang yang tiba-tiba memborong jualannya.

“Alhamdulillah. Hari ini saya dapat rezeki. Ada orang yang baik, mau membeli semua jualan saya. Tapi, anehnya jualannya malah di suruh dibagikan ke tukang becak. Siapa sih dia itu, Mas. Kok baik sekali,” ujarnya terharu.

Setelahnya, ia pun membagikan dagangannya kepada para tukang becak yang ia temui. Hari ini, Mbah Gimah pulang ke rumah dengan senyuman yang penuh dengan harapan.

Reporter: Masduki
Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kemelut PSBB Banjarmasin, Petugas Absen di Pos Jaga
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 Bertambah, Warga Alalak Jalani Rapid Test Masif
apahabar.com

Kalsel

PLN Pasok Listrik 69 Juta VA untuk Investor Baru di Kalimantan
apahabar.com

Kalsel

5 Pejabat Pemkot Banjarbaru Positif Covid-19!
apahabar.com

Kalsel

Wali Kota Banjarmasin Minta Tunda Pengesahan Perda Minol
apahabar.com

Kalsel

Kontes Durian Danau Tamiang Berlangsung Meriah
apahabar.com

Kalsel

Sempat Meningkat, Positif Covid-19 di Tabalong Turun Lagi
apahabar.com

Kalsel

Bantu Cegah Covid-19, Dewan Tapin Pangkas Anggaran Senilai Rp2 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com