Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Covid-19 di Kalsel Pagi Ini: PDP Naik Drastis, Banjarmasin Kian Kronis

- Apahabar.com Jumat, 17 April 2020 - 11:47 WIB

Covid-19 di Kalsel Pagi Ini: PDP Naik Drastis, Banjarmasin Kian Kronis

Di tengah pandemi Covid-19, Pemkot Banjarmasin siap memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) serupa DKI Jakarta. Foto-Humas Polda Kalsel for apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – Jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP bertambah lagi. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) menurun.

Hal itu berdasar update Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel, Jumat (17/4) pagi.

Tercatat PDP pagi ini melonjak jadi 18 kasus. Padahal sehari sebelumnya ‘hanya’ 12 kasus.

Adapun 6 kasus penambahan PDP pagi ini disumbang dari HSS sebanyak 2 kasus, Banjarmasin 2 kasus, Kabupaten Banjar 1 kasus dan Tanah Bumbu 1 kasus.

Sedangkan jumlah ODP pagi ini sebanyak 1.306. Turun 10 kasus dari hari sebelumnya 1.316 kasus.

ODP terbanyak masih diduduki Banjarmasin dengan 407 ODP, dan terendah Kotabaru dengan 15 ODP.

Sampai pagi ini, Banjarmasin memimpin klasemen kasus terbanyak terkait Covid-19 di Kalsel. Dengan jumlah ODP 407, diikuti PDP 6 kasus, positif dalam perawatan 20 kasus, positif sembuh 4 kasus dan positif meninggal dunia 5 kasus.

Banjarmasin sendiri telah menjadi wilayah transmisi lokal penularan Covid-19. Menyikapi itu, Wali Kota Ibnu Sina telah mengusulkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ke Kementerian Kesehatan.

“Karena selama ini kita membuktikan secara nyata penambahan kasus Corona. Berati pada kurva ketiga sudah naik dan meledak di kurva keempat. Itu prediksi ideologi,” ujar Ibnu kepada apahabar.com, belum lama tadi.

Jika Banjarmasin di-PSBB, Ibnu memastikan pihaknya siap secara kelengkapan medis. Mulai dari rumah sakit rujukan Covid-19, dan tenaga medis yang memadai.

Ibu kota Kalsel ini mungkin hanya perlu penambahan jumlah APD, rapid test, serta tempat karantina saja.

apahabar.com

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Puluhan Tahun Rasakan Gelap, Haruyan Dayak Bisa Nikmati Listrik
apahabar.com

Kalsel

Kisah Dian Mardhika, Juara Lomba Menulis Dispersip Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Enam Rumah di Tamban Raya Diganyang Api
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanbu: 11 Sembuh, 2 Positif
apahabar.com

Kalsel

Bupati Banjar Tandatangani Mou Perpajakan
apahabar.com

Kalsel

Berkah Ramadan, Polisi Berikan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran Eks Pasar Burung
apahabar.com

Kalsel

Pilwali Banjarmasin 2020, ASN dan Honorer Diminta Netral
apahabar.com

Kalsel

Geser Anggaran untuk Covid-19, Dewan di Kotabaru Apresiasi Kades Sidomulyo
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com