Breaking News! Tabrakan Horor di Kotabaru, Motor vs Mobil Honda BRV Di Mubes WAPDA ke-IV, Gubernur Kalsel Ungkap Proyek Siring Ponpes Darussalam Jembatan Ambruk, Warga Pingaran Ilir Terpaksa Menyeberang Pakai Perahu Tali Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel

Covid-19 di Kalsel Pagi Ini: PDP Naik Drastis, Banjarmasin Kian Kronis

- Apahabar.com     Jumat, 17 April 2020 - 11:47 WITA

Covid-19 di Kalsel Pagi Ini: PDP Naik Drastis, Banjarmasin Kian Kronis

Di tengah pandemi Covid-19, Pemkot Banjarmasin siap memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) serupa DKI Jakarta. Foto-Humas Polda Kalsel for apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – Jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP bertambah lagi. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) menurun.

Hal itu berdasar update Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalsel, Jumat (17/4) pagi.

Tercatat PDP pagi ini melonjak jadi 18 kasus. Padahal sehari sebelumnya ‘hanya’ 12 kasus.

Adapun 6 kasus penambahan PDP pagi ini disumbang dari HSS sebanyak 2 kasus, Banjarmasin 2 kasus, Kabupaten Banjar 1 kasus dan Tanah Bumbu 1 kasus.

Sedangkan jumlah ODP pagi ini sebanyak 1.306. Turun 10 kasus dari hari sebelumnya 1.316 kasus.

ODP terbanyak masih diduduki Banjarmasin dengan 407 ODP, dan terendah Kotabaru dengan 15 ODP.

Sampai pagi ini, Banjarmasin memimpin klasemen kasus terbanyak terkait Covid-19 di Kalsel. Dengan jumlah ODP 407, diikuti PDP 6 kasus, positif dalam perawatan 20 kasus, positif sembuh 4 kasus dan positif meninggal dunia 5 kasus.

Banjarmasin sendiri telah menjadi wilayah transmisi lokal penularan Covid-19. Menyikapi itu, Wali Kota Ibnu Sina telah mengusulkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ke Kementerian Kesehatan.

“Karena selama ini kita membuktikan secara nyata penambahan kasus Corona. Berati pada kurva ketiga sudah naik dan meledak di kurva keempat. Itu prediksi ideologi,” ujar Ibnu kepada apahabar.com, belum lama tadi.

Jika Banjarmasin di-PSBB, Ibnu memastikan pihaknya siap secara kelengkapan medis. Mulai dari rumah sakit rujukan Covid-19, dan tenaga medis yang memadai.

Ibu kota Kalsel ini mungkin hanya perlu penambahan jumlah APD, rapid test, serta tempat karantina saja.

apahabar.com

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Komunitas Sibernet Bagikan 80 Bungkus Nasi Sekitar Ponpes Al-Falah
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Pemilik SIM dan STNK di Banjarmasin Belum Selesaikan Administrasi Tilang
apahabar.com

Kalsel

Resmi Jabat Wabup HST, Berry: Save Meratus
Hipmi Kalsel

Kalsel

Ambil Formulir di Hari Terakhir, Qamal Bertekad Maksimalkan Struktur Organisasi BPD HIPMI Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Bulan Depan Resesi, Warga Kalsel Kencangkan Ikat Pinggang!
apahabar.com

Kalsel

Nekat Melawan Arus, 50 Pengendara Terjaring Razia

Kalsel

Kesadaran Prokes Masih Kurang, Tim Gabungan Bagikan Masker di Pasar Minggu Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Diduga Lepas Kendali, Minibus Tabrak Warung dan Pejalan Kaki di Gambut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com