Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Dampak PSBB Banjarmasin, Timbunan Sampah Berkurang

- Apahabar.com Kamis, 30 April 2020 - 16:14 WIB

Dampak PSBB Banjarmasin, Timbunan Sampah Berkurang

Ilustrasi sampah Banjarmasin. Foto-Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB), aktivitas yang biasa dilakukan warga Banjarmasin otomatis berkurang.

Hal itu rupanya berdampak positif terhadap berkurangnya timbunan sampah di Kota Banjarmasin.

Dalam situasi normal, sungguh tidak mudah menekan produksi sampah. Baik organik apalagi anorganik.

Semakin bebas aktivitas warga, kian banyak sampah dihasilkan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, Mukhyar mengakui terjadi penurunan potensi sampah sekalipun angkanya tak signifikan.

“Dari total sampah dalam sehari 400-500 ton terjadi pengurangan,” ujarnya.

Itu juga termasuk asumsi tambahan sampah 10 persen selama Ramadan yang biasa terjadi di tahun sebelumnya.

“Itu kan karena banyak rumah makan tutup sementara,” jelas dia.

Belum lagi tempat keramaian seperti Siring Pierre Tendean ditutup. Alhasil timbunan sampah mengalami pengurangan dari biasanya.

Sedangkan limbah Rumah Tangga (RT) mendominasi karena imbuan pemerintah untuk warganya cukup beraktivitas dan bekerja di rumah selama PSBB.

Jadinya warga tersebut tetap tetap membuang di Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

“Di sisi lain di Siring berkurang tetapi limbah rumah tangga tambah meningkat,” tegasnya.

Selain itu selama PSBB, 1.000 lebih petugas kebersihan dari DLH bekerja seperti biasa mengangkut limbah dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih.

Petugas kebersihan atau pasukan kuning ini dibekali id card untuk tidak mengganggu jam malam yang diterapkan Peraturan Wali (Perwali) Kota Banjarmasin Nomor 33 Tahun 2020.

“Pasukan kuning ini juga dikasih vitamin, masker dan sarung tangan supaya mencegah penyebaran virus Corona,” pungkasnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Malam Ini Banjarmasin Diselimuti Kabut Tipis Beraroma Pekat
apahabar.com

Kalsel

Hindari Kejenuhan OTG, Batola Minta Efektivitas Pemeriksaan Swab
apahabar.com

Kalsel

Akhirnya, Insentif Petugas Medis di Kotabaru Cair Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Cabup Balangan H Ansharuddin Jadi Khatib Salat Jumat di Masjid Ar Raudah Juai
apahabar.com

Kalsel

SMSI Kalsel Siap Tertibkan Media Siber
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel: 44 Orang Terpapar, Terbanyak dari Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Pilgub Kalsel 2020, Netralitas Kejaksaan Negeri Rantau Kembali Diuji
apahabar.com

Kalsel

Jasa Raharja Keluarkan Rp3 Miliar Untuk Korban Meninggal di Jalan Raya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com