Kemenpora Cetak 5 Ribu Pengusaha Muda, Hipmi Siap Berkolaborasi Resmi, Pekapuran Raya-Pemurus Dalam Zona Hitam Covid-19! H2 Juli, Kalsel Tambah Ratusan Kasus Baru Covid-19 Hore! Listrik Gratis Diperpanjang hingga September Tak Punya Izin, Pemkot Banjarmasin Kembalikan Rp 200 Juta ke Pengusaha Advertising




Home Kalsel

Kamis, 30 April 2020 - 16:14 WIB

Dampak PSBB Banjarmasin, Timbunan Sampah Berkurang

Uploader - Apahabar.com

Ilustrasi sampah Banjarmasin. Foto-Dok.apahabar.com

Ilustrasi sampah Banjarmasin. Foto-Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB), aktivitas yang biasa dilakukan warga Banjarmasin otomatis berkurang.

Hal itu rupanya berdampak positif terhadap berkurangnya timbunan sampah di Kota Banjarmasin.

Dalam situasi normal, sungguh tidak mudah menekan produksi sampah. Baik organik apalagi anorganik.

Semakin bebas aktivitas warga, kian banyak sampah dihasilkan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, Mukhyar mengakui terjadi penurunan potensi sampah sekalipun angkanya tak signifikan.

“Dari total sampah dalam sehari 400-500 ton terjadi pengurangan,” ujarnya.

Itu juga termasuk asumsi tambahan sampah 10 persen selama Ramadan yang biasa terjadi di tahun sebelumnya.

Baca juga :  H2 Juli, Kalsel Tambah Ratusan Kasus Baru Covid-19

“Itu kan karena banyak rumah makan tutup sementara,” jelas dia.

Belum lagi tempat keramaian seperti Siring Pierre Tendean ditutup. Alhasil timbunan sampah mengalami pengurangan dari biasanya.

Sedangkan limbah Rumah Tangga (RT) mendominasi karena imbuan pemerintah untuk warganya cukup beraktivitas dan bekerja di rumah selama PSBB.

Jadinya warga tersebut tetap tetap membuang di Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

“Di sisi lain di Siring berkurang tetapi limbah rumah tangga tambah meningkat,” tegasnya.

Baca juga :  Perjalanan Panjang Ipda Arifin; Saat Kecil Jadi Petani, Kini Jadi Perwira Polisi

Selain itu selama PSBB, 1.000 lebih petugas kebersihan dari DLH bekerja seperti biasa mengangkut limbah dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih.

Petugas kebersihan atau pasukan kuning ini dibekali id card untuk tidak mengganggu jam malam yang diterapkan Peraturan Wali (Perwali) Kota Banjarmasin Nomor 33 Tahun 2020.

“Pasukan kuning ini juga dikasih vitamin, masker dan sarung tangan supaya mencegah penyebaran virus Corona,” pungkasnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

DPRD Batola Cegah Karhutla Lewat Perda Terakhir
apahabar.com

Kalsel

Puting Beliung Amuk 12 Rumah di Candi Laras Utara Tapin
apahabar.com

Kalsel

Bercampur Gas, Air Sumur Bor Badandan Masih Tanda Tanya
apahabar.com

Kalsel

Kemelut PSBB Banjarmasin, Petugas Absen di Pos Jaga
apahabar.com

Kalsel

Hujan Dominasi Prakiraan Cuaca di Kalsel untuk Siang Ini
apahabar.com

Kalsel

Aipda Sumantri, Polisi Teladan di Kotabaru yang Diganjar Penghargaan Kapolri
apahabar.com

Kalsel

Sejumlah Korban Copet Lapor ke Polsekta Banjarmasin Tengah
apahabar.com

Kalsel

271 Pasien DBD, Dinkes Banjar Himbau Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com