Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru

Dampak PSBB Banjarmasin, Timbunan Sampah Berkurang

- Apahabar.com Kamis, 30 April 2020 - 16:14 WIB

Dampak PSBB Banjarmasin, Timbunan Sampah Berkurang

Ilustrasi sampah Banjarmasin. Foto-Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB), aktivitas yang biasa dilakukan warga Banjarmasin otomatis berkurang.

Hal itu rupanya berdampak positif terhadap berkurangnya timbunan sampah di Kota Banjarmasin.

Dalam situasi normal, sungguh tidak mudah menekan produksi sampah. Baik organik apalagi anorganik.

Semakin bebas aktivitas warga, kian banyak sampah dihasilkan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, Mukhyar mengakui terjadi penurunan potensi sampah sekalipun angkanya tak signifikan.

“Dari total sampah dalam sehari 400-500 ton terjadi pengurangan,” ujarnya.

Itu juga termasuk asumsi tambahan sampah 10 persen selama Ramadan yang biasa terjadi di tahun sebelumnya.

“Itu kan karena banyak rumah makan tutup sementara,” jelas dia.

Belum lagi tempat keramaian seperti Siring Pierre Tendean ditutup. Alhasil timbunan sampah mengalami pengurangan dari biasanya.

Sedangkan limbah Rumah Tangga (RT) mendominasi karena imbuan pemerintah untuk warganya cukup beraktivitas dan bekerja di rumah selama PSBB.

Jadinya warga tersebut tetap tetap membuang di Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

“Di sisi lain di Siring berkurang tetapi limbah rumah tangga tambah meningkat,” tegasnya.

Selain itu selama PSBB, 1.000 lebih petugas kebersihan dari DLH bekerja seperti biasa mengangkut limbah dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih.

Petugas kebersihan atau pasukan kuning ini dibekali id card untuk tidak mengganggu jam malam yang diterapkan Peraturan Wali (Perwali) Kota Banjarmasin Nomor 33 Tahun 2020.

“Pasukan kuning ini juga dikasih vitamin, masker dan sarung tangan supaya mencegah penyebaran virus Corona,” pungkasnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Insiden Pecah Ban Garuda di Bandara Syamsudin Noor Ditangani KNKT
apahabar.com

Kalsel

Sosialisasi Kepemudaan KNPI untuk Kemenangan Pemuda Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Malam Puncak Haornas 2019, Sungai Martapura Gemerlap
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Kabupaten Banjar; 58 ODP, 1 PDP Dirujuk ke RSUD Ulin
apahabar.com

Kalsel

Ibu-ibu Banua Padang Desak Kades dan Polsek Tutup Warung Jablay
apahabar.com

Kalsel

Tim SAR Brimob Kalsel Bantu Aktivitas Harian Korban Banjir di Tanbu
apahabar.com

Kalsel

Kembangkan Bisnis di Bandara, Angkasa Pura Kumpulkan Ratusan Pengusaha
apahabar.com

Kalsel

Jelang Lebaran, Marbot dan Ulama di HST Dapat Insentif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com