Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Dear ‘Polisi India’, Jangan Beraksi di Banjarmasin

- Apahabar.com Jumat, 24 April 2020 - 00:45 WIB

Dear ‘Polisi India’, Jangan Beraksi di Banjarmasin

Wakapolresta Banjarmasin AKBP Sabana Atmojo usai menggelar patroli jelang PSBB, Kamis (23/4) malam. apahabar.com/Riyad Dafhi

apahabar.com, BANJARMASIN – Wakapolresta AKBP Sabana Atmojo merespons rencana pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Banjarmasin.

Polisi, kata Sabana, siap mengedepankan sikap persuasif, preventif, dan preemtif saat pandemi Covid-19.

“Polisi akan bersikap humanis dalam penerapannya,” kata Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Sabana Atmojo, Kamis (24/4) malam.

Dalam Undang-Undang (UU) Kekarantinaan, ada sanksi bagi mereka yang bandel.

Di UU Karantina itu yang melanggar akan dipenjara 1 tahun dan denda Rp100 juta

“Polisi sebisa mungkin tidak akan melakukan tindakan represif,” jelas eks kapolres Hulu Sungai Tengah itu.

Dari pendekatan itu masyarakat diharapnya bisa mematuhi aturan.

Termasuk mendukung ketentuan PSBB, seperti pembatasan jam malam.

Satpol PP berencana memanfaatkan rotan selayaknya perangkat yang dipakai polisi di India merazia warganya yang nekat keluar rumah saat lockdown.

Wakapolresta berharap agar tindakan seperti itu tidak terjadi di Kota Banjarmasin.

“Diharapkan tidak begitu, di peraturan wali kota juga tidak diatur, mukul-mukul tidak boleh,” ujarnya sembari tertawa.

“Kita mengutamakan tindakan humanis, simpatik, mengutamakan pencegahan. Diharapkan yang sudah tahu aturan, kalau masih membangkang kita lakukan upaya refresif atau penegakan hukum tanpa kekerasan,” tandasnya.

Petugas Satpol PP Banjarmasin bakal meniru gaya polisi India merazia warganya yang nekat keluar rumah saat lockdown atau PSBB. Dibekali pentungan berbahan rotan, ‘pukulan kasih sayang’ akan diberikan kepada warga yang bandel saat jam malam berlaku di Banjarmasin. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Wali Kota Ibnu Sina berencana memberlakukan PSBB per hari ini, Jumat (24/3).

Jam malam diberlakukan dari pukul 21.00 hingga 06.00. Kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Wali (Perwali) Kota Banjarmasin Nomor 33 Tahun 2020.

Sebelum PSSB resmi berlaku, Pemkot Banjarmasin memanfaatkan waktu yang ada guna simulasi.

Sejauh simulasi dilakukan, rupanya masih banyak warga yang berkeliaran di jalan. Mereka seolah tak takut pada ancaman Covid-19 yang telah mewabah.

Petugas dari Satpol PP pun berencana mengadopsi sistem yang digunakan oleh polisi di India saat pandemi. Ratusan batang rotan pun disiapkan.

“Di PSBB tidak boleh ada warga keluar di saat malam hari. Jika keluyuran, maka kami tindak dengan pukulan kasih sayang menggunakan rotan seperti polisi India,” ujar Plt Kepala Satpol PP Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik dihubungi apahabar.com, Kamis (23/4).

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mahasiswi ULM Jadikan Lebah Madu Kelulut Sebagai Bahan Skripsi
apahabar.com

Kalsel

Gugah Kesadaran Warga Pakai Masker, Polsek Banjarbaru Barat Upayakan Segala Cara
apahabar.com

Kalsel

Salurkan Bantuan Kapolri, Kapolres Tanah Laut Ingatkan Pesan Protokol Kesehatan pada Warga
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Warga Banjarmasin Jalani Test Swab, Tunggu Hasilnya
apahabar.com

Kalsel

Terapkan Perbup Nomor 20, Polres Tapin Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
apahabar.com

Kalsel

Air Terjun Pancuran Tinggi, Wisata Tersembunyi Pegunungan Halong
apahabar.com

Kalsel

Awal Tahun 2020, Kalsel Terendam Banjir
apahabar.com

Kalsel

Keberadaan Balai Adat Dayak Batulasung Diharap Sesuai Fungsinya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com