Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan Kapolresta Palangka Raya: Langgar PPKM Bakal Ditindak Tegas! Kasus Covid-19 Meningkat, Palangka Raya Resmi Terapkan PPKM

Demi Belikan APD Tim Kesehatan, Wakil Ketua Dewan Kalsel Rela Tak Terima Gaji 6 Bulan

- Apahabar.com Rabu, 1 April 2020 - 09:07 WIB

Demi Belikan APD Tim Kesehatan, Wakil Ketua Dewan Kalsel Rela Tak Terima Gaji 6 Bulan

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Syaripuddin. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Syaripuddin, siap tak menerima gaji selama enam bulan ke depan untuk membantu tim medis memiliki Alat Pelindung Diri (APD).

“Upaya tim medis dalam penanganan terdepan covid 19 ini, (mereka) rela tidak pulang ke rumah, ada yang sampai tidak diterima di kampung halaman karena menangani pasien covid 19,” Kata Muhammad Syaripuddin, Selasa (31/3).

Melihat kondisi itu, Bang Dhin –akrab dia disapa-, mengaku iba atas usaha keras tim medis yang selalu siaga menangani covid-19 di Provinsi Kalsel. Ditambah saat ini jumlah pasien terkonfirmasi terus bertambah, dari satu orang meningkat langsung lima, dan kini menjadi delapan orang kasus positif terjangkit Corona.

Nantinya, kata Bang Dhin, uang tersebut akan dibelikan APD, antiseptik, makanan dan minuman penambah nutrisi untuk tim medis.

Bang Dhin yang juga menjabat Sekretaris DPD PDI Perjuangan (PDIP) Provinsi Kalsel juga menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDIP, untuk menyalurkan APD ke sejumlah rumah sakit. Seperti misalnya RSUD Ulin, RS Ratu Zalecha dan RS Idaman.

“Tidak hanya itu, BAGUNA PDIP juga aktif dalam berbagai program lainya di Masyarakat,” sambungnya.

Tidak sampai di situ dia juga mengajak sejawatnya di DPRD Kalsel dan para pemangku kepentingan serta pejabat publik untuk berempati, untuk sama-sama melawan Covid 19 di Kalsel.

“Pejabat dan ASN untuk melakukan penghematan pengeluaran daerah, melalui pemotongan anggaran perjalanan dinas atau tugas luar, dan bentuk penghematan operasional atau kegiatan lainnya,” tegas Bang Dhin.

Sekedar informasi, jumlah terkonfirmasi Covid 19 di Kalsel terus alami peningkatan. Terbaru 31 Maret, jumlahnya memcapai 8 orang dan ada ribuan ODP.

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Razia Valentine, Berikut Nama Hotel yang Melanggar di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kena Sidak, Seorang Warga Batola Dihukum Menghafal Pancasila
apahabar.com

Kalsel

HAN 2019, TK Balangan Gelar Karnaval
apahabar.com

Kalsel

Penuhi Panggilan Penyidik Siang Ini, WR III ULM Tanpa Didampingi Kuasa Hukum
apahabar.com

Kalsel

Puncak Peringatan Haul Guru Sekumpul Menggema di Siring Laut Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel 10 Oktober: 53 Kasus Positif dan 39 Pasien Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Pimpin Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Pj Bupati Balangan H Syaifullah Singgung Pentingnya Peningkatan Pelayanan
apahabar.com

Kalsel

Irigasi Jebol, Petani Desa Bincau Menjerit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com