Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif

Dewan Kota Tak Dilibatkan Bahas PSBB

- Apahabar.com Kamis, 23 April 2020 - 20:02 WIB

Dewan Kota Tak Dilibatkan Bahas PSBB

Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, M. Isnaini. Foto-apahabar.com/Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Banjarmasin, pembahasannya diungkapkan anggota DPRD setempat tidak pernah melibatkan wakil rakyat.

Kebijakan yang akan diterapkan, Jumat (24/04) besok, ternyata belum ada pembahasan serius antara eksekutif dan legislatif.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banjarmasin, M Isnaini mengaku dalam beberapa kali rapat anggaran dengan Pemkot Banjarmasin, Wali Kota Ibnu Sina tidak pernah membahas PSBB secara detail dengan Badan Anggaran DPRD Banjarmasin.

“Terakhir rapat Gugus Tugas Covid-19 Banjarmasin dengan Banggar tidak ada penyampaian PSBB dan bagaimana teknisnya, begitu juga berapa anggaran yang diperlukan untuk menghadapi PSBB tidak pernah dibahas dengan DPRD Banjarmasin,” terang Isnaini, Kamis (23/04).

Sampai dengan pelaksanaan kebijakan PSBB besok sekalipun anggota dewan tidak tahu menahu seperti apa teknis pelaksanaannya ke masyarakat.

Tak hanya itu, data penerima bantuan sosial lanjut Isnaini masih belum valid hanya menggunakan data dari Dinas Sosial. Sementara masyarakat terdampak Covid-19 tidak hanya masyarakat miskin sudah terdata.

“Kami pun tidak tahu bagaimana kesiapan dan teknis distribusi sembako PSBB ini. Wali kota tak ada penyampaian ke dewan membahas PSBB. Seperti anggaran yang mana digunakan saat PSBB ini. Itu tidak ada dibahas bersama eksekutif,” jelas Politisi Gerindra ini.

Dikatakan Isnaini, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui, sejauh mana kesiapan PSBB yang besok sudah dilakukan.

Isnaini mengaku, pihaknya juga terkejut ketika wali kota secara resmi mengumumkan PSBB beberapa waktu lalu, padahal, sebelumnya tidak ada pembahasan secara detail oleh Pemkot Banjarmasin bersama dewan.

“Kami Banggar DPRD tidak pernah membahas soal anggaran untuk PSBB. Sekarang dana dari mana yang digunakan untuk PSBB kami juga tidak tahu,” kata dia.

Selain itu, Isnaini menilai PSBB harus dipertimbangkan secara matang sebelum dilakukan. Apalagi sampai saat ini data warga mendapat bantuan tidak valid.

Bahkan kesiapan perbatasan menurut Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin tidak hanya di darat tetapi juga dari sungai.

“Kota kita ini kan melekat dengan sungai. Tidak hanya di darat. Seperti apa pengawasannya dari jalur sungai. Maka itu kami merasa tidak dilibatkan untuk membahas kesiapan PSBB ini. Wali kota terlalu over confidence menerapkan PSBB ini,” ungkapnya.

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Apriaanoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cegah Covid-19, Sayed Jafar Sebar Ratusan Masker di Siring Laut
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Kalsel Hampir Sentuh 4 Ribu Kasus
apahabar.com

Kalsel

Kapolres bersama Komisioner KPU dan Bawaslu Sepakat Ciptakan Situasi Aman di Pilkada Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Sekretariat DPRD Kalsel Berjanji Menekan Pemborosan Anggaran
apahabar.com

Kalsel

Waspada Potensi Karhutla di Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Mudik, 6.836 Orang Tinggalkan Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Juni-Agustus, 36 Budak Sabu Ditangkap di Tanah Laut
Gubernur

Kalsel

Debat Wagub Kalsel Singgung Nasib Pesantren, Difriadi Klaim Sudah Beri Bukti
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com