Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir

Di Banjarmasin, Pengidap Covid-19 Boleh Karantina Mandiri dengan Syarat…

- Apahabar.com Jumat, 17 April 2020 - 18:08 WIB

Di Banjarmasin, Pengidap Covid-19 Boleh Karantina Mandiri dengan Syarat…

lustrasi karantina mandiri pengidap Covid-19. Foto-Tirto.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Keduanya warga Kelurahan Kuin Utara dan terinfeksi karena berinteraksi langsung dengan pasien Ulin-1.

Pasien Ulin-1 telah sembuh dari Covid-19. Lalu kenapa kedua pasien itu tak dirawat di rumah sakit rujukan saja?

Juru Bicara Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Banjarmasin, Machli Riyadi menerangkan kedua pasien ini dinyatakan positif Corona sejak 30 Maret lalu.

Sejak diketahui terpapar, keduanya tidak menunjukan gejala berat Corona seperti batuk, sesak nafas dan sebagainya.

Karenanya, Dinkes Banjarmasin membolehkan keduanya menjalani karantina mandiri di rumah sekalipun kondisi RSUD Ulin belum over kapasitas.

Karantina mandiri ia perbolehkan dengan syarat pengawasan ketat dari tim medis.

“Karena yang bersangkutan tidak ada gejala Covid-19,” ujar Machli.

Machli mengungkapkan perlu untuk diketahui bersama ada beberapa mekanisme respons karantina pasien positif Corona.

Misalnya meskipun Pasien Dalam Pengawasan (PDP) positif tidak harus dirawat di RS rujukan.

Semua tergantung tingkatannya. Jika tanpa gejala dan ringan cuma mengisolasi di rumah saja dengan pengawasan Dinkes.

Kemudian untuk gejala sedang langsung dilarikan ke RS darurat. Dan jika sudah darurat dan bahaya baru dirujuk ke RS sesuai arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Jadi untuk kedua pasien itu cukup mengisolasi di rumah sampai dinyatakan sembuh,” pungkasnya.

Sampai sekarang kedua pasien tersebut menjalani isolasi mandiri selama 18 hari di rumahnya.

“Kesehatan mereka selalu terpantau oleh kami bagus saja dan sehat,” tandasnya.

Kedua pasien ini masuk dalam 28 kasus Corona di Banjarmasin. Sebanyak 21 kasus sedang dalam perawatan dan 5 pasien dinyatakan meninggal dunia. Kemudian 4 pasien dinyatakan sembuh.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pilbup HST: Kuda Hitam Tunjukkan Eksistensi, Berry Jalin Komunikasi
Gaji Ribuan Guru

Kalsel

Horee, Tahun Depan Gaji Ribuan Guru Honorer Banjarmasin Dipastikan Naik
apahabar.com

Kalsel

Mulai Rp15 Ribu, Solchic Banjarmasin Tawarkan Promo Pesta Ulang Tahun Anak
apahabar.com

Kalsel

Korban Tenggelam Tak Kunjung Ditemukan, Tim SAR Lakukan Penyisiran
apahabar.com

Kalsel

Lebaran, Limbah Rumah Tangga di Kota Banjarmasin Paling Dominan
apahbar.com

Kalsel

Gelar Makesta, IPNU-IPPNU Inginkan ‘Pelajar Bermartabat’

Kalsel

Warga Sangat Antusias Terhadap Program Khitanan Gratis Satgas TMMD Kodim 1022/Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

Manfaat JKN-KIS, Dokter Aminah: Paling Terasa untuk Pasien Kronis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com