Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Di Kalsel, Angkutan Umum Boleh Beroperasi Saat PSBB

- Apahabar.com Senin, 27 April 2020 - 14:09 WIB

Di Kalsel, Angkutan Umum Boleh Beroperasi Saat PSBB

epala Bidang Lalu Lintas Jalan, Gusti Nur Aina bersama Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan, Muhammad Arief memberikan sosialisasi kepada pars supir angkutan umum di Terminal Kilometer 6. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Moda transportasi umum masih dibolehkan beroperasi selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kalimantan Selatan.

Syaratnya mereka mesti mengurangi kapasitas penumpang hingga 50 persen.

“Kalau angkutan umum, pembatasannya 50 persen dari kapasitas angkut atau seat. Misal angkot seat-nya ada 12, maka hanya boleh mengangkut 6 orang saja,” ungkap Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan, Muhammad Arief kepada apahabar.com, Senin (27/4) siang.

Seperti diketahui, usai disahkannya PSBB di Banjarmasin, Wali Kota Ibnu Sina mengeluarkan Perwali Nomor 33 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan PSBB dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019.

Kebijakan tersebut mengatur tentang pembatasan jam malam. Yaitu mulai pukul 21.00 sampai pukul 06.00.

Lalu, pembatasan angkutan penumpang juga berlaku bagi moda transportasi milik pemerintah seperti Bus Rapid Transit (BRT) Banjar Bakula.

Selain membatasi jumlah penumpang, mereka juga diminta mengurangi jam pelayanan operasional setiap armada.

“Penumpang yang diperbolehkan naik BRT maksimal hanya 12 orang saja. Kemudian juga diwajibkan menggunakan masker dan duduk berjarak, jadi tidak ada lagi yang berdiri,” beber dia.

Secara rutin, UPTD Terminal B Dishub Kalsel gencar mensosialisasikan pembatasan angkutan penumpang khususnya ke para supir di Terminal Kilometer 6.

Terkait status Banjarmasin yang menggulirkan PSBB, namun aturan diperketat hanya pada jam malam. Saat siang hari, aktivitas angkutan transportasi masih diperbolehkan dengan catatan pembatasan sesuai Perwali yang disahkan.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Mulai Tutup Pintu Perbatasan dengan Batola
apahabar.com

Kalsel

Kemenkumham Kalsel Bekali Pemahaman Peran Notaris
Haderawi

Kalsel

Kabar Duka, Guru Haderawi HK Meninggal Dunia di Usia 65 Tahun
apahabar.com

Kalsel

Relawan Terus Berdatangan, Cari Pemuda yang Tenggelam di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Haul Guru Sekumpul Bebas Atribut Politik, Simak Amanah Keluarga
apahabar.com

Kalsel

BPBD Segera Pasok Logistik untuk Korban Kebakaran di Batulicin

Kalsel

Alhamdulillah, Korban Banjir di Banjarmasin Kini Bisa Berobat Gratis
apahabar.com

Kalsel

Pemasangan APK Langgar Aturan, PKS Salahkan Pihak Ketiga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com