Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Korban Jiwa, Warga HST Tewas Cara Nonton Live Streaming Liga Champions Chelsea vs Sevilla di SCTV & Vidio.com Malam Ini 7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan

Disinfektan Berbahan Alami, Kalsel Produksi Ratusan Liter Setiap Hari

- Apahabar.com Senin, 6 April 2020 - 19:17 WIB

Disinfektan Berbahan Alami, Kalsel Produksi Ratusan Liter Setiap Hari

Gubernur Kalsel saat memegang jeriken disinfektan berbahan alami. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Dinas Kehutanan bekerja sama dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Selatan membuat terobosan baru dalam upaya mematikan wabah virus Covid-19 melalui disinfektan ramah lingkungan.

Disinfektan ramah lingkungan itu diolah dari pembakaran cangkang sawit yang kemudian menghasilkan asap cair.
Dalam satu hari proses produksi mampu menghasilkan hingga 800 liter.

“Produksi kita 800 liter perhari, itu mampu menyemprot sebanyak 80 ribu liter setelah dicampur air,” ungkap Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol saat ditemui di halaman Kantor Setdaprov Kalsel, Senin (6/4).

Produksi pengolahan telah dikerjakan sejak minggu lalu, namun secara resmi Gubernur Sahbirin Noor melakukan pelepasan kepada 230 personel Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang akan melaksanakan tugas di lapangan.

“Kita tidak bisa memprediksi ini berakhir cepat. Tapi diharapkan bisa ditindaklanjuti oleh Gugus Tugas Covid-19 Kalsel,” harapnya

Proses pengerjaan dilakukan oleh Dishut Kalsel, sedangkan untuk bahan baku didistribusikan oleh Disbunnak Kalsel melalui kerjasama dengan pihak perusahaan sawit.

Walau diklaim ramah lingkungan, namun penggunaannya diprioritaskan untuk bagian permukaan benda saja. Dari segi tekstur, larutan cairan ini berwarna hitam pekat dan masih tersisa ampas dari pembakaran. Baunya pun cukup tajam akibat proses pembakaran tadi.

“Untuk skala tertentu juga bisa digunakan sebagai hand sanitizer. Memang baunya agak menonjol seperti kita makan bandeng asap. Tetapi saya rasa dengan kondisi ini maklum saja,” kata Hanif

Tak hanya cangkang sawit, disinfektan ini juga dapat diolah dari bahan alami lainnya seperti kayu-kayuan, batok kelapa hingga karet. Menurut Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi, bahan baku dipilih berdasarkan kualitas terbaik yang telah direkomendasikan sebelumnya.

“Ini upaya kita agar tidak tergantung kepada disinfektan pabrikan. Bahannya pun aman digunakan untuk cuci tangan pada hari-hari biasa,” jelasnya

Reporter: Musnita Sari
Editor: Puja Mandela

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

Kadishut Kalsel Pantau Kesiapan Lokasi KTH Suka Maju
apahabar.com

Dishut Kalsel

Di Tengah Pandemi, Dishut Kalsel Distribusikan 10.000 Bibit Sengon ke KPH Hulu Sungai
apahabar.com

Dishut Kalsel

Dishut Kalsel Siap Tanam Mangrove di Lahan Seluas 2 Ribu Hektare
apahabar.com

Dishut Kalsel

Dekonsentrasi, Pola Terbaik Capai Efektifitas Otonomi Daerah Bidang Kehutanan Kalsel
apahabar.com

Dishut Kalsel

Pelayanan Publik Terbaik, Paman Birin: Cuma Kalsel dan Jatim yang Dapat
apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Tala dan BPKH Banjarbaru Lakukan Tata Batas Kawasan Hutan
apahabar.com

Dishut Kalsel

Dalkar Tahura Sukses Padamkan Karhutla di Kiram
apahabar.com

Dishut Kalsel

Puluhan Tenaga Kontrak Pengamanan Hutan Ikuti Pelatihan Bela Negara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com