Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Ditutup Kamis, Sudah 7,65 Juta Akun Daftar Program Kartu Prakerja

- Apahabar.com     Rabu, 22 April 2020 - 20:09 WITA

Ditutup Kamis, Sudah 7,65 Juta Akun Daftar Program Kartu Prakerja

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 14 dibuka siang ini. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari menyebutkan sebanyak 7.658.122 user mendaftar program Kartu Prakerja per 22 April 2020 hingga pukul 16.17 WIB.

“Sampai pukul 16.17 WIB tadi total user yang mendaftar dari gelombang pertama sampai sekarang berjumlah 7.658.122 orang,” katanya dalam diskusi publik secara daring di Jakarta, Rabu (22/04).

Sementara khusus gelombang kedua terdapat 1.044.312 user yang mendaftar program Kartu Prakerja per hari ini hingga pukul 16.17 WIB.

Denni mengatakan angka tersebut menunjukkan tingginya antusias masyarakat terhadap program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dari para calon pencari kerja di tengah pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, pencapaian itu turut mengindikasikan bahwa pemerintah dapat menciptakan sebuah mekanisme pendaftaran yang inklusif, accessible, dan mudah bagi masyarakat Indonesia.

“Itu merefleksikan animo dari masyarakat ditambah dengan kemudahan mendaftar serta informasi yang sampai kepada masyarakat,” ujarnya.

Oleh karena itu, Denni menyatakan pihaknya akan terus meningkatkan kemampuan IT untuk memastikan semua proses dapat berjalan dengan baik.

Ia juga mengimbau agar masyarakat dapat segera mendaftar program Kartu Prakerja gelombang dua karena penutupannya dilakukan pada Kamis (23/04) pukul 16.00 WIB.

“Pendaftaran gelombang kedua ditutup besok pukul 16.00 WIB karena kami belajar dari pengalaman bahwa memproses data, verifikasi kembali, dan memastikan tidak terjadi kesalahan dalam menciptakan virtual account ternyata sangat kompleks,” jelasnya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Skema Pembiayaan Ibu Kota Akan Dirombak
Presiden Jokowi

Dinas PUPR Kalsel

Fix, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Tapin
apahabar.com

Nasional

Anak Krakatau ‘Berdehem’ 9 Kali
Pandemi

Nasional

Selama Pandemi, MUI Ungkap Ada 34 Ribu Pasangan Menikah di Usia Dini
Habib Thohir Alkaff

Nasional

Kabar Duka, Habib Thohir Alkaff Tegal Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Debat Keempat Capres 2019, Jokowi: Pemerintah Perlu ‘Dilan’
apahabar.com

Nasional

Belum Sempat Dirujuk, Pasien Suspect Corona di Cianjur Meninggal
apahabar.com

Nasional

Memanas dengan China, Jokowi Gandeng Jepang di Natuna
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com