Alasan MK Tolak Gugatan Khairil Soal Hasil Pilgub Kalsel Doktor Kehormatan Paman Birin Ditolak Usai Audiensi, Rektor Sutarto: BEM ULM ‘Maulu-ulu’ CATAT! Per Hari Ini Tarif PCR di Kalsel Wajib Rp 300 Ribu Realisasi Kompensasi Tambang Sebuku Macet, Aliansi Kotabaru Ancam Kerahkan Massa Blakblakan Ayah Pemenggal Kepala Ibu Muda di Belda Banjarmasin

Dorong Daya Beli, Bank Mandiri Gratiskan Biaya Isi Saldo GoPay

- Apahabar.com     Rabu, 1 April 2020 - 18:41 WITA

Dorong Daya Beli, Bank Mandiri Gratiskan Biaya Isi Saldo GoPay

Ilustrasi Gopay. Foto- Katadata/Ajeng Dinar Ulfiani

apahabar.com, JAKARTA – Bank Mandiri menggratiskan biaya isi saldo GoPay melalui kanal elektronik untuk mendorong daya beli masyarakat di tengah tantangan pandemi Covid-19.

“Ini merupakan kolaborasi kami dan Gojek untuk meningkatkan daya beli masyarakat agar menggerakkan roda perekonomian nasional, di tengah tantangan penurunan konsumsi masyarakat akibat Covid-19,” kata SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri, Thomas Wahyudi di Jakarta, Rabu (01/04).

Menurut dia, pembebasan biaya tersebut akan dilakukan dengan skema uang kembali atau cashback di akun GoPay pengguna berlaku hingga 31 Mei 2020.

Nantinya, pengguna yang mengisi GoPay melalui layanan elektronik Bank Mandiri, termasuk Mandiri Online, akan mendapat cashback yang diberikan langsung di akun masing-masing pengguna.

Pemanfaatan aplikasi ojek dalam jaringan, Gojek, lanjut Thomas, dapat menjadi katup penyelamat ekonomi Indonesia yang masih mengandalkan konsumsi rumah tangga.

Pasalnya, aplikasi Gojek dapat mendukung aktivitas transportasi, layanan jasa, maupun kegiatan belanja masyarakat secara digital.

Untuk memudahkan pengguna aplikasi itu dalam melakukan isi saldo ojek daring, bank BUMN itu juga telah mengembangkan layanan kanal elektronik yang dapat diakses dengan Mandiri Online dan anjungan tunai mandiri (ATM).

Layanan Mandiri Online, kata dia, saat ini telah digunakan oleh lebih dari 4,9 Juta nasabah dengan frekuensi transaksi sebesar 394 Juta dengan total nilai Rp 748 triliun pada 2019 lalu, sebanyak 6,8 persen di antaranya merupakan transaksi isi saldo GoPay.

Thomas menjelaskan pihaknya terus mengembangkan layanan daring ini menjadi kanal elektronik utama yang dapat memberikan akses nasabah ritel mulai dari transfer, pembayaran pajak, BPJS, telepon, kartu kredit, pembelian pulsa, token listrik, pembukaan rekening deposito dan transaksi lainnya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

IHSG

Ekbis

Seiring Rilis Data Insflasi, IHSG Awal Tahun Berpotensi Naik
mata uang

Ekbis

Pedagang Buru Mata Uang Berisiko, Dolar AS Terdampak
apahabar.com

Ekbis

Jika Normal Baru Berlangsung Lama, Garuda Pertimbangkan Kenaikan Tarif Tiket
apahabar.com

Ekbis

Cek Tagihan Listrik PLN Bisa via Online, Berikut Caranya

Ekbis

HUT RI ke-76, bank bjb Gelar Promo Merdeka Berhadiah
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Rabu Pagi Bergerak Menguat
apahabar.com

Ekbis

Restrukturisasi, Solusi Tepat Erick Thohir Selamatkan Jiwasraya
apahabar.com

Ekbis

Kekhawatiran Pasar Mereda, Rupiah Ditutup Menguat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com