Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Duh! Satu Lagi Kades Tersandung Rasuah di Kotabaru

- Apahabar.com Rabu, 29 April 2020 - 11:09 WIB

Duh! Satu Lagi Kades Tersandung Rasuah di Kotabaru

Ilustrasi sel penjara. Foto-Times Indonesia

apahabar.com, KOTABARU – Aroma dugaan korupsi dana desa (DD) oleh oknum kepala desa di Kotabaru kembali terendus kepolisian.

Pelakunya adalah BM, seorang oknum kepala desa di Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar.

Dihubungi, Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin, melalui Kasat Reskrim Iptu Imam Wahyu Pramono tak menampik sedang menangani kasus itu.

Kasus GM sudah sampai di meja penyidik. Ia telah ditetapkan polisi sebagai tersangka.

BM diduga kuat mengentit Rp 135 juta, dana desa dari anggaran tahun 2017.

Dana itu diduga kuat untuk membayar biaya sewa mobil yang digunakan sebagai sarana pengangkut sampah.

Modus BM adalah bekerja sama dengan pihak ketiga, yakni MD, yang tak lain saudara kandungnya sendiri.

Saat dilidik polisi, terdapat kejanggalan dalam hal surat menyurat perjanjian kerja sama.

Di dalam faktur pembelian mobil malah yang dihitung sewa tertera pada tanggal 25 Agustus 2017.

Sedangkan, transaksi pembayaran uang sewa mobil ke pihak ketiga terlebih dulu dilakukan. Yakni, pada 10 Juli 2017.

Sementara, tertulis dalam surat perjanjian sewa mobil antara desa dengan pihak ketiga tercantum tanggal 14 Juli 2017.

“Jadi, jelas. Kesimpulannya, uang DD diperuntukkan membayar sewa mobil fiktif, atau mobil yang belum dibeli,” terang Imam, Rabu (29/4) pagi.

Selain itu, Kasat bilang, terdapat pula pelanggaran lain yang dilakukan oleh si oknum.

Yakni, penggunaan anggaran DD yang semestinya hanya satu tahun di 2017, justru melebihi sampai 5 tahun.

Itu tergambar dari perjanjian masa hitung sewa mobil tercatat sejak 24 Juli 2017 hingga 23 Juni 2022 mendatang.

Atas perbuatannya, Kades BM dijerat dengan pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 UU RI, nomor 31 tahun 1999 Jo UU RI no 20 tahun 2001 atas perubahan UU RI no 34 tahun 1999 Jo pasal 55 ayat 1 ke – 1 KUHP. Ancamannya, paling lama 20 tahun penjara.

Praktis, BM menyusul AR, oknum kades di Pulau Laut ke balik jeruji besi. AR dijebloskan ke penjara karena mengentit dana desa Rp 98 juta pada 2017 silam.

Terungkap, modus AR mencairkan dana desa yakni dengan melibatkan bendahara yang merupakan anak kandungnya sendiri.

Dana itu digunakan untuk kepentingan pribadi. Termasuk melunasi utang-utangnya saat berkampanye di pemilihan kepala desa lalu.

Reporter: Masduki
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

KPK Sita Uang Rp800 Juta dan CCTV Terkait Suap Proyek Air Minum KemenPUPR
apahabar.com

Hukum

Apes, Pria Tamban Kepergok Simpan Sabu di Ikat Pinggang
apahabar.com

Hukum

Rekonstruksi Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST, Keluarga Latifah Kecewa
apahabar.com

Hukum

Tunggu Pembeli Sabu, Pemuda Hantakan Disergap Polisi
apahabar.com

Hukum

4 Tahun Cabuli Bocah di Bawah Umur, Pria Lajang Banjarbaru Akhirnya Diringkus
apahabar.com

Hukum

Pelaku Ujaran Kebencian Meminta Maaf Kepada Jemaah Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Hukum

Kuasa Hukum Muncikari Ajukan Penangguhan Penahanan, Ini Alasannya
apahabar.com

Hukum

Transaksi Sabu, Pengedar di HST Ditangkap di Kandang Sapi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com